Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en
Abstract
Sumber daya air sangat penting untuk manajemen lanskap kota Makassar. Studi iniakan membahas resiliensi lanskap, pola ketersediaan sumber daya air yangmemengaruhi pengelolaan lanskap, dan tangkapan air hujan di Kota Makassar. Studiini menggunakan metodologi penelitian tinjauan literatur dengan metodologi analisiskualitatif secara deduktif dan induktif. Analisis ketersediaan sumber daya air dalampengelolaan lanskap di Kota Makassar menyoroti pentingnya ketahanan, polaketersediaan sumber daya air, dan efektivitas sistem pemanenan air hujan. Sangatpenting bagi pengelola lanskap dan pengambil kebijakan untuk memberikan prioritaspada resiliensi lanskap, menerapkan strategi pengelolaan sumber daya air yangsesuai, dan menggunakan teknologi tangkapan air hujan yang efisien. Melaluipendekatan ini, Kota Makassar dapat secara efektif mengatasi hambatan pengelolaanlanskap secara berkelanjutan yang ditimbulkan oleh kendala air. Sangat pentinguntuk mempertimbangkan korelasi antara aksesibilitas sumber daya air dankelayakan jangka panjang pengelolaan lanskap dalam penelitian komprehensif ini.Ini mencakup unsur-unsur seperti pengelolaan air secara ekologis, memastikanhubungan yang harmonis antara penggunaan air dan kapasitas pengisian sumber dayaair, serta keterlibatan proaktif baik masyarakat dan pemerintah dalam pemanfaatansumber daya air yang berkelanjutan. Dengan meningkatkan pemanfaatan sumberdaya air dalam pengelolaan lanskap di Kota Makassar, tujuannya adalah untukmembangun lanskap yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Collaboration network of the authors
3 authors ·
3 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.