Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan peran guru bahasa asing dalam proses pembelajaran melalui model e-learning di PPMI Shohwatul Isad Kabupaten Pangkep dengan melihat evaluasi guru bahasa asing sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi Website Taallum. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain time series dan pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan (pre-test dan post-test). Secara spesifik penelitian ini membandingkan peran guru bahasa asing dalam proses pembelajaran bahasa asing antara sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi Website Taallum. Penelitian dilakukan pada bulan November hingga Desember 2020 dengan melibatkan para guru bahasa asing dan santri. Selain itu, masing-masing guru bahasa asing dan santri diberikan angket berisi pernyataan tentang e-learning untuk menilai persepsi terhadap metode pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pembelajaran melalui model e-learning terhadap peningkatan peran guru bahasa asing. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis dengan Paired Samples T-Test yang menunjukkan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000, dan nilai t-hitung> t-tabel sebesar 10,321> 2,365. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa e-learning yang diterapkan oleh Guru bahasa asing PPMI Shohwatul Isad tersedia di situs https://taallum.shohwatulisad.online/. Terdapat perbedaan evaluasi guru bahasa asing sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi Website taallum sebagai alternatif dalam pembelajaran melalui e-modul. Penggunaan aplikasi Website taallum dapat meningkatkan peran guru bahasa asing dalam proses pembelajaran melalui model e-learning.
Collaboration network of the authors
4 authors ·
4 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.