Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Identifikasi dan Analisis Potensi Kelayakan Wisata Hutan Mangrove di Kawasan Ekowisata Tanarajae, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 2 No. 1 (2025) · pp. 53–62

DOI
10.20956/julia.v2i1.41686
ISSN
2988-232X
Published
2025-01-16
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Tanarajae yang terletak di Desa Bontomanai Kecamatan Labbakkang Kabupaten Pangkep. Penelitian bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis potensi kelayakan wisata hutan mangrove di kawasan ekowisata Tanarajae. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk survei dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Tahap penelitian terdiri dari inventarisasi, analisis, dan sintesis. Analisis potensi kelayakan ekowisata pada lokasi penelitian menggunakan metode skoring berdasarkan metode dari Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. Metode ini terdiri dari delapan kriteria analisis yaitu daya tarik, keunikan, keutuhan sumberdaya alam, kenyamanan, aksesibilitas, luasan jelajah, nilai sejarah, dan aspirasi Masyarakat. Hasil penelitian yang diperoleh berupa nilai kelayakan wisata secara total dari delapan indikator penilaian sebesar 503,26 yang artinya layak untuk dikembangkan. Kondisi Kawasan ekowisata Tanarajae saat ini belum tertata dengan baik, banyak sampah, dan fasilitasnya juga masih kurang lengkap. Rekomendasi yang diusulkan terkait pengembangan kawasan menjadi kawasan wisata hutan mangrove antara lain adalah perbaikan jalur sirkulasi, penyediaan beberapa fasilitas seperti sumber air bersih, toilet, tempat sampah, lampu jalan, papan informasi, dan perbaikan beberapa fasilitas yang sudah rusak. Selain itu direkomendasikan pula penanaman vegetasi mangrove secara berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat setempat untuk peningkatan perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata.

Collaboration network of the authors

40 authors · 215 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hari IswoyoAffiliation unknown30
Ifayanti RidwanAffiliation unknown29
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown24
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown17
NurfaidaAffiliation unknown15
Muhammad FariedAffiliation unknown12
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown10
Abdul MollahAffiliation unknown5
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown4
Feranita HaringAffiliation unknown4
Muh. FariedAffiliation unknown4
Nurlina KasimAffiliation unknown4
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown4
Nasaruddin .Affiliation unknown4
Astina TambungAffiliation unknown4
Muh RiadiAffiliation unknown4
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown3
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown3
Muh. Farid BDRAffiliation unknown3
Kahar MustariAffiliation unknown2
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown2
Yopie Brian Suryadi PanggabeanAffiliation unknown2
KaimuddinAffiliation unknown2
Wahyuddin SaputraAffiliation unknown2
Pipi DiansariAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
BidasariAffiliation unknown1
Muhammad SauqiAffiliation unknown1
Chaerani Nur AzizahAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Nurul Mujahidah RahmatAffiliation unknown1
Putra Pamungkas RohadiAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Anugerah Hidayati MAffiliation unknown1
Juniar HasyimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Identifikasi dan Analisis Potensi Kelayakan Wisata Hutan Mangrove di Kawasan Ekowisata Tanarajae, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Agung, Muhammad Rezki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yanti, Cri Wahyuni Brahmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dariati, Tigin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mantja, Katriani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Tanarajae yang terletak di Desa Bontomanai Kecamatan Labbakkang Kabupaten Pangkep. Penelitian bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis potensi kelayakan wisata hutan mangrove di kawasan ekowisata Tanarajae. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk survei dengan metode analisis deskriptif  kuantitatif.  Tahap penelitian terdiri dari inventarisasi, analisis, dan sintesis. Analisis potensi  kelayakan  ekowisata pada lokasi penelitian menggunakan metode skoring berdasarkan metode dari Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. Metode ini terdiri dari delapan kriteria analisis yaitu daya tarik, keunikan, keutuhan sumberdaya alam, kenyamanan, aksesibilitas, luasan jelajah, nilai sejarah, dan aspirasi Masyarakat. Hasil penelitian yang diperoleh berupa nilai kelayakan wisata secara total dari delapan indikator penilaian sebesar 503,26 yang artinya layak untuk dikembangkan. Kondisi Kawasan ekowisata Tanarajae saat ini belum tertata dengan baik, banyak sampah, dan fasilitasnya juga masih kurang lengkap. Rekomendasi yang diusulkan terkait pengembangan kawasan menjadi kawasan wisata hutan mangrove antara lain adalah perbaikan jalur sirkulasi, penyediaan beberapa fasilitas seperti sumber air bersih, toilet, tempat sampah, lampu jalan, papan informasi, dan perbaikan beberapa fasilitas yang sudah rusak. Selain itu direkomendasikan pula penanaman vegetasi mangrove secara berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat setempat untuk peningkatan perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/41686</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v2i1.41686</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 2 Nomor 1 Juni 2024; 53-62</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/41686/12467</dc:relation>
</oai_dc:dc>