Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI YANG DIAPLIKASI PUPUK ORGANIK DAN PUPUK HAYATI

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2022) · pp. 39–47

DOI
10.20956/ja.v12i2.14186
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2022-01-04
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini mengenai pertumbuhan dan produksi padi yang diaplikasi pupuk organik dan pupuk hayati. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) pengaruh jenis pupuk organik, dosis pupuk organik, dan dosis pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi, (2) pengaruh interaksi antara dosis pupuk organik dengan dosis pupuk hayati yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi, dan (3) pengaruh interaksi antara jenis pupuk organik dengan dosis pupuk organik dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan mulai Januari sampai dengan Juni 2010, bertempat di Instalasi Kebun Benih Jampue, Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial tiga faktor antara jenis pupuk organik, dosis pupuk organik dan dosis pupuk hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kompos kedelai dengan dosis 3 ton ha-1 memberikan hasil rata-rata terbaik pada jumlah gabah berisi (167,07 butir), indeks panen (0,67), jumlah gabah hampa terendah (41,64 butir). Pupuk hayati dosis 5 L ha-1 dengan aplikasi kompos kedelai 3 ton ha-1 memberikan hasil yang baik pada rata-rata jumlah gabah berisi (165,81 butir), jumlah gabah hampa terendah (41,64 butir), dan indeks panen tertinggi (0,68). Kompos kedelai dengan dosis pupuk hayati 5 L ha-1 memberikan hasil rata-rata terbaik pada jumlah anakan produktif (18,27 batang).

Collaboration network of the authors

40 authors · 175 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fachirah UlfaAffiliation unknown5
Katriani MantjaAffiliation unknown4
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown4
Sylvia SjamAffiliation unknown3
Fachira UlfaAffiliation unknown3
Vien Sartika DewiAffiliation unknown3
Heliawaty HeliawatyAffiliation unknown3
Feranita HaringAffiliation unknown2
Muh RiadiAffiliation unknown2
Muhammad FariedAffiliation unknown2
Ifayanti RidwanAffiliation unknown2
RafiuddinAffiliation unknown2
Muhammad JayadiAffiliation unknown2
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown2
Nurlina KasimAffiliation unknown2
Pipi DiansariAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
NurfaidaAffiliation unknown1
Muh. FariedAffiliation unknown1
Asmiaty SahurAffiliation unknown1
Heliawaty CH LakareAffiliation unknown1
Indah PuspitasariAffiliation unknown1
Dwika Stevia IndrianaAffiliation unknown1
Hari IswoyoAffiliation unknown1
Adela Sulistya AnwarAffiliation unknown1
Nurefriyani AsdarAffiliation unknown1
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown1
Ansar AnwarAffiliation unknown1
Satriawan RuslimAffiliation unknown1
Abd. Haris BahrunAffiliation unknown1
Cici Nur MaghfirahAffiliation unknown1
Waode A. QibthiyahAffiliation unknown1
Amir YassiAffiliation unknown1
ZainalAffiliation unknown1
Vien Sartika DewiAffiliation unknown1
Nurbaya BusthanulAffiliation unknown1
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI YANG DIAPLIKASI PUPUK ORGANIK DAN PUPUK HAYATI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Baba, Basri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">R. Sennang, Nadira </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syam’un, Elkawakib </dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini mengenai pertumbuhan dan produksi padi yang diaplikasi pupuk organik dan pupuk hayati. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) pengaruh jenis pupuk organik, dosis pupuk organik, dan dosis pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi, (2) pengaruh interaksi antara dosis pupuk organik dengan dosis pupuk hayati yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi,&amp;nbsp; dan (3) pengaruh interaksi antara jenis pupuk organik dengan dosis pupuk organik dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi.
Penelitian ini dilaksanakan mulai Januari sampai dengan Juni 2010, bertempat di Instalasi Kebun Benih Jampue, Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial tiga faktor antara jenis pupuk organik, dosis pupuk organik dan dosis pupuk hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kompos kedelai dengan dosis 3 ton ha-1 memberikan hasil rata-rata terbaik pada jumlah gabah berisi (167,07 butir), indeks panen (0,67), jumlah gabah hampa terendah (41,64 butir). Pupuk hayati dosis 5 L ha-1 dengan aplikasi kompos kedelai 3 ton ha-1 memberikan hasil yang baik pada rata-rata jumlah gabah berisi (165,81 butir), jumlah gabah hampa terendah (41,64 butir), dan indeks panen tertinggi (0,68). Kompos kedelai dengan dosis pupuk hayati 5 L ha-1 memberikan hasil rata-rata terbaik pada jumlah anakan produktif (18,27 batang).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/14186</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v12i2.14186</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 12 NOMOR 2, DESEMBER 2021; 39-47</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/14186/7698</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>