Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Tingkat Kenyamanan Termal dan Kualitas Estetika Lanskap di Taman Callaccu Sengkang

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 2 No. 1 (2025) · pp. 63–77

DOI
10.20956/julia.v2i1.42488
ISSN
2988-232X
Published
2025-01-22
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui apakah keberadaan Taman Callaccu sebagai salah satu RTH telah memberikan kenyamanan yang optimal bagi pengunjung dan memberikan rekomendasi pengembangan taman dari hasil evaluasi. Penelitian ini dilakukan di Taman Callaccu Sengkang yang terletak di wilayah Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang bersifat komparatif dengan membandingkan hasil analisis lapangan dengan studi literatur. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu persiapan, inventarisasi, analisis, dan sintesis. Berdasarkan hasil keseluruhan analisis, tingkat kenyamanan termal pada Taman Callaccu termasuk ke dalam kategori cukup nyaman dengan nilai Temperature Humidity Index (THI) sebesar 26,6, kecepatan angin termasuk ke dalam kategori nyaman dengan kecepatan angin tertinggi sebesar 1,4 m/s dan kecepatan angin terendah sebesar 0,9 m/s, sedangkan kategori kualitas estetika dengan menggunakan Scenic Beauty Estimation (SBE) menunjukkan bahwa nilai SBE pada 16 titik pengamatan berkisar antara 0 – 105,42 dengan kategori tinggi pada 4 titik, sedang dan rendah masing-masing 6 titik. Rekomendasi terkait aspek kenyaman termal pada Taman Callaccu yaitu penambahan vegetasi peneduh, penambahan elemen peneduh buatan, dan penambahan elemen air sedangkan untuk aspek estetika yaitu melakukan penataan lanskap dengan melibatkan prinsip desain seperti kesatuan, keseimbangan, irama dan pengulangan, serta keharmonisan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 207 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Medan Area University
  • IPB University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Katriani MantjaAffiliation unknown7
Ifayanti RidwanAffiliation unknown6
Tigin DariatiAffiliation unknown5
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown5
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown4
Feranita HaringAffiliation unknown4
Fachirah UlfaAffiliation unknown3
RafiuddinAffiliation unknown3
Hari IswoyoAffiliation unknown3
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown3
Amir YassiAffiliation unknown2
Nurlina KasimAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Muh RiadiAffiliation unknown2
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown2
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown2
Fachira UlfaAffiliation unknown2
Vien Sartika DewiAffiliation unknown2
Heliawaty HeliawatyAffiliation unknown2
Kahar MustariAffiliation unknown2
Pipi DiansariAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
Muh. FariedAffiliation unknown1
Asmiaty SahurAffiliation unknown1
Taufik HidayatMedan Area University1
Ari Nur Muhammad QadriAffiliation unknown1
Nurul Mujahidah RahmatAffiliation unknown1
Khumaira Alya AqilahAffiliation unknown1
Rizza Nurul ApriliaAffiliation unknown1
Widodo WidodoIPB University1
Dino RimanthoAffiliation unknown1
Rangga PebriadiAffiliation unknown1
Lilis NuranisaAffiliation unknown1
Ketut Widhi AdnyaniAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1
Rinaldi SjahrilAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Evaluasi Tingkat Kenyamanan Termal dan Kualitas Estetika Lanskap di Taman Callaccu Sengkang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurfaida</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dungga, Novaty Eny</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Duhri, Asdiana Anugrah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui apakah keberadaan Taman Callaccu sebagai salah satu RTH telah memberikan kenyamanan yang optimal bagi pengunjung dan memberikan rekomendasi pengembangan taman dari hasil evaluasi. Penelitian ini dilakukan di Taman Callaccu Sengkang yang terletak di wilayah Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang bersifat komparatif dengan membandingkan hasil analisis lapangan dengan studi literatur. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu persiapan, inventarisasi, analisis, dan sintesis. Berdasarkan hasil keseluruhan analisis, tingkat kenyamanan termal pada Taman Callaccu termasuk ke dalam kategori cukup nyaman dengan nilai Temperature Humidity Index (THI) sebesar 26,6, kecepatan angin termasuk ke dalam kategori nyaman dengan kecepatan angin tertinggi sebesar 1,4 m/s dan kecepatan angin terendah sebesar 0,9 m/s, sedangkan kategori kualitas estetika dengan menggunakan Scenic Beauty Estimation (SBE) menunjukkan bahwa nilai SBE pada 16 titik pengamatan berkisar antara 0 – 105,42 dengan kategori tinggi pada 4 titik, sedang dan rendah masing-masing 6 titik. Rekomendasi terkait aspek kenyaman termal pada Taman Callaccu yaitu penambahan vegetasi peneduh, penambahan elemen peneduh buatan, dan penambahan elemen air sedangkan untuk aspek estetika yaitu melakukan penataan lanskap dengan melibatkan prinsip desain seperti kesatuan, keseimbangan, irama dan pengulangan, serta keharmonisan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/42488</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v2i1.42488</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 2 Nomor 1 Juni 2024; 63-77</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/42488/12505</dc:relation>
</oai_dc:dc>