Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Kondisi Penataan dan Fungsi Lanskap Kawasan Industri Makassar

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 1 No. 1 (2023) · pp. 27–40

DOI
10.20956/julia.v1i1.27345
ISSN
2988-232X
Published
2023-06-28
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Seiring perkembangan Kota Makassar, beragam industri pengolahan bermunculanbaik yang diolah secara modern maupun industri rumah tangga. Pemerintah DaerahKota Makassar berupaya menyediakan kawasan industri terpadu yang cukup luas.Kegiatan perindustrian yang ada di kawasan ini memberi dampak negatif berupapenurunan kualitas lingkungan, seperti adanya pencemaran udara dan kebisinganyang timbul akibat kegiatan industri. Salah satu cara untuk menanggulangi dampaknegatif dari pengembangan kawasan industri yaitu dengan penataan ruang luar padakawasan industri tersebut terutama penataan dan penggunaan vegetasi yang sesuaiuntuk kawasan industri. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi kondisi penataan danfungsi lanskap Kawasan Industri Makassar (KIMA). Penelitian ini dilaksanakandengan metode survei yang bersifat deskriptif dengan teknik observasi danwawancara, dengan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan awal, inventarisasi,analisis, sintesis, dan usulan konsep rekomendasi. Penataan ruang luar KIMA belumbaik. Penempatan elemen lunak dan elemen keras belum sesuai. Jumlah vegetasikurang dan kondisi vegetasi kurang terawat. Fungsi vegetasi yang ada di KIMAbelum maksimal terutama dalam aspek fungsional. Kondisi areal KIMA kurangterpelihara dilihat dari kebersihan dan keberadaan tanaman liar. Fasilitas dan utilitasbanyak yang mengalami kerusakan karena kurangnya perhatian pihak pengelola danpengguna KIMA untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut.

Collaboration network of the authors

40 authors · 217 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown25
Tigin DariatiAffiliation unknown24
Ifayanti RidwanAffiliation unknown24
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown16
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown15
Feranita HaringAffiliation unknown10
NurfaidaAffiliation unknown9
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown9
Muhammad FariedAffiliation unknown8
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown6
Muh RiadiAffiliation unknown5
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown5
Muh. FariedAffiliation unknown3
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown3
Amir YassiAffiliation unknown3
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown3
KaimuddinAffiliation unknown3
Nasaruddin .Affiliation unknown3
Astina TambungAffiliation unknown3
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown2
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown2
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown2
Juane Davied MamengkoAffiliation unknown2
Wahyuddin SaputraAffiliation unknown2
Kaimuddin KaimuddinAffiliation unknown2
Amirullah DachlanAffiliation unknown2
Pipi DiansariAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
Andry SAffiliation unknown1
Devi TrianaAffiliation unknown1
Rivananda RivanandaAffiliation unknown1
Muhammad SauqiAffiliation unknown1
Nurul Mujahidah RahmatAffiliation unknown1
Muhammad Rezki AgungAffiliation unknown1
Khaerunnisa HadrawiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Evaluasi Kondisi Penataan dan Fungsi Lanskap Kawasan Industri Makassar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Iswoyo, Hari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mantja, Katriani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kasim, Nurlina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bidasari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Seiring perkembangan Kota Makassar, beragam industri pengolahan bermunculanbaik yang diolah secara modern maupun industri rumah tangga. Pemerintah DaerahKota Makassar berupaya menyediakan kawasan industri terpadu yang cukup luas.Kegiatan perindustrian yang ada di kawasan ini memberi dampak negatif berupapenurunan kualitas lingkungan, seperti adanya pencemaran udara dan kebisinganyang timbul akibat kegiatan industri. Salah satu cara untuk menanggulangi dampaknegatif dari pengembangan kawasan industri yaitu dengan penataan ruang luar padakawasan industri tersebut terutama penataan dan penggunaan vegetasi yang sesuaiuntuk kawasan industri. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi kondisi penataan danfungsi lanskap Kawasan Industri Makassar (KIMA). Penelitian ini dilaksanakandengan metode survei yang bersifat deskriptif dengan teknik observasi danwawancara, dengan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan awal, inventarisasi,analisis, sintesis, dan usulan konsep rekomendasi. Penataan ruang luar KIMA belumbaik. Penempatan elemen lunak dan elemen keras belum sesuai. Jumlah vegetasikurang dan kondisi vegetasi kurang terawat. Fungsi vegetasi yang ada di KIMAbelum maksimal terutama dalam aspek fungsional. Kondisi areal KIMA kurangterpelihara dilihat dari kebersihan dan keberadaan tanaman liar. Fasilitas dan utilitasbanyak yang mengalami kerusakan karena kurangnya perhatian pihak pengelola danpengguna KIMA untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/27345</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v1i1.27345</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 1 Nomor 1 Juni 2023; 27-40</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/27345/9968</dc:relation>
</oai_dc:dc>