Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Strategi Pengelolaan Lanskap Kawasan Agrowisata Pango-Pango, Kabupaten Tana Toraja

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 3 No. 2 (2026) · pp. 89–101

DOI
10.20956/julia.v3i2.49243
ISSN
2988-232X
Published
2026-01-10
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Kawasan Agrowisata Pango-Pango adalah kawasan dengan perpaduan wisata alam dan agrowisata di Kelurahan Tosapan, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja. Kondisi saat ini sebagian besar hard material dan soft material tidak terawat sehingga berkurang nilai estetika dan fungsionalnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi kegiatan pengelolaan untuk menghasilkan strategi pengelolaan lanskap yang berkelanjutan. Penelitian ini meliputi tahap persiapan, inventarisasi, analisis, dan sintesis. Inventarisasi dilakukan dengan survei lapang, wawancara, dan pengisian kuesioner. Analisis data yang dilakukan berupa analisis deskriptif dan analisis SWOT untuk menghasilkan rekomendasi. Hasil analisis menunjukkan perlu peningkatan pemeliharaan fisik dan ideal, kurangnya tenaga kerja serta kurang efektifnya melakukan kegiatan pemeliharaan. Analisis SWOT dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal pada pengelolaan Kawasan Agrowisata Pango-Pango. Strategi SWOT yang paling tepat diterapkan yaitu strategi strength-opportunity dengan mengoptimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang. Strategi S-O yang direkomendasikan Adalah mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan pada tapak. Strategi kedua yaitu mengoptimalkan fasilitas sebagai daya tarik pengunjung. Strategi ketiga, mengoptimalkan penggunaan dan pemeliharaan alat pemeliharaan yang disediakan. Strategi terakhir yaitu mengoptimalkan kegiatan agrowisata dengan melibatkan pengunjung, membuka lapak yang menjual hasil pertanian, serta menambah atraksi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 184 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • IPB University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tigin DariatiAffiliation unknown17
Katriani MantjaAffiliation unknown15
Ifayanti RidwanAffiliation unknown14
Hari IswoyoAffiliation unknown10
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown8
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown4
Muhammad FariedAffiliation unknown4
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown4
Amir YassiAffiliation unknown3
Abdul MollahAffiliation unknown3
Muh. FariedAffiliation unknown2
Nasaruddin .Affiliation unknown2
Muh. Farid BDRAffiliation unknown2
Pipi DiansariAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown1
Feranita HaringAffiliation unknown1
Ari Nur Muhammad QadriAffiliation unknown1
Yopie Brian Suryadi PanggabeanAffiliation unknown1
KaimuddinAffiliation unknown1
Chaerani Nur AzizahAffiliation unknown1
Khumaira Alya AqilahAffiliation unknown1
Putra Pamungkas RohadiAffiliation unknown1
Muhammad Rezki AgungAffiliation unknown1
Wahyuddin SaputraAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Asdiana Anugrah DuhriAffiliation unknown1
Rizza Nurul ApriliaAffiliation unknown1
Widodo WidodoIPB University1
Dino RimanthoAffiliation unknown1
Dea Ekaputri AndrainiAffiliation unknown1
Aditya HarynaldiAffiliation unknown1
Erfin KurniawanAffiliation unknown1
Alifyah Nahdah SasmithaAffiliation unknown1
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Strategi Pengelolaan Lanskap Kawasan Agrowisata Pango-Pango,  Kabupaten Tana Toraja</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Pebriadi, Rangga</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yanti, Cri Wahyuni Brahmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurfaida</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kawasan Agrowisata Pango-Pango adalah kawasan dengan perpaduan wisata alam dan agrowisata di Kelurahan Tosapan, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja. Kondisi saat ini sebagian besar hard material dan soft material tidak terawat sehingga berkurang nilai estetika dan fungsionalnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi kegiatan pengelolaan untuk menghasilkan strategi pengelolaan lanskap yang berkelanjutan. Penelitian ini meliputi tahap persiapan, inventarisasi, analisis, dan sintesis. Inventarisasi dilakukan dengan survei lapang, wawancara, dan pengisian kuesioner. Analisis data yang dilakukan berupa analisis deskriptif dan analisis SWOT untuk menghasilkan rekomendasi. Hasil analisis menunjukkan perlu peningkatan pemeliharaan fisik dan ideal, kurangnya tenaga kerja serta kurang efektifnya melakukan kegiatan pemeliharaan. Analisis SWOT dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal pada pengelolaan Kawasan Agrowisata Pango-Pango. Strategi SWOT yang paling tepat diterapkan yaitu strategi strength-opportunity dengan  mengoptimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang. Strategi S-O yang direkomendasikan Adalah mengoptimalkan kegiatan pemeliharaan pada tapak. Strategi kedua yaitu mengoptimalkan fasilitas sebagai daya tarik pengunjung. Strategi ketiga, mengoptimalkan penggunaan dan pemeliharaan alat pemeliharaan yang disediakan. Strategi terakhir yaitu mengoptimalkan kegiatan agrowisata dengan melibatkan pengunjung, membuka lapak yang menjual hasil pertanian, serta menambah atraksi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/49243</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/julia.v3i2.49243</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 3 Nomor 2 Desember 2025; 89-101</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/49243/14016</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia)</dc:rights>
</oai_dc:dc>