Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Aplikasi Pupuk Organik Cair dan Urea pada Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa L.) dengan Sistem Pengelolaan Air AWD (Alternate Wetting and Drying)

Jurnal Agrivigor · Vol. UME No. MOR (2025) · pp. 128–143

DOI
10.20956/ja.v15i2.43238
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-03-04
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari efektivitas kombinasi konsentrasi Pupuk Organik Cair dan dosis pupuk Urea dengan sistem pengelolaan air secara AWD (alternate wetting and drying) terhadap pertumbuhan dan produksi Tanaman Padi. Penelitian dilaksanakan di lahan persawahan desa Kalosi Alau, kecamatan Duapitue, kabupaten Sidenreng-Rappang, Sulawesi Selatan (3°55'21"LS 120°00'40"BT) pada bulan pada Juli sampai Oktober 2022. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan petak terpisah dengan petak utama yaitu perlakuan dosis urea yang terdiri dari tiga taraf, yaitu: 0 kg.ha-1, 50 kg.ha-1, 100 kg.ha-1 dan 150 kg/ha serta anak petak yaitu konsentrasi pupuk organik cair (POC), terdiri dari empat taraf yaitu: 0 cc.l-2 air, 2 cc.l-1 air, 4 cc.l-1 air dan 6 cc.l-1 air. Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang di ulang sebanyak tiga kali sehingga secara keseluruhan terdapat 48 satuan percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 sampel, sehingga terdapat 240 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian 100 kg.ha-1 urea (u2) menghasilkan rata-rata anakan produktif tertinggi yaitu 17,34 batang, dan rata-rata klorofil total tetinggi yaitu 338,73 µmol.m-2 dan dosis 150 kg.ha-1 urea (u3) menghasilkan rata-rata produksi per petak tertinggi yaitu 13,16 kg.ha-1, rata-rata produksi per hektar tertinggi yaitu 5,90 ton.ha-1, rata-rata klorofil a tertinggi yaitu 237,20 µmol.m-2, rata-rata klorofil b yaitu 97,49 µmol.m-2. Sedangkan konsentrasi pupuk organik cair 6 cc.l-1 (p3) memberikan rata-rata tertinggi pada parameter jumlah anakan poduktif yaitu 17,52 batang, rata-rata produksi per petak 12,51 kg.ha-1, sedangkan konsentrasi pupuk organik cair 4 cc.l-1 (p2) memberikan rata-rata tertinggi pada parameter produksi per hektar yaitu 5,83 ton.ha-1.

Collaboration network of the authors

40 authors · 172 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ifayanti RidwanAffiliation unknown3
NurfaidaAffiliation unknown2
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown2
Hari IswoyoAffiliation unknown2
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown2
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo1
Sumbangan BajaAffiliation unknown1
KaimuddinAffiliation unknown1
Radianti Yahya DouwAffiliation unknown1
MamingAffiliation unknown1
Khumaira Alya AqilahAffiliation unknown1
A Rusdayani AminAffiliation unknown1
Irfansyah TAffiliation unknown1
Kaimuddin KaimuddinAffiliation unknown1
Viligius ViligiusAffiliation unknown1
Rusnadi PadjungAffiliation unknown1
Jusril Mahendra J JuniAffiliation unknown1
Nasruddin NasruddinUniversitas Halu Oleo1
Putri Putri Dewi Balgis SamsonAffiliation unknown1
Nurhayati NurhayatiPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Astina TambungAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1
Sylvia SjamAffiliation unknown1
Muhammad JayadiAffiliation unknown1
ZainalAffiliation unknown1
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown1
Fachirah UlfaAffiliation unknown1
BudimanAffiliation unknown1
Katriani MantjaAffiliation unknown1
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown1
Tigin DariatiAffiliation unknown1
Abdul MollahAffiliation unknown1
Nasaruddin .Affiliation unknown1
Yunus MusaAffiliation unknown1
Muh. Farid BDRAffiliation unknown1
Ade RosmanaAffiliation unknown1
Ismail MustafaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Aplikasi Pupuk Organik Cair dan Urea pada Pertumbuhan dan Produksi Padi (Oryza sativa L.) dengan Sistem Pengelolaan Air AWD  (Alternate Wetting and Drying) </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Yassi, Amir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ala, Ambo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amsal, Afifah Nur Fahira</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari efektivitas kombinasi konsentrasi Pupuk Organik Cair dan dosis pupuk Urea dengan sistem pengelolaan air secara AWD (alternate wetting and drying) terhadap pertumbuhan dan produksi Tanaman Padi. Penelitian dilaksanakan di lahan persawahan desa Kalosi Alau, kecamatan Duapitue, kabupaten Sidenreng-Rappang, Sulawesi Selatan (3°55'21"LS 120°00'40"BT) pada bulan pada Juli sampai Oktober 2022. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan petak terpisah dengan petak utama yaitu perlakuan dosis urea yang terdiri dari tiga taraf, yaitu: 0 kg.ha-1, 50 kg.ha-1, 100 kg.ha-1 dan 150 kg/ha serta anak petak yaitu konsentrasi pupuk organik cair (POC), terdiri dari empat taraf yaitu: 0 cc.l-2 air, 2 cc.l-1 air, 4 cc.l-1 air dan 6 cc.l-1 air. Terdapat 16 kombinasi perlakuan yang di ulang sebanyak tiga kali sehingga secara keseluruhan terdapat 48 satuan percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 sampel, sehingga terdapat 240 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian 100 kg.ha-1 urea (u2) menghasilkan rata-rata anakan produktif tertinggi yaitu 17,34 batang, dan rata-rata klorofil total tetinggi yaitu 338,73 µmol.m-2 dan dosis 150 kg.ha-1 urea (u3) menghasilkan rata-rata produksi per petak tertinggi yaitu 13,16 kg.ha-1, rata-rata produksi per hektar tertinggi yaitu 5,90 ton.ha-1, rata-rata klorofil a tertinggi yaitu 237,20 µmol.m-2, rata-rata klorofil b yaitu 97,49 µmol.m-2. Sedangkan konsentrasi pupuk organik cair 6 cc.l-1 (p3) memberikan rata-rata tertinggi pada parameter jumlah anakan poduktif yaitu 17,52 batang, rata-rata produksi per petak 12,51 kg.ha-1, sedangkan konsentrasi pupuk organik cair 4 cc.l-1 (p2) memberikan rata-rata tertinggi pada parameter produksi per hektar yaitu 5,83 ton.ha-1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-03-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/43238</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v15i2.43238</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; VOLUME 15 NOMOR 2, DESEMBER 2024; 128-143</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/43238/12573</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>