Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Memetakan Penelitian Lanskap Maritim: Analisis Bibliometrik dan Tinjauan Pustaka Sistematis

Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) · Vol. 4 No. 1 (2026) · pp. 23–39

DOI
10.20956/09287y23
ISSN
2988-232X
Published
2026-10-01
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin
Language
en

Abstract

Studi tentang lanskap maritim berkembang seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap perubahan iklim, pembangunan pesisir yang berkelanjutan, dan pengelolaan sumber daya laut. Namun, struktur perkembangan tema, kolaborasi ilmiah, dan arah penelitian terkini belum sepenuhnya dipetakan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren publikasi, pola kolaborasi, tema utama, dan kesenjangan penelitian guna merumuskan agenda riset di masa depan. Pendekatan yang digunakan menggabungkan analisis bibliometrik dengan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari Scopus menggunakan kombinasi kata kunci "maritime" dan "landscape", dengan kriteria publikasi berbahasa Inggris berupa artikel dan ulasan pada periode 2022–2026. Sebanyak 571 publikasi dianalisis menggunakan Bibliometrix/Biblioshiny dan VOSviewer, sementara sintesis literatur dilakukan secara sistematis berdasarkan prinsip PRISMA 2020. Hasil menunjukkan pertumbuhan publikasi sebesar 6,9% per tahun dan tingkat kolaborasi internasional mencapai 29,77%. China, Brasil, Amerika Serikat, dan Inggris adalah kontributor utama. Perkembangan topik menunjukkan pergeseran dari aspek lingkungan fisik ke perubahan iklim, industri maritim, transportasi laut, dan teknologi digital. Namun, pendekatan lanskap belum menjadi fokus utama. Temuan ini menekankan perlunya integrasi arsitektur lanskap, perencanaan ruang laut, solusi berbasis alam, dan teknologi geospasial dalam pengelolaan kawasan pesisir dan maritim yang berkelanjutan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 172 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hari IswoyoAffiliation unknown19
Katriani MantjaAffiliation unknown19
Ifayanti RidwanAffiliation unknown18
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown15
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown10
NurfaidaAffiliation unknown9
Muhammad FariedAffiliation unknown7
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown6
Abdul MollahAffiliation unknown4
Muh RiadiAffiliation unknown3
Kahar MustariAffiliation unknown2
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown2
Feranita HaringAffiliation unknown2
Nurlina KasimAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Yopie Brian Suryadi PanggabeanAffiliation unknown2
Muhammad Rezki AgungAffiliation unknown2
Alifyah Nahdah SasmithaAffiliation unknown2
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown2
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown2
Amir YassiAffiliation unknown2
Muhammad SauqiAffiliation unknown1
KaimuddinAffiliation unknown1
Chaerani Nur AzizahAffiliation unknown1
Putra Pamungkas RohadiAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Anugerah Hidayati MAffiliation unknown1
Wahyuddin SaputraAffiliation unknown1
Juniar HasyimAffiliation unknown1
Hazairin ZubairAffiliation unknown1
Junardin DjamaluddinAffiliation unknown1
Dea Ekaputri AndrainiAffiliation unknown1
Aditya HarynaldiAffiliation unknown1
Rangga PebriadiAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1
Rusnadi PadjungAffiliation unknown1
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Memetakan Penelitian Lanskap Maritim: Analisis Bibliometrik dan Tinjauan Pustaka Sistematis</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawan, Erfin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dariati, Tigin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yanti, Cri Wahyuni Brahmi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Studi tentang lanskap maritim berkembang seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap perubahan iklim, pembangunan pesisir yang berkelanjutan, dan pengelolaan sumber daya laut. Namun, struktur perkembangan tema, kolaborasi ilmiah, dan arah penelitian terkini belum sepenuhnya dipetakan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren publikasi, pola kolaborasi, tema utama, dan kesenjangan penelitian guna merumuskan agenda riset di masa depan. Pendekatan yang digunakan menggabungkan analisis bibliometrik dengan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari Scopus menggunakan kombinasi kata kunci "maritime" dan "landscape", dengan kriteria publikasi berbahasa Inggris berupa artikel dan ulasan pada periode 2022–2026. Sebanyak 571 publikasi dianalisis menggunakan Bibliometrix/Biblioshiny dan VOSviewer, sementara sintesis literatur dilakukan secara sistematis berdasarkan prinsip PRISMA 2020. Hasil menunjukkan pertumbuhan publikasi sebesar 6,9% per tahun dan tingkat kolaborasi internasional mencapai 29,77%. China, Brasil, Amerika Serikat, dan Inggris adalah kontributor utama. Perkembangan topik menunjukkan pergeseran dari aspek lingkungan fisik ke perubahan iklim, industri maritim, transportasi laut, dan teknologi digital. Namun, pendekatan lanskap belum menjadi fokus utama. Temuan ini menekankan perlunya integrasi arsitektur lanskap, perencanaan ruang laut, solusi berbasis alam, dan teknologi geospasial dalam pengelolaan kawasan pesisir dan maritim yang berkelanjutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/52742</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/09287y23</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia); Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 4 Nomor 1 Juni 2026; 23-39</dc:source>
	<dc:source>2988-232X</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/julia/article/view/52742/15076</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia)</dc:rights>
</oai_dc:dc>