Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en
Abstract
Pomacea canaliculata merupakan salah satu organisme penganggu tanaman yang sangat meresahkan petani. Gejala serangan yang ditimbulkan dapat menurunkan produksi dengan cara memotong batang padi. Hama tersebut memiliki intensitas serangan yang cukup tinggi sehingga diperlukan upaya pengendalian yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan ekstrak bahan alami tanaman. Salah satu ekstrak tanaman yang efektif mengendalikan P. canaliculata yaitu Calotropis gigantea. Tanaman tersebut memiliki kandungan senyawa yang diduga mampu mengendalikan hama dengan berbagi efek yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu teknik pengendalian yang ramah lingkungan dengan menggunakan ekstrak tanaman. Tahapan penelitian ini terdiri dari enam tahapan yaitu pengumpulan dan pemeliharaan hama P. canaliculata, penyediaan tanaman inang hama P. canaliculata, pengumpulan tanaman C. gigantea, pembuatan ekstrak tanaman, pengujian ekstrak tanaman terhadap hama P. canaliculata dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak C. gigantea efektif terhadap P. canaliculata di tahap laboratorium dan lapangan. Pada uji ovicidal, ekstrak yang paling bagus dalam menghambat penetasan telur yaitu crude ekstrak 3 %, 4 % dan 5 %. Pada pengujian mortalitas ekstrak yang paling cepat menimbulkan efek mortalitas yaitu ekstrak segar 90 %. Pada tahap pengujian lapangan ekstrak segar C. gigantea dapat mengurangi intensitas serangan P. canaliculata.
Collaboration network of the authors
13 authors ·
25 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Medan Area University
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.