Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EDIBLE COATING BERBASIS PATI SINGKONG DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE MERAH SEBAGAI ANTIJAMUR UNTUK MEMPERPANJANG UMUR SIMPAN CABAI MERAH Capsicum annuum L

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 8 No. 2 (2023) · pp. 39–50

DOI
10.20956/bioma.v8i2.26423
ISSN
2548-6659, 2528-7168
Published
2023-05-20
Publisher
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Cabai merah Capsicum annuum L. merupakan komoditas yang rentan terhadap kerusakan dan mudah mengalami pembusukan oleh jamur karena kadar air yang tinggi sehingga tidak dapat bertahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah dalam menghambat pertumbuhan jamur pembusuk serta mengetahui umur simpan cabai merah. Jamur pada cabai merah diisolasi dengan menggunakan metode penanaman langsung (direct planting) dan diperoleh jamur Aspergillus flavus. Selanjutnya dilakukan uji daya hambat terhadap jamur Aspergillus flavus menggunakan ekstrak jahe merah konsentrasi 5%, 10%, 20% dan 40%. Hasil yang diperoleh menunjukkan ekstrak jahe merah mampu menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus flavus serta konsentrasi yang tepat sebagai pengawet adalah konsentrasi 5%. Pengamatan hasil pengaplikasian edible coating dilakukan melalui uji susut bobot, uji tekstur, uji warna dan uji Total Plate Count (TPC). Hasil yang diperoleh menunjukkan pengaplikasian edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah dapat menurunkan susut bobot, memperlambat pelunakan dan mempertahankan warna dari cabai merah dengan jumlah koloni jamur yang relatif sedikit yaitu 2,8 x 102 CFU/mL dibandingkan perlakuan kontrol dengan jumlah koloni jamur 2,3 x 104 CFU/mL. Dari hasil tersebut memperlihatkan edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah dapat memperpanjang umur simpan sampai pada hari ke-9, serta mampu menghambat pertumbuhan jamur pembusuk pada cabai merah. Kata Kunci: Edible coating, Cabai merah, Ekstrak jahe merah, Aspergillus flavus

Collaboration network of the authors

40 authors · 133 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sjafaraenan SjafaraenanAffiliation unknown6
Magdalena LitaayAffiliation unknown4
Fuad GaniAffiliation unknown3
Rosana AgusAffiliation unknown3
Nur Umriani PermatasariAffiliation unknown2
SjafaraenanAffiliation unknown2
As'adi AbdullahAffiliation unknown2
Slamet SantosaAffiliation unknown2
Willem MokaAffiliation unknown2
Syahribulan SyahribulanAffiliation unknown2
Mustika TuwoAffiliation unknown2
Zaraswati DwayanaAffiliation unknown1
Eva JohanesAffiliation unknown1
Ruslan UmarAffiliation unknown1
Syafrian Nur MuhammadAffiliation unknown1
Nur Afifah ZhafirahAffiliation unknown1
Paulina TabaAffiliation unknown1
Nur AfniAffiliation unknown1
Djabal Nur BasirAffiliation unknown1
Bulkis MusaAffiliation unknown1
Prayiska Mariana RapiAffiliation unknown1
Emmi AstutiAffiliation unknown1
Novi LestariAffiliation unknown1
Nurmala SariAffiliation unknown1
Ulfah Nur AmaliahAffiliation unknown1
Munif S HasanAffiliation unknown1
Elis TambaruAffiliation unknown1
Heriadi HeriadiAffiliation unknown1
Nur Ramaliani SamsulAffiliation unknown1
Evy Noviana NovianaAffiliation unknown1
Herwin HerwinUniversitas Sulawesi Tenggara1
Nur Husnul KhotimahAffiliation unknown1
HeriadiAffiliation unknown1
Fahruddin FahruddinSunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta1
Abdul WahabAffiliation unknown1
Rifaat RifaatAffiliation unknown1
Erviana TahirAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">EDIBLE COATING BERBASIS PATI SINGKONG DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE MERAH SEBAGAI ANTIJAMUR UNTUK MEMPERPANJANG UMUR SIMPAN CABAI MERAH Capsicum annuum L</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">-, Henra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Eva Johannes</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nur Haedar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Cabai merah Capsicum annuum L. merupakan komoditas yang rentan terhadap kerusakan dan mudah mengalami pembusukan oleh jamur karena kadar air yang tinggi sehingga tidak dapat bertahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah dalam menghambat pertumbuhan jamur pembusuk serta mengetahui umur simpan cabai merah. Jamur pada cabai merah diisolasi dengan menggunakan metode penanaman langsung (direct planting) dan diperoleh jamur Aspergillus flavus. Selanjutnya dilakukan uji daya hambat terhadap jamur Aspergillus flavus menggunakan ekstrak jahe merah konsentrasi 5%, 10%, 20% dan 40%. Hasil yang diperoleh menunjukkan ekstrak jahe merah mampu menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus flavus serta konsentrasi yang tepat sebagai pengawet adalah konsentrasi 5%. Pengamatan hasil pengaplikasian edible coating dilakukan melalui uji susut bobot, uji tekstur, uji warna dan uji Total Plate Count (TPC). Hasil yang diperoleh menunjukkan pengaplikasian edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah dapat menurunkan susut bobot, memperlambat pelunakan dan mempertahankan warna dari cabai merah dengan jumlah koloni jamur yang relatif sedikit yaitu 2,8 x 102 CFU/mL dibandingkan perlakuan kontrol dengan jumlah koloni jamur 2,3 x 104 CFU/mL. Dari hasil tersebut memperlihatkan edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah dapat memperpanjang umur simpan sampai pada hari ke-9, serta mampu menghambat pertumbuhan jamur pembusuk pada cabai merah.
Kata Kunci : Edible coating, Cabai merah, Ekstrak jahe merah, Aspergillus flavus</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/26423</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bioma.v8i2.26423</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR; Vol. 8 No. 2 (2023): Bioma : Juli - Desember 2023; 39-50</dc:source>
	<dc:source>2548-6659</dc:source>
	<dc:source>2528-7168</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/26423/9750</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR</dc:rights>
</oai_dc:dc>