Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Aplikasi Actinomycetes dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Perkembangan Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.)

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 147–164

DOI
10.20956/ja.v13i2.42969
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-02-14
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh aplikasi actinomycetes dan pupuk npk pada pertumbuhan dan perkembangan bibit tebu (Saccharum officinarum L). Penelitian ini dilaksanakan di Plantation Nursery dan Laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama adalah pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf, yaitu tanpa pupuk (kontrol), pupuk NPK 2,5 gr / tanaman (200 kg/ha) dan pupuk NPK 5 gr / tanaman (400 kg/ha). Anak petak adalah pemberian Actinomycetes dengan 4 taraf yaitu, tanpa actinomycetes (Kontrol), Actinomycetes 104 CFU / ml / tanaman, actinomycetes 105 CFU / ml /tanaman dan actinomycetes 106 CFU / ml /tanaman. Koloni terbaik actinomycetes yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu yaitu pada perlakuan a1 (104 CFU/ml actinomycetes) pada jumlah daun, tinggi tanaman dan diameter batang. Dosis pupuk NPK yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu adalah 5 g/tanaman. Interaksi antara actinomycetes dan pupuk NPK yang memberi pertumbuhan dan perkembangan bibit tanaman tebu terbaik terdapat pada parameter berat basah batang tertinggi yaitu 22,01 g.

Collaboration network of the authors

40 authors · 222 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Feranita HaringAffiliation unknown3
Yunus MusaAffiliation unknown3
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown2
Muh. Idil FitriAffiliation unknown2
Hari IswoyoAffiliation unknown2
Ifayanti RidwanAffiliation unknown2
Tigin DariatiAffiliation unknown2
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown2
Muh RiadiAffiliation unknown2
malik abd malik ash shiddieqyAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
Fachirah UlfaAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
KaimuddinAffiliation unknown1
A. Nur Afni RamadhaniAffiliation unknown1
Chita VionandaAffiliation unknown1
Kaimuddin KaimuddinAffiliation unknown1
Mahmud Saputra IshakAffiliation unknown1
Astina TambungAffiliation unknown1
Nur Hilmih Disya PutriAffiliation unknown1
Cici Nur MaghfirahAffiliation unknown1
Nasruddin NasruddinUniversitas Halu Oleo1
Herlinda Yana SariAffiliation unknown1
Rinaldi SjahrilAffiliation unknown1
Katriani MantjaAffiliation unknown1
Muh. FariedAffiliation unknown1
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown1
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown1
Reynaldi LaurenzeAffiliation unknown1
Andi AnugerahwatiAffiliation unknown1
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown1
Nurlina KasimAffiliation unknown1
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Burhanuddin RasyidAffiliation unknown1
Muh. JayadiAffiliation unknown1
Muhammad Fuad AnshoriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Aplikasi Actinomycetes dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Perkembangan Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sahur, Asmiaty</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bahrun, Abd. Haris</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Achmad, Putri Ayuni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh aplikasi actinomycetes dan pupuk npk pada pertumbuhan dan perkembangan bibit tebu (Saccharum officinarum L). Penelitian ini dilaksanakan di Plantation Nursery dan Laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama adalah pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf, yaitu tanpa pupuk (kontrol), pupuk NPK 2,5 gr / tanaman (200 kg/ha) dan pupuk NPK 5 gr / tanaman (400 kg/ha). Anak petak adalah pemberian Actinomycetes dengan 4 taraf yaitu, tanpa actinomycetes (Kontrol), Actinomycetes 104 CFU / ml / tanaman, actinomycetes 105 CFU / ml /tanaman dan actinomycetes 106 CFU / ml /tanaman. Koloni terbaik actinomycetes yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu yaitu pada perlakuan a1 (104 CFU/ml actinomycetes) pada jumlah daun, tinggi tanaman dan diameter batang. Dosis pupuk NPK yang memberi pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu adalah 5 g/tanaman. Interaksi antara actinomycetes dan pupuk NPK yang memberi pertumbuhan dan perkembangan bibit tanaman tebu terbaik terdapat pada parameter berat basah batang tertinggi yaitu 22,01 g.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42969</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v13i2.42969</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 13 NOMOR 2, DESEMBER 2022; 147-164</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/42969/12487</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>