Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengaruh Konsentrasi Auksin dan Sitokinin Terhadap Keberhasilan dan Pertumbuhan Stek Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 40–59

DOI
10.20956/ja.v15i1.43233
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-02-17
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh konsentrasi auksin dan sitokinin terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Penelitian ini berlangsung dari Oktober 2022 sampai Januari 2023. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan terdiri atas 2 faktor, faktor pertama adalah pemberian auksin yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa pemberian auksin, auksin 750 ppm, auksin 1500 ppm, dan auksin 2250 ppm. Sedangkan faktor kedua adalah pemberian sitokinin yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa pemberian sitokinin, sitokinin 150 ppm, dan sitokinin 300 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pemberian auksin dan sitokinin memberikan hasil waktu muncul tunas terbaik yaitu 8,67 hari. Perlakuan auksin 2250 ppm memberikan hasil tertinggi pada parameter keberhasilan stek (85,19%), panjang akar (8,42 cm), jumlah tunas 1 bulan setelah perlakuan (2,59 tunas), jumlah tunas 2 bulan setelah perlakuan (2,78 tunas), jumlah daun (1,78 helai), luas bukaan stomata (18,75 μm²), kerapatan stomata (422,93 μm²), klorofil a (196,10 µmol.m-2), klorofil b (yaitu 78,22 µmol.m-2), klorofil total (283,56 µmol.m-2). Perlakuan sitokinin memberikan hasil tertinggi pada parameter jumlah tunas 1 bulan setelah perlakuan (1,69 tunas), jumlah tunas 2 bulan setelah perlakuan (2 tunas) dan jumlah daun (1,42 helai).

Collaboration network of the authors

40 authors · 118 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Pancasakti Makassar
  • Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie
  • Medan Area University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tigin DariatiAffiliation unknown4
Katriani MantjaAffiliation unknown4
Hari IswoyoAffiliation unknown4
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown4
Ifayanti RidwanAffiliation unknown3
Amir YassiAffiliation unknown3
Kahar MustariAffiliation unknown2
NurfaidaAffiliation unknown2
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown2
Nufita NufitaAffiliation unknown2
Supriyadi La WungoAffiliation unknown1
Firman AzizUniversitas Pancasakti Makassar1
Jeffry JeffryInstitut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie1
Misbahuddin BuangAffiliation unknown1
Murni SabiluUniversitas Halu Oleo1
Rustam MustaUniversitas Halu Oleo1
Laily NurlianaUniversitas Halu Oleo1
Ratna RatnaAffiliation unknown1
Nasra NasraAffiliation unknown1
Aisyah AisyahAffiliation unknown1
La Ode MuharamAffiliation unknown1
Aris BadaraUniversitas Halu Oleo1
Irianto IbrahimAffiliation unknown1
Bahtera Samudra S TaringanAffiliation unknown1
Ansar CSAffiliation unknown1
Taufik HidayatMedan Area University1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
A Rusdayani AminAffiliation unknown1
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown1
Ansar AnwarAffiliation unknown1
Asmiaty SahurAffiliation unknown1
Herlinda Yana SariAffiliation unknown1
Putri Putri Dewi Balgis SamsonAffiliation unknown1
Festy RianiAffiliation unknown1
KaimuddinAffiliation unknown1
Ummi Nur Hasanah KamaruddinAffiliation unknown1
Rusnadi PadjungAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Konsentrasi Auksin dan Sitokinin Terhadap Keberhasilan dan Pertumbuhan Stek Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Widiayani, Nuniek</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jasadina, Isma Muliani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasruddin, Nasruddin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh konsentrasi auksin dan sitokinin terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Penelitian ini berlangsung dari Oktober 2022 sampai Januari 2023. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial 2 faktor menggunakan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungannya. Percobaan terdiri atas 2 faktor, faktor pertama adalah pemberian auksin yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa pemberian auksin, auksin 750 ppm, auksin 1500 ppm, dan auksin 2250 ppm. Sedangkan faktor kedua adalah pemberian sitokinin yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa pemberian sitokinin, sitokinin 150 ppm, dan sitokinin 300 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pemberian auksin dan sitokinin memberikan hasil waktu muncul tunas terbaik yaitu 8,67 hari. Perlakuan auksin 2250 ppm memberikan hasil tertinggi pada parameter keberhasilan stek (85,19%), panjang akar (8,42 cm), jumlah tunas 1 bulan setelah perlakuan (2,59 tunas), jumlah tunas 2 bulan setelah perlakuan (2,78 tunas), jumlah daun (1,78 helai), luas bukaan stomata (18,75 μm²), kerapatan stomata (422,93 μm²), klorofil a (196,10 µmol.m-2), klorofil b (yaitu 78,22 µmol.m-2), klorofil total (283,56 µmol.m-2). Perlakuan sitokinin memberikan hasil tertinggi pada parameter jumlah tunas 1 bulan setelah perlakuan (1,69 tunas), jumlah tunas 2 bulan setelah perlakuan (2 tunas) dan jumlah daun (1,42 helai).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/43233</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v15i1.43233</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 15 NOMOR 1, JUNI 2024; 40-59</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/43233/12568</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>