Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Diaplikasi dengan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA)

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 47–58

DOI
10.20956/ja.v13i1.42963
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-01-24
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian biochar, dosis pemberian FMA dan interaksi keduanya yang memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga November 2021 yang dilaksanakan dengan dua tahap. Tahap pertama yaitu pembuatan biochar dan penelitian lapangan yang dilaksanakan di Teaching Farm Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun tahap kedua yaitu pengamatan infeksi akar dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan terdiri atas dua faktor, faktor pertama adalah biochar yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 5, 10, dan 15 ton ha-1 sedangkan faktor kedua adalah FMA terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 3, 6, dan 9 g per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar 10 ton ha-1 memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah pada parameter berat basah umbi yaitu 22,81 g dan berat kering umbi yaitu 17,68 g, sedangkan pemberian FMA 6 g per tanaman memberikan hasil terbaik terhadap parameter infeksi akar yaitu 85,55%. Terdapat interaksi antara biochar dan FMA yang memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah yaitu pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 pada parameter berat basah umbi per tanaman yaitu 35,13 g dan berat kering umbi per tanaman yaitu 29,95 g. Adapun potensi produksi bawang merah pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 yaitu 7,5 ton ha-1.

Collaboration network of the authors

40 authors · 291 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hari IswoyoAffiliation unknown15
Katriani MantjaAffiliation unknown13
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown13
Tigin DariatiAffiliation unknown12
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown8
NurfaidaAffiliation unknown7
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown7
Nurlina KasimAffiliation unknown6
Muhammad Fuad AnshoriAffiliation unknown5
Rinaldi SjahrilAffiliation unknown5
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown5
Muh RiadiAffiliation unknown5
Nasaruddin .Affiliation unknown4
Astina TambungAffiliation unknown4
Asmiaty SahurAffiliation unknown4
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown4
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown4
RafiuddinAffiliation unknown3
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown3
Muh. Farid BDRAffiliation unknown3
Muhammad FariedAffiliation unknown3
Yunus MusaAffiliation unknown3
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown3
Rizza Nurul ApriliaAffiliation unknown2
Fachirah UlfaAffiliation unknown2
Amir YassiAffiliation unknown2
Abdul MollahAffiliation unknown2
Hatta JamilAffiliation unknown2
Sakka PatiHasanuddin University2
Muh. FaridAffiliation unknown2
Ahmad Fauzan AdzimaAffiliation unknown2
Amin NurAffiliation unknown2
Muh. FariedAffiliation unknown2
Amirullah DachlanAffiliation unknown2
Pipi DiansariAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Diaplikasi dengan Biochar dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sadli, Rahmat</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Haring, Feranita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, Ifayanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian biochar, dosis pemberian FMA dan interaksi keduanya yang memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga November 2021 yang dilaksanakan dengan dua tahap. Tahap pertama yaitu pembuatan biochar dan penelitian lapangan yang dilaksanakan di Teaching Farm Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun tahap kedua yaitu pengamatan infeksi akar dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan terdiri atas dua faktor, faktor pertama adalah biochar yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 5, 10, dan 15 ton ha-1 sedangkan faktor kedua adalah FMA terdiri dari empat taraf, yaitu 0, 3, 6, dan 9 g per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar 10 ton ha-1 memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah pada parameter berat basah umbi yaitu 22,81 g dan berat kering umbi yaitu 17,68 g, sedangkan pemberian FMA 6 g per tanaman memberikan hasil terbaik terhadap parameter infeksi akar yaitu 85,55%. Terdapat interaksi antara biochar dan FMA yang memberikan hasil terbaik terhadap produksi bawang merah yaitu pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 pada parameter berat basah umbi per tanaman yaitu 35,13 g dan berat kering umbi per tanaman yaitu 29,95 g. Adapun potensi produksi bawang merah pada kombinasi perlakuan biochar 10 ton ha-1 dan FMA 6 g tanaman-1 yaitu 7,5 ton ha-1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42963</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v13i1.42963</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 13 NOMOR 1, JUNI 2022; 47-58</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42963/12481</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>