Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI KONSENTRASI EKSTRAK SAMBILOTO TERHADAP MORTALITAS WALANG SANGIT (LEPTOCORISA ACUTA)

BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR · Vol. 9 No. 1 (2023) · pp. 11–17

DOI
10.20956/bioma.v9i1.31796
ISSN
2548-6659, 2528-7168
Published
2023-12-01
Publisher
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University
Language
en

Abstract

Walang sangit merupakan salah satu hama tanaman padi yang sulit dikendalikan dan kehadirannya menyusahkan petani. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari beberapa ekstrak sambiloto terhadap hama walang sangit. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK): yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan yaitu: P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Sambiloto 1%), P2 (Ekstrak Sambiloto 2%), P3 (Ekstrak Sambiloto 3%), P4 (Ekstrak Sambiloto 4%), dan P5 (Ekstrak Sambiloto 5%). Jika ada pengaruh maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNT pada taraf 0,5% secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak tanaman sambiloto terhadap hama walang sangit memberikan efek mortalitas terhadap hama walang sangit. Mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan P5 yang hanya membutuhkan rata-rata waktu 5,3 hari untuk mematikan walang sangit.

Collaboration network of the authors

15 authors · 28 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Medan Area University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Irma IrmaAffiliation unknown1
Kasmiyati KasimAffiliation unknown1
Rahmawati Arma ArmaAffiliation unknown1
BakhtiarAffiliation unknown1
Fitrianti FitriantiAffiliation unknown1
Taufik HidayatMedan Area University1
Muhammad Noor Amin SholehAffiliation unknown1
Dian YustisiaAffiliation unknown1
Rajmi FaridahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">UJI KONSENTRASI EKSTRAK SAMBILOTO TERHADAP MORTALITAS WALANG SANGIT (LEPTOCORISA ACUTA)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Dian Ekawati Sari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">St. Nurafika</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">cyntia bella, islamiyah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Masyita, Masyita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">daniati, daniati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, Muh</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Walang sangit merupakan salah satu hama tanaman padi yang sulit dikendalikan dan kehadirannya menyusahkan petani.&amp;nbsp; Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari beberapa ekstrak sambiloto terhadap hama walang sangit . Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK): yang terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan yaitu: P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Sambiloto 1%), P2 (Ekstrak Sambiloto 2%), P3 (Ekstrak Sambiloto 3%), P4 (Ekstrak Sambiloto 4%), dan P5 (Ekstrak Sambiloto 5%). Jika ada pengaruh maka dilanjutkan dengan uji lanjut BNT pada taraf 0,5% secara statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak tanaman sambiloto terhadap hama walang sangit memberikan efek mortalitas terhadap hama walang sangit. Mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan P5 yang hanya membutuhkan rata-rata waktu 5,3 hari untuk mematikan walang sangit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/31796</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/bioma.v9i1.31796</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR; Vol. 9 No. 1 (2024): Bioma : Januari - Juni 2024 ; 11-17</dc:source>
	<dc:source>2548-6659</dc:source>
	<dc:source>2528-7168</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/bioma/article/view/31796/10844</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR</dc:rights>
</oai_dc:dc>