Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Respon Pertumbuhan Bibit Cengkeh (Syzgium aromaticum L.) Kultivar Zanzibar Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair dan KNO3

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 12–25

DOI
10.20956/ja.v15i1.43231
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-02-17
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian beberapa konsentrasi Pupuk Organik Cair dan dosis KNO3 terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh. Penelitian ini dilaksanakan di di Desa Tolitoli, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Berada di ketinggian 500-600 mdpl, suhu udara sekitar 22-30°C dengan kelembaban rata-rata 60-80%. Penelitian ini berlangsung mulai dari bulan Januari sampai bulan Mei 2022 dengan menggunakan percobaan Faktorial 2 Faktor (F2F) yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari empat taraf yaitu 0 ml (Kontrol), 5 ml/tanaman, 10 ml/tanaman, dan 15 ml/tanaman. Faktor kedua adalah dosis KNO3 yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0 g (Kontrol), 15 gr, dan 30 gr. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan dosis pupuk KNO3 berpengaruh nyata, sedangkan interaksi antara keduanya tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh. Konsentrasi pupuk organik cair 15ml/tanaman memberikan hasil terbaik pada parameter pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, luas daun, panjang akar, volume akar dan luas bukaan stomata. Dosis pupuk KNO3 15gr/tanaman memberikan hasil terbaik pada parameter pertambahan jumlah daun, luas daun, dan luas bukaan stomata.

Collaboration network of the authors

40 authors · 153 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown3
Hari IswoyoAffiliation unknown3
Ifayanti RidwanAffiliation unknown3
NurfaidaAffiliation unknown2
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown2
Nasaruddin .Affiliation unknown2
Tigin DariatiAffiliation unknown2
Radianti Yahya DouwAffiliation unknown1
MamingAffiliation unknown1
Khumaira Alya AqilahAffiliation unknown1
A Rusdayani AminAffiliation unknown1
Fachira UlfaAffiliation unknown1
Gusni EpinoritaAffiliation unknown1
Kaimuddin KaimuddinAffiliation unknown1
Viligius ViligiusAffiliation unknown1
Rahmat Hidayat GazaliAffiliation unknown1
Yunita Eliza ArifinAffiliation unknown1
Nasruddin NasruddinUniversitas Halu Oleo1
Putri Putri Dewi Balgis SamsonAffiliation unknown1
Ambo AlaAffiliation unknown1
Afifah Nur Fahira AmsalAffiliation unknown1
Nurhayati NurhayatiPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Astina TambungAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1
Arfina ShalsabilaAffiliation unknown1
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown1
Firda AnwarAffiliation unknown1
Kahar MustariAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
Muhammad JayadiAffiliation unknown1
ZainalAffiliation unknown1
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown1
Fachirah UlfaAffiliation unknown1
BudimanAffiliation unknown1
Katriani MantjaAffiliation unknown1
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown1
Abdul MollahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Respon Pertumbuhan Bibit Cengkeh (Syzgium aromaticum L.) Kultivar Zanzibar Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair dan KNO3</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Juni, Jusril Mahendra J</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yassi, Amir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Padjung, Rusnadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian beberapa konsentrasi Pupuk Organik Cair dan dosis KNO3 terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh. Penelitian ini dilaksanakan di di Desa Tolitoli, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Berada di ketinggian 500-600 mdpl, suhu udara sekitar 22-30°C dengan kelembaban rata-rata 60-80%. Penelitian ini berlangsung mulai dari bulan Januari sampai bulan Mei 2022 dengan menggunakan percobaan Faktorial 2 Faktor (F2F) yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari empat taraf yaitu 0 ml (Kontrol), 5 ml/tanaman, 10 ml/tanaman, dan 15 ml/tanaman. Faktor kedua adalah dosis KNO3 yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0 g (Kontrol), 15 gr, dan 30 gr. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan dosis pupuk KNO3 berpengaruh nyata, sedangkan interaksi antara keduanya tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman cengkeh. Konsentrasi pupuk organik cair 15ml/tanaman memberikan hasil terbaik pada parameter pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, luas daun, panjang akar, volume akar dan luas bukaan stomata. Dosis pupuk KNO3 15gr/tanaman memberikan hasil terbaik pada parameter pertambahan jumlah daun, luas daun, dan luas bukaan stomata.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/43231</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v15i1.43231</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 15 NOMOR 1, JUNI 2024; 12-25</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/43231/12566</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>