Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengaruh Jenis Media Tanam dan Konsentrasi Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 135–146

DOI
10.20956/ja.v13i2.42968
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-02-14
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dengan konsentrasi air kelapa muda terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitian ini dilaksanakan di Mycotopia Farm, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian berlangsung mulai Februari-April 2022. Studi ini merupakan penelitian Faktorial 2 faktor dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap sebagai rancangan lingkungannya. Faktor pertama yaitu komposisi media tanam yang terdiri atas 5 taraf, yaitu Jerami Padi 80% + Serbuk Kayu 0% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 60% + Serbuk Kayu 20% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 40% + Serbuk Kayu 40% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 20% + Serbuk Kayu 60% + Bekatul 15% + Kapur 5%; dan Jerami Padi 0% + Serbuk Kayu 80% + Bekatul 15% + Kapur 5%. Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi air kelapa yang terdiri dari atas 3 taraf, yaitu 0%, 25%, dan 50%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa komposisi media Jerami Padi 0% + Serbuk Kayu 80% + Bekatul 15% + Kapur 5% memberikan pengaruh terbaik terhadap waktu munculnya miselium (3,92 hari) dan jumlah badan buah (11,41 buah), dan komposisi media Jerami Padi 40% + Serbuk Kayu 40% + Bekatul 15% + Kapur 5% memberikan pengaruh terbaik terhadap diameter tudung (33,39 cm). Perlakuan air kelapa dan interaksi keduanya tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap jamur tiram.

Collaboration network of the authors

40 authors · 230 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hari IswoyoAffiliation unknown14
Katriani MantjaAffiliation unknown14
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown12
Tigin DariatiAffiliation unknown12
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown9
NurfaidaAffiliation unknown8
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown6
Muhammad Fuad AnshoriAffiliation unknown5
Muhammad FariedAffiliation unknown5
Nasaruddin .Affiliation unknown4
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown4
Feranita HaringAffiliation unknown4
Amir YassiAffiliation unknown4
Muh. Farid BDRAffiliation unknown3
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown3
Rizza Nurul ApriliaAffiliation unknown2
Abdul MollahAffiliation unknown2
Hatta JamilAffiliation unknown2
Sakka PatiHasanuddin University2
Yunus MusaAffiliation unknown2
Muh. FaridAffiliation unknown2
Ahmad Fauzan AdzimaAffiliation unknown2
Amin NurAffiliation unknown2
Muh RiadiAffiliation unknown2
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown2
Andi Junila AuliaAffiliation unknown2
Rinaldi SjahrilAffiliation unknown2
Asmiaty SahurAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Ari Nur Muhammad QadriAffiliation unknown1
Putra Pamungkas RohadiAffiliation unknown1
Juniar HasyimAffiliation unknown1
Ambo AlaAffiliation unknown1
Irfansyah TAffiliation unknown1
Rahmat SadliAffiliation unknown1
Nurefriyani AsdarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Jenis Media Tanam dan Konsentrasi Air Kelapa Muda Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Jatmiko, Galih</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dachlan, Amirullah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, Ifayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tambung, Astina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dengan konsentrasi air kelapa muda terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitian ini dilaksanakan di Mycotopia Farm, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian berlangsung mulai Februari-April 2022. Studi ini merupakan penelitian Faktorial 2 faktor dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap sebagai rancangan lingkungannya. Faktor pertama yaitu komposisi media tanam yang terdiri atas 5 taraf, yaitu Jerami Padi 80% + Serbuk Kayu 0% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 60% + Serbuk Kayu 20% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 40% + Serbuk Kayu 40% + Bekatul 15% + Kapur 5%; Jerami Padi 20% + Serbuk Kayu 60% + Bekatul 15% + Kapur 5%; dan Jerami Padi 0% + Serbuk Kayu 80% + Bekatul 15% + Kapur 5%. Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi air kelapa yang terdiri dari atas 3 taraf, yaitu 0%, 25%, dan 50%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa komposisi media Jerami Padi 0% + Serbuk Kayu 80% + Bekatul 15% + Kapur 5% memberikan pengaruh terbaik terhadap waktu munculnya miselium (3,92 hari) dan jumlah badan buah (11,41 buah), dan komposisi media Jerami Padi 40% + Serbuk Kayu 40% + Bekatul 15% + Kapur 5% memberikan pengaruh terbaik terhadap diameter tudung (33,39 cm). Perlakuan air kelapa dan interaksi keduanya tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap jamur tiram.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42968</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v13i2.42968</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 13 NOMOR 2, DESEMBER 2022; 135-146</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42968/12486</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>