Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Perancangan Lanskap Wisata Religi Desa Cukilan Berdasarkan Budaya Jawa

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 2 No. 2 (2025) · pp. 137–144

DOI
10.20956/julia.v2i2.42902
ISSN
2988-232X
Published
2025-04-20
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Desa Cukilan memiliki objek wisata religi yaitu makam Ki Ageng Cukil Wanakusuma. Objek wisata ini telah dikunjungi oleh warga dari berbagai daerah khususnya pada saat event Saparan. Namun, objek wisata ini masih banyak memiliki kelemahan yaitu penataan sarana dan prasarana, kenyamanan termal untuk manusia serta estetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi perbaikan penataan lanskap objek wisata makam Ki Ageng Cukil Wanakusuma. Metode yang digunakan yaitu analisis spasial untuk penataan sarana dan prasarana, analisis Temperature Humidity Index (THI) untuk aspek kenyamanan dan analisis Scenic Beauty Estimation (SBE) untuk aspek estetika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 lokasi titik parkir dan 3 lokasi titik ruang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang secara spasial menjadi ruang pendukung dari ruang inti yaitu objek bangunan makam. Penambahan pohon dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan termal. Estetika didukung dengan penambahan tanaman peneduh, tanaman perdu, tanaman produktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlu adanya penataan kembali fasilitas pendukung yang berdasarkan pada aspek kenyamanan, aspek estetika dan aspek sosial.

Collaboration network of the authors

4 authors · 3 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hanna Wendyaz BudiantoAffiliation unknown1
Gred Kornelia E HirwaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Perancangan Lanskap Wisata Religi Desa Cukilan Berdasarkan Budaya Jawa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Mada, Marko Septian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sutrisno, Alfred Jansen</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Desa Cukilan memiliki objek wisata religi yaitu makam Ki Ageng Cukil Wanakusuma. Objek wisata ini telah dikunjungi oleh warga dari berbagai daerah khususnya pada saat event Saparan. Namun, objek wisata ini masih banyak memiliki kelemahan yaitu penataan sarana dan prasarana, kenyamanan termal untuk manusia serta estetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi perbaikan penataan lanskap objek wisata makam Ki Ageng Cukil Wanakusuma. Metode yang digunakan yaitu analisis spasial untuk penataan sarana dan prasarana, analisis Temperature Humidity Index (THI) untuk aspek kenyamanan dan analisis Scenic Beauty Estimation (SBE) untuk aspek estetika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 lokasi titik parkir dan 3 lokasi titik ruang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang secara spasial menjadi ruang pendukung dari ruang inti yaitu objek bangunan makam. Penambahan pohon dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan termal. Estetika didukung dengan penambahan tanaman peneduh, tanaman perdu, tanaman produktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlu adanya penataan kembali fasilitas pendukung yang berdasarkan pada aspek kenyamanan, aspek estetika dan aspek sosial.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/42902</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v2i2.42902</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 2 Nomor 2 Desember 2024; 137-144</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/42902/12711</dc:relation>
</oai_dc:dc>