Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Kesesuaian Karakteristik Fisik Trembesi pada Jalur Hijau Jalan Kota Makassar untuk Memaksimalkan Penyerapan CO2

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 1 No. 1 (2023) · pp. 41–47

DOI
10.20956/julia.v1i1.27038
ISSN
2988-232X
Published
2023-06-28
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Penanaman trembesi di pusat-pusat kota diharapkan mampu menyerap banyak polusiterutama CO2 dengan syarat ukuran diameter tajuknya antara 15-20 m. Penanamantrembesi harus disesuaikan dengan tipe ruang terbuka hijau kota agarmemaksimalkan fungsi trembesi dalam memperbaiki kualitas lingkungan. Penelitianini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan trembesi pada jalur hijau jalan KotaMakassar guna memaksimalkan fungsi trembesi dalam menyerap CO2. Datadiperoleh dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Kriteria evaluasidigunakan sebagai parameter kondisi trembesi dan evaluasi jalur hijau jalan. Analisisdata menggunakan AHP dengan penilaian pakar. Kondisi trembesi dibagi menjaditiga kategori, yaitu hijau (masalah 0%), kuning (tidak memenuhi kriteria 1%-49%),dan merah (tidak memenuhi kriteria ≥50%). Hasil penelitian menunjukkan bahwatrembesi di median Jl. Veteran Selatan dan median Jl. Hertasning masuk dalamkategori kuning dan merah. Trembesi di median Jl. Poros Bandara Baru, tepi Jl.Aroepala, dan tepi Jl. Perintis Kemerdekaan masuk dalam kategori kuning.Sementara itu, trembesi di tepi Jl. Metro Tanjung Bunga masuk dalam kategori hijaudan kuning. Adapun tipe jalur hijau jalan yang perlu diperhatikan dalammemaksimalkan fungsi trembesi sebagai penyerap CO2 di Kota Makassar, yaitu tepiJl. Perintis Kemerdekaan (bobot= 0,113), dan median Jl. Poros Bandara Baru (bobot= 0,107). Kata kunci: Evaluasi, jalur hijau jalan, trembesi

Collaboration network of the authors

3 authors · 3 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown1
Aditya HarynaldiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Evaluasi Kesesuaian Karakteristik Fisik Trembesi pada Jalur Hijau Jalan Kota Makassar untuk Memaksimalkan Penyerapan CO2</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Andraini, Dea Ekaputri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penanaman trembesi di pusat-pusat kota diharapkan mampu menyerap banyak polusiterutama CO2 dengan syarat ukuran diameter tajuknya antara 15-20 m. Penanamantrembesi harus disesuaikan dengan tipe ruang terbuka hijau kota agarmemaksimalkan fungsi trembesi dalam memperbaiki kualitas lingkungan. Penelitianini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan trembesi pada jalur hijau jalan KotaMakassar guna memaksimalkan fungsi trembesi dalam menyerap CO2. Datadiperoleh dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Kriteria evaluasidigunakan sebagai parameter kondisi trembesi dan evaluasi jalur hijau jalan. Analisisdata menggunakan AHP dengan penilaian pakar. Kondisi trembesi dibagi menjaditiga kategori, yaitu hijau (masalah 0%), kuning (tidak memenuhi kriteria 1%-49%),dan merah (tidak memenuhi kriteria ≥50%). Hasil penelitian menunjukkan bahwatrembesi di median Jl. Veteran Selatan dan median Jl. Hertasning masuk dalamkategori kuning dan merah. Trembesi di median Jl. Poros Bandara Baru, tepi Jl.Aroepala, dan tepi Jl. Perintis Kemerdekaan masuk dalam kategori kuning.Sementara itu, trembesi di tepi Jl. Metro Tanjung Bunga masuk dalam kategori hijaudan kuning. Adapun tipe jalur hijau jalan yang perlu diperhatikan dalammemaksimalkan fungsi trembesi sebagai penyerap CO2 di Kota Makassar, yaitu tepiJl. Perintis Kemerdekaan (bobot= 0,113), dan median Jl. Poros Bandara Baru (bobot= 0,107).
 
Kata kunci: Evaluasi, jalur hijau jalan, trembesi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/27038</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v1i1.27038</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 1 Nomor 1 Juni 2023; 41-47</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/27038/9967</dc:relation>
</oai_dc:dc>