Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengaruh Media Tumbuh dan BAP terhadap Keberhasilan dan Pertumbuhan Stek Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): Effect of Growth Media and BAP on the Succes and Growth of Cocoa Plant Cuttings (Theobromae cacao L.)

Jurnal Agrivigor · Vol. 16 No. 1 (2025) · pp. 79–90

DOI
10.20956/ja.v16i1.45303
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2025-06-30
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tumbuh dan BAP terhadap keberhasilan pertumbuhan stek tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, berlangsung dari Oktober 2022 sampai Januari 2023. Penelitian ini disusun dalam bentuk percobaan menggunakan rancangan faktorial dua faktor dengan rancangan acak kelompok sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama adalah komposisi media tumbuh yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Cocopeat, kompos: cocopeat (1: 1), kompos: cocopeat (2: 1). Faktor kedua adalah penggunan BAP yang terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa pemberian BAP (kontrol), BAP 150 ppm, BAP 300 ppm, dan BAP 450 ppm yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara komposisi media tumbuh dengan konsentrasi BAP terhadap keberhasilan dan perkembangan stek tanaman kakao. Perlakuan kompos: cocopeat ( 2: 1) memberikan hasil yang lebih baik terhadap panjang akar (3,16 cm), jumlah tunas stek pada bulan kedua setelah tanam (2,40 tunas) dan pada bulan keempat setelah tanam (2,50 tunas), kerapatan stomata (427,60 mm2), dan klorofil total (286,69 μmol.m-2). Konsentrasi BAP 450 ppm memberikan hasil yang lebih baik terhadap keberhasilan stek kakao yaitu (81,48%) dan jumlah tunas pada bulan keempat setelah tanam (2,85 tunas).

Collaboration network of the authors

40 authors · 97 co-authorship links · 6 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • Hasanuddin University
  • Osaka City University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ifayanti RidwanAffiliation unknown5
Yunus MusaAffiliation unknown3
Muh. FaridAffiliation unknown3
Amin NurAffiliation unknown3
Khairul MunadiUniversitas Syiah Kuala2
Yunida YunidaUniversitas Syiah Kuala2
Kahirun KahirunUniversitas Halu Oleo2
Sakka PatiHasanuddin University2
Ahmad Fauzan AdzimaAffiliation unknown2
Muh. Farid BDRAffiliation unknown2
Achmad Kautsar BaharuddinAffiliation unknown2
Tetsuo TsujiokaOsaka City University1
Nurhayu MalikAffiliation unknown1
Fitmayanti FitmayantiAffiliation unknown1
Lukman YunusAffiliation unknown1
La Baco S.Affiliation unknown1
Wa Ode HarlisUniversitas Halu Oleo1
Resman ResmanAffiliation unknown1
Nurhasana NurhasanaUniversitas Halu Oleo1
Gusni Sri NingsihAffiliation unknown1
Analuddin KangkusoAffiliation unknown1
Suriana SurianaAffiliation unknown1
Dwi Arinto AdiAffiliation unknown1
N. T. DewiAffiliation unknown1
D. A. AdiAffiliation unknown1
La Ode Muhammad ErifAffiliation unknown1
La Baco SudiaAffiliation unknown1
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo1
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo1
Haris BahrunAffiliation unknown1
Alfia RahmiAffiliation unknown1
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown1
Nurlina KasimAffiliation unknown1
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown1
Novianti BoroalloAffiliation unknown1
NursiniAffiliation unknown1
Hatta JamilAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Media Tumbuh dan BAP terhadap Keberhasilan dan Pertumbuhan Stek Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): Effect of Growth Media and BAP on the Succes and Growth of Cocoa Plant Cuttings (Theobromae cacao L.)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nasaruddin, Nasaruddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anshori, Muhammad Fuad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jasadin, Isma Muliani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tumbuh dan BAP terhadap keberhasilan pertumbuhan stek tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, berlangsung dari Oktober 2022 sampai Januari 2023. Penelitian  ini disusun dalam bentuk percobaan menggunakan rancangan faktorial dua faktor dengan rancangan acak kelompok sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama adalah komposisi media tumbuh yang terdiri dari 3 taraf yaitu: Cocopeat,  kompos : cocopeat (1 : 1),  kompos : cocopeat (2 : 1). Faktor kedua adalah penggunan BAP yang terdiri dari 4 taraf yaitu  tanpa pemberian BAP (kontrol),  BAP 150 ppm, BAP 300 ppm, dan BAP 450 ppm yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara komposisi media tumbuh dengan konsentrasi BAP terhadap keberhasilan dan perkembangan stek tanaman kakao. Perlakuan kompos : cocopeat ( 2 : 1) memberikan hasil yang lebih baik terhadap panjang akar (3,16 cm), jumlah tunas stek pada bulan kedua setelah tanam (2,40 tunas) dan pada bulan keempat setelah tanam (2,50 tunas), kerapatan stomata (427,60 mm2), dan klorofil total (286,69 μmol.m-2). Konsentrasi BAP 450 ppm memberikan hasil yang lebih baik terhadap keberhasilan stek kakao yaitu (81,48%) dan jumlah tunas pada bulan keempat setelah tanam (2,85 tunas).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/45303</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v16i1.45303</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 16 NO. 1, JUNI 2025; 79-90</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/45303/13054</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>