Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Tawakkal dan Implikasi Spiritual dalam Menyikapi Pandemi COVID-19 (Pendekatan Linguistik)

Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab · Vol. 19 No. 1 (2022) · pp. 48–65

DOI
10.20956/jna.v19i1.21122
ISSN
2686-4231, 1693-8135
Published
2022-06-30
Publisher
Hasanuddin University
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji wawasan Al-Qur’an tentang kata tawakkal dan implikasinya sebagai kekuatan spiritual dalam menyikapi pandemi Covid-19 dengan menggunakan pendekatan linguistik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keanekaragaman dan kekeliruan masyarakat dalam memaknai kata tawakkal serta keanekaragaman respon masyarakat dalam menyikapi berbagai problematika kehidupan sebagai dampak yang ditimbulkan oleh covid-19. Jenis penelitian ini library research. Untuk menelusuri kata tawakkal maka digunakan pendekatan linguistik. Dari hasil penelitian terhadap kata tawakkal dalam al-Quran dengan pendekatan linguistik ditemukan bahwa tawakkal adalah menyandarkan urusan-urusan kepada Allah. Dengan perkataan lain, kita menjadikan Allah sebagai sandaran, penolong, pelindung dalam mengurus urusan kita hadapi. Tentu dengan sebuah keyakinan dan kepercayaan bahwa Allah mampu menolong, membantu dan melindungi kita dalam menyelesaikan urusan yang kita hadapi. Adapun implikasi tawakkal dalam menghadapi situasi dan kondisi di tengah pandemi covid-19 yang begitu mengkhawatirkan manusia, maka sepatutnya manusia bertawakal kepada Allah Swt. Tawakkal kepada Allah merupakan kekuatan utama dalam menyelesaikan segala bentuk problem yang sekaligus menjadi ujian kehidupan. Manusia tidak bisa menyelesaikan problematika kehidupannya secara mandiri, oleh karena itu dia membutuhkan sandaran dari Yang Maha Kuat yakni Allah Swt. Pada sisi yang sama manusia tetap dituntut untuk berikhtiar dalam menekan laju penyebaran dan penularan virus. Hadirnya tawakkal dalam diri, akan menepis rasa kecemasan dan ketakutan sehingga senantiasa akan melahirkan sikap ketenangan dan optimis dalam menghadapi berbagai problematika kehidupan sebagai dampak pandemi covid-19. Kata Kunci: Tawakkal, linguistik, spiritual

Collaboration network of the authors

13 authors · 24 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi AgussalimAffiliation unknown3
Ilham RamadhanAffiliation unknown2
Mujadilah nurAffiliation unknown2
Nurul Fadilah IdrusAffiliation unknown1
Fikriyah Nadia AlkatiriAffiliation unknown1
LindaAffiliation unknown1
Trisnawati SAffiliation unknown1
Suci Awaliyah YunusAffiliation unknown1
Alfira NadianaAffiliation unknown1
Nurul FadilaAffiliation unknown1
Haeriyyah HaeriyyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/naa/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Tawakkal dan Implikasi Spiritual dalam Menyikapi Pandemi COVID-19 (Pendekatan Linguistik)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Haeriyyah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ahmad Mujahid</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji wawasan Al-Qur’an tentang kata tawakkal dan implikasinya sebagai kekuatan spiritual dalam menyikapi pandemi Covid-19 dengan menggunakan pendekatan linguistik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keanekaragaman dan kekeliruan masyarakat dalam memaknai kata tawakkal serta keanekaragaman respon masyarakat dalam menyikapi berbagai problematika kehidupan sebagai dampak yang ditimbulkan oleh covid-19. Jenis penelitian ini library research. Untuk menelusuri kata tawakkal maka digunakan pendekatan linguistik. Dari hasil penelitian terhadap kata tawakkal dalam al-Quran dengan pendekatan linguistik ditemukan bahwa tawakkal adalah menyandarkan urusan-urusan kepada Allah. Dengan perkataan lain, kita menjadikan Allah sebagai sandaran, penolong, pelindung dalam mengurus urusan kita hadapi. Tentu dengan sebuah keyakinan dan kepercayaan bahwa Allah mampu menolong, membantu dan melindungi kita dalam menyelesaikan urusan yang kita hadapi. Adapun implikasi tawakkal dalam menghadapi situasi dan kondisi di tengah pandemi covid-19 yang begitu mengkhawatirkan manusia, maka sepatutnya manusia bertawakal kepada Allah Swt. Tawakkal kepada Allah merupakan kekuatan utama dalam menyelesaikan segala bentuk problem yang sekaligus menjadi ujian kehidupan. Manusia tidak bisa menyelesaikan problematika kehidupannya secara mandiri, oleh karena itu dia membutuhkan sandaran dari Yang Maha Kuat yakni Allah Swt. Pada sisi yang sama manusia tetap dituntut untuk berikhtiar dalam menekan laju penyebaran dan penularan virus. Hadirnya tawakkal dalam diri, akan menepis rasa kecemasan dan ketakutan sehingga senantiasa akan melahirkan sikap ketenangan dan optimis dalam menghadapi berbagai problematika kehidupan sebagai dampak pandemi covid-19.
Kata Kunci: Tawakkal, linguistik, spiritual</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Hasanuddin University</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/naa/article/view/21122</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jna.v19i1.21122</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab; Vol. 19 No. 1 (2022): Nady al-Adab; 48-65</dc:source>
	<dc:source>2686-4231</dc:source>
	<dc:source>1693-8135</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/naa/article/view/21122/8353</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>