Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG MERAH Allium ascalonicum L. SECARA IN VITRO PADA MEDIUM HYPONEX TERHADAP RESPON PERTUMBUHAN PLANLET BUNCIS Phaseolus vulgaris L.

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 8 No. 2 (2023) · pp. 104–114

DOI
10.20956/bioma.v8i2.27056
ISSN
2548-6659, 2528-7168
Published
2023-06-14
Publisher
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan jenis sayuran yang sangat populer sebagai sumber protein nabati dan banyak mengandung vitamin yang perlu dikembangkan secara in vitro, agar produksi semakin meningkat. Pada penelitian ini digunakan medium Hyponex dengan pemberian ekstrak bawang merah yang memiliki kandungan auksin endogen sebagai hormon untuk merangsang pertumbuhan vegetatif suatu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak bawang merah yang efektif terhadap pertumbuhan planlet P. vulgaris secara in vitro, serta kandungan klorofil a, b, dan total planlet P. vulgaris setelah penambahan ekstrak bawang merah dengan berbagai konsentrasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu konsentrasi ekstrak bawang merah dengan lima taraf perlakuan: 0%, 7%, 14%, 21%, dan 28%. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif disajikan dalam bentuk deskriptif komparatif dan didukung foto. Data kuantitatif dihomogenkan menggunakan uji Levene, kemudian data dianalisis ragam ANOVA, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang merah memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi planlet, jumlah daun, dan panjang akar pada planlet P. vulgaris dengan konsentrasi yang efektif yaitu 14% tetapi pengaruhnya belum nyata terhadap kandungan klorofil a, b, dan total pada planlet P. vulgaris dalam medium Hyponex secara in vitro setelah penambahan ekstrak bawang merah.

Collaboration network of the authors

38 authors · 89 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Monash University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bambang IrawanMonash University9
YuliantyAffiliation unknown5
Meiliyani SiringoringoAffiliation unknown3
Sumardi SumardiAffiliation unknown3
Mahfut MahfutAffiliation unknown3
Risma RasmaniAffiliation unknown2
Sarah SarahAffiliation unknown2
Wanda AmeliaAffiliation unknown2
Nurshella AphertaAffiliation unknown2
Resya Tamara AgustinAffiliation unknown2
Lutfiah YuniarAffiliation unknown2
Rezza Kusumma DewiyatnoAffiliation unknown2
Kharisma Purnama AgustinAffiliation unknown2
Asrul SaniAffiliation unknown1
Muhammad SudiaAffiliation unknown1
Adrianus AdrianusAffiliation unknown1
Gardis AndariAffiliation unknown1
Rochmah AgustrinaAffiliation unknown1
Herta M. ManullangAffiliation unknown1
Nabela H.N. HarfianiAffiliation unknown1
Darnah DarnahAffiliation unknown1
Selsi SelsiAffiliation unknown1
Risma Rasmani Risma RasmaniAffiliation unknown1
vega abresaAffiliation unknown1
Endang Nurcahyani2Affiliation unknown1
Lili ChrisnawatiAffiliation unknown1
Agus Yanti Alfina PutriAffiliation unknown1
Melisa ArumsariAffiliation unknown1
Novita AndrianiAffiliation unknown1
Memi Nor HayatiAffiliation unknown1
Kartika RamadaniAffiliation unknown1
Adelia RamadhaniAffiliation unknown1
M. FathurahmanAffiliation unknown1
Yusrian PalilingAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG MERAH  Allium ascalonicum L. SECARA IN VITRO PADA MEDIUM HYPONEX TERHADAP RESPON PERTUMBUHAN PLANLET BUNCIS Phaseolus vulgaris L.</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tania, Resta</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurcahyani, Endang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuningsih, Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Handayani, Tundjung Tripeni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan jenis sayuran yang sangat populer sebagai sumber protein nabati dan banyak mengandung vitamin yang perlu dikembangkan secara in vitro, agar produksi semakin meningkat. Pada penelitian ini digunakan medium Hyponex dengan pemberian ekstrak bawang merah yang memiliki kandungan auksin endogen sebagai hormon untuk merangsang pertumbuhan vegetatif suatu tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak bawang merah yang efektif terhadap pertumbuhan planlet P. vulgaris secara in vitro, serta kandungan klorofil a, b, dan total planlet P. vulgaris setelah penambahan ekstrak bawang merah&amp;nbsp; dengan berbagai konsentrasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu konsentrasi ekstrak bawang merah dengan lima taraf perlakuan: 0%, 7%, 14%, 21%, dan 28%. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif disajikan dalam bentuk deskriptif komparatif dan didukung foto. Data kuantitatif dihomogenkan menggunakan uji Levene, kemudian data dianalisis ragam ANOVA, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang merah memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi planlet, jumlah daun, dan panjang akar pada planlet P. vulgaris dengan konsentrasi yang efektif yaitu 14% tetapi pengaruhnya belum nyata terhadap kandungan klorofil a, b, dan total pada planlet P. vulgaris dalam medium Hyponex secara in vitro setelah penambahan ekstrak bawang merah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/27056</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bioma.v8i2.27056</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR; Vol. 8 No. 2 (2023): Bioma : Juli - Desember 2023; 104-114</dc:source>
	<dc:source>2548-6659</dc:source>
	<dc:source>2528-7168</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/27056/9896</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR</dc:rights>
</oai_dc:dc>