Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Pengelolaan Lanskap Permukiman Berbasis Green Concept dan Urban Sustainability di Kota Makassar Berdasarkan Strata Sosial dan Tipe Pengelolaan

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 3 No. 1 (2025) · pp. 1–10

DOI
10.20956/julia.v3i1.44829
ISSN
2988-232X
Published
2025-07-08
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Pertumbuhan kawasan permukiman di Kota Makassar menghadirkan tantangan dalam pengelolaan lanskap yang berkelanjutan, terutama dalam penerapan prinsip green concept sebagai bagian dari pembangunan berwawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan lanskap permukiman berbasis green concept dalam perspektif urban sustainability, serta menganalisis perbedaannya berdasarkan strata sosial masyarakat dan tipe pengelolaan kawasan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan paradigma positivisme, melalui pembobotan dan skoring indikator-indikator manajemen lanskap, kegiatan fisik pemeliharaan, dan peremajaan tanaman. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi pada empat kawasan permukiman dengan total 120 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan lanskap berada pada kategori cukup (skor 2,98), dengan skor tertinggi pada aspek manajemen (3,16) dan terendah pada aspek peremajaan (2,93). Pengembangan lanskap lebih optimal ditemukan pada kawasan yang dikelola oleh developer dan dihuni masyarakat strata sosial menengah ke atas. Sebaliknya, kawasan yang dikelola oleh pemerintah/masyarakat serta dihuni oleh masyarakat menengah ke bawah menunjukkan kualitas lanskap yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran tata kelola, dukungan kelembagaan, dan keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan lanskap permukiman yang berkelanjutan, serta memberikan rekomendasi untuk penguatan kebijakan pengelolaan lanskap berbasis green concept di tingkat lokal.

Collaboration network of the authors

40 authors · 155 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown12
Hari IswoyoAffiliation unknown12
Katriani MantjaAffiliation unknown10
Ifayanti RidwanAffiliation unknown10
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown9
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown6
NurfaidaAffiliation unknown5
Muhammad FariedAffiliation unknown4
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown4
Kahar MustariAffiliation unknown2
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown2
Abdul MollahAffiliation unknown2
Muh RiadiAffiliation unknown2
Feranita HaringAffiliation unknown2
Nurlina KasimAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Masria MasriaAffiliation unknown1
Christianto LopulisaAffiliation unknown1
Burhanuddin RasyidAffiliation unknown1
Muhammad IqbalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rismaneswati RismaneswatiAffiliation unknown1
Syamsul Arifin LiasAffiliation unknown1
Engki FatiawanAffiliation unknown1
RismaneswatiAffiliation unknown1
MarseliantiAffiliation unknown1
Yopie Brian Suryadi PanggabeanAffiliation unknown1
Muhammad SauqiAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Anugerah Hidayati MAffiliation unknown1
Muhammad Rezki AgungAffiliation unknown1
Juniar HasyimAffiliation unknown1
Erfin KurniawanAffiliation unknown1
Alifyah Nahdah SasmithaAffiliation unknown1
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1
Rusnadi PadjungAffiliation unknown1
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Evaluasi Pengelolaan Lanskap Permukiman Berbasis Green Concept dan Urban Sustainability di Kota Makassar Berdasarkan Strata Sosial dan Tipe Pengelolaan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Djamaluddin, Junardin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zubair, Hazairin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dariati, Tigin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Pertumbuhan kawasan permukiman di Kota Makassar menghadirkan tantangan dalam pengelolaan lanskap yang berkelanjutan, terutama dalam penerapan prinsip green concept sebagai bagian dari pembangunan berwawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan lanskap permukiman berbasis green concept dalam perspektif urban sustainability, serta menganalisis perbedaannya berdasarkan strata sosial masyarakat dan tipe pengelolaan kawasan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan paradigma positivisme, melalui pembobotan dan skoring indikator-indikator manajemen lanskap, kegiatan fisik pemeliharaan, dan peremajaan tanaman. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi pada empat kawasan permukiman dengan total 120 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan lanskap berada pada kategori cukup (skor 2,98), dengan skor tertinggi pada aspek manajemen (3,16) dan terendah pada aspek peremajaan (2,93). Pengembangan lanskap lebih optimal ditemukan pada kawasan yang dikelola oleh developer dan dihuni masyarakat strata sosial menengah ke atas. Sebaliknya, kawasan yang dikelola oleh pemerintah/masyarakat serta dihuni oleh masyarakat menengah ke bawah menunjukkan kualitas lanskap yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran tata kelola, dukungan kelembagaan, dan keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan lanskap permukiman yang berkelanjutan, serta memberikan rekomendasi untuk penguatan kebijakan pengelolaan lanskap berbasis green concept di tingkat lokal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/44829</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v3i1.44829</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 3 Nomor 1 Juni 2025; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/44829/13126</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia)</dc:rights>
</oai_dc:dc>