Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji Botani (True Shallot Seed) yang Diaplikasikan Paclobutrazol

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 74–93

DOI
10.20956/ja.v13i1.42965
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-01-24
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mempelajari varietas dan konsentrasi paclobutrazol yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah asal biji botani. Penelitian dilaksanakan pada Agustus sampai dengan November 2021 yang berlokasi di Kebun Percobaan Exfarm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian disusun dalam bentuk Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak Utama adalah varietas yang terdiri dari dua taraf yaitu varietas maserati dan varietas sanren, sedangkan Anak Petak adalah konsentrasi paclobutrazol yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa pemberian paclobutrazol (kontrol), pemberian paclobutrazol 100 mg/L, pemberian paclobutrazol 200 mg/L, dan pemberian paclobutrazol 300 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara varietas sanren dengan konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L yang memberikan hasil terbaik terhadap brangkasan basah per tanaman (26,04 g), brangkasan basah per petak (1379,60 g), brangkasan kering per tanaman (19,23 g), brangkasan kering per petak (932,73 g), produksi umbi per petak (827,73 g), produksi umbi per hektar (3,45 ton). Varietas sanren memberikan pengaruh terbaik pada jumlah umbi (1,81 siung). Konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman (42,38 cm), jumlah daun (6,19 helai), jumlah umbi (1,78 siung), diameter umbi (24,95 mm).

Collaboration network of the authors

40 authors · 279 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Katriani MantjaAffiliation unknown15
Hari IswoyoAffiliation unknown13
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown11
Tigin DariatiAffiliation unknown10
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown8
NurfaidaAffiliation unknown7
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown6
Fachirah UlfaAffiliation unknown5
Muhammad Fuad AnshoriAffiliation unknown5
Muhammad FariedAffiliation unknown5
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown4
Nasaruddin .Affiliation unknown4
Astina TambungAffiliation unknown4
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown4
Feranita HaringAffiliation unknown4
Muh RiadiAffiliation unknown4
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown4
Sylvia SjamAffiliation unknown3
Muh. Farid BDRAffiliation unknown3
Fachira UlfaAffiliation unknown3
Vien Sartika DewiAffiliation unknown3
Heliawaty HeliawatyAffiliation unknown3
Amir YassiAffiliation unknown3
Rizza Nurul ApriliaAffiliation unknown2
RafiuddinAffiliation unknown2
Muhammad JayadiAffiliation unknown2
Abdul MollahAffiliation unknown2
Hatta JamilAffiliation unknown2
Sakka PatiHasanuddin University2
Yunus MusaAffiliation unknown2
Muh. FaridAffiliation unknown2
Ahmad Fauzan AdzimaAffiliation unknown2
Amin NurAffiliation unknown2
Muh. FariedAffiliation unknown2
Asmiaty SahurAffiliation unknown2
Abd. Haris BahrunAffiliation unknown2
Nurlina KasimAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal Biji Botani (True Shallot Seed)  yang Diaplikasikan Paclobutrazol</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, Ifayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syam’un, Elkawakib</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Asdar, Nurefriyani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mempelajari varietas dan konsentrasi paclobutrazol yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah asal biji botani. Penelitian dilaksanakan pada Agustus sampai dengan November 2021 yang berlokasi di Kebun Percobaan Exfarm, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian disusun dalam bentuk Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak Utama adalah varietas yang terdiri dari dua taraf yaitu varietas maserati dan varietas sanren, sedangkan Anak Petak adalah konsentrasi paclobutrazol yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa pemberian paclobutrazol (kontrol), pemberian paclobutrazol 100 mg/L, pemberian paclobutrazol 200 mg/L, dan pemberian paclobutrazol 300 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara varietas sanren dengan konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L yang memberikan hasil terbaik terhadap brangkasan basah per tanaman (26,04 g), brangkasan basah per petak (1379,60 g), brangkasan kering per tanaman (19,23 g), brangkasan kering per petak (932,73 g), produksi umbi per petak (827,73 g), produksi umbi per hektar (3,45 ton). Varietas sanren memberikan pengaruh terbaik pada jumlah umbi (1,81 siung). Konsentrasi paclobutrazol 100 mg/L memberikan pengaruh terbaik pada tinggi tanaman (42,38 cm), jumlah daun (6,19 helai), jumlah umbi (1,78 siung), diameter umbi (24,95 mm).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42965</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v13i1.42965</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 13 NOMOR 1, JUNI 2022; 74-93</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42965/12483</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>