Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perencanaan Lanskap Pulau Kayangan Sebagai Objek Wisata di Kota Makassar

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 1 No. 1 (2023) · pp. 11–18

DOI
10.20956/julia.v1i1.27329
ISSN
2988-232X
Published
2023-06-28
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Pulau Kayangan merupakan salah satu pulau kecil di Kota Makassar yang memilikipotensi sumberdaya alam lingkungan yang cukup besar untuk menjadi objek wisatadi Kota Makassar. Akan tetapi, saat ini kondisi Pulau Kayangan kurang nyamansebagai tempat wisata bahari karena kondisinya yang kurang terawat. Oleh karenaitu, dilakukan kegiatan perencanaan ini yang bertujuan untuk membuat perencanaanlanskap Pulau Kayangan. Perencanaan lanskap ini dilaksanakan dengan metodeutama survei secara analisis deskriptif. Pengumpulan data dan informasi dilakukandengan teknik observasi, kuesioner, wawancara kepada pengelola dan pengunjung.Metode yang digunakan adalah metode perencanaan lanskap yang melalui beberapatahap yaitu persiapan awal, inventarisasi, analisis, sintesis, dan perencanaan. Konsepdasar dari perencanaan Pulau Kayangan ini adalah menciptakan sebuah kawasanwisata pulau yang berkelanjutan, dengan menawarkan keindahan dan kenyamanan dilokasi tapak. Konsep pengembangan Pulau Kayangan ini meliputi konsep tata ruang,konsep tata hijau, konsep sirkulasi, konsep fasilitas dan utilitas. Konsep tata ruangterdiri atas ruang wisata aktif, ruang wisata pasif dan ruang pengelola. Konsep tatahijau meliputi fungsi penyambut, fungsi peneduh, fungsi estetika, fungsi pembatas,dan fungsi pengarah. Konsep sirkulasi berupa sirkulasi untuk manusia yang akanmenghubungkan satu area dengan area lainnya. Konsep fasilitas dan utilitasmerupakan elemen yang memiliki karakter keras atau hard material dan menjadipelengkap keindahan dari soft material.

Collaboration network of the authors

40 authors · 172 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hari IswoyoAffiliation unknown19
Katriani MantjaAffiliation unknown19
Ifayanti RidwanAffiliation unknown18
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown15
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown10
NurfaidaAffiliation unknown9
Muhammad FariedAffiliation unknown7
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown6
Abdul MollahAffiliation unknown4
Muh RiadiAffiliation unknown3
Kahar MustariAffiliation unknown2
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown2
Feranita HaringAffiliation unknown2
Nurlina KasimAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Muhammad Rezki AgungAffiliation unknown2
Erfin KurniawanAffiliation unknown2
Alifyah Nahdah SasmithaAffiliation unknown2
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown2
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown2
Amir YassiAffiliation unknown2
Muhammad SauqiAffiliation unknown1
KaimuddinAffiliation unknown1
Chaerani Nur AzizahAffiliation unknown1
Putra Pamungkas RohadiAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Anugerah Hidayati MAffiliation unknown1
Wahyuddin SaputraAffiliation unknown1
Juniar HasyimAffiliation unknown1
Hazairin ZubairAffiliation unknown1
Junardin DjamaluddinAffiliation unknown1
Dea Ekaputri AndrainiAffiliation unknown1
Aditya HarynaldiAffiliation unknown1
Rangga PebriadiAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1
Rusnadi PadjungAffiliation unknown1
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Perencanaan Lanskap Pulau Kayangan Sebagai Objek Wisata di Kota Makassar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Panggabean, Yopie Brian Suryadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yanti, Cri Wahyuni Brahmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dariati, Tigin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pulau Kayangan merupakan salah satu pulau kecil di Kota Makassar yang memilikipotensi sumberdaya alam lingkungan yang cukup besar untuk menjadi objek wisatadi Kota Makassar. Akan tetapi, saat ini kondisi Pulau Kayangan kurang nyamansebagai tempat wisata bahari karena kondisinya yang kurang terawat. Oleh karenaitu, dilakukan kegiatan perencanaan ini yang bertujuan untuk membuat perencanaanlanskap Pulau Kayangan. Perencanaan lanskap ini dilaksanakan dengan metodeutama survei secara analisis deskriptif. Pengumpulan data dan informasi dilakukandengan teknik observasi, kuesioner, wawancara kepada pengelola dan pengunjung.Metode yang digunakan adalah metode perencanaan lanskap yang melalui beberapatahap yaitu persiapan awal, inventarisasi, analisis, sintesis, dan perencanaan. Konsepdasar dari perencanaan Pulau Kayangan ini adalah menciptakan sebuah kawasanwisata pulau yang berkelanjutan, dengan menawarkan keindahan dan kenyamanan dilokasi tapak. Konsep pengembangan Pulau Kayangan ini meliputi konsep tata ruang,konsep tata hijau, konsep sirkulasi, konsep fasilitas dan utilitas. Konsep tata ruangterdiri atas ruang wisata aktif, ruang wisata pasif dan ruang pengelola. Konsep tatahijau meliputi fungsi penyambut, fungsi peneduh, fungsi estetika, fungsi pembatas,dan fungsi pengarah. Konsep sirkulasi berupa sirkulasi untuk manusia yang akanmenghubungkan satu area dengan area lainnya. Konsep fasilitas dan utilitasmerupakan elemen yang memiliki karakter keras atau hard material dan menjadipelengkap keindahan dari soft material.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/27329</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v1i1.27329</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 1 Nomor 1 Juni 2023; 11-18</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/27329/9969</dc:relation>
</oai_dc:dc>