Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Viabilitas dan Vigor Benih Padi yang Ditanam secara Transisi Organik dan Konvensional: Viability and Vigor of Rice Seeds Planted in Organic and Conventional Transitions

Jurnal Agrivigor · Vol. 17 No. 1 (2026) · pp. 18–26

DOI
10.20956/ja.v17i1.52248
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2026-07-14
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah padi yang ditanam secara transisi organik dan konvensional berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan vigor benih padi varietas Rojolele dan Ciherang setelah disimpan selama tiga bulan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Garut pada bulan September sampai Oktober 2018. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor (varietas dan sistem tanam) dan 6 kali ulangan. Faktor varietas yaitu Rojolele dan Ciherang. Faktor sistem tanam yaitu transisi organik dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan varietas dan sistem tanam terhadap kecepatan perkecambahan benih padi. Perlakuan terbaik adalah varietas ciherang yang ditanam secaraa transisi organik.

Keywords

Collaboration network of the authors

13 authors · 49 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown1
Enrico SyaefullahAffiliation unknown1
Abdullah Bin ArifAffiliation unknown1
Irpan Badrul JamalAffiliation unknown1
Astuti KurnianingsihAffiliation unknown1
Marlin SefrilaAffiliation unknown1
Miftakhul Bakhrir Rozaq KhamidAffiliation unknown1
Elda Kristiani PaiseyAffiliation unknown1
Ubad BadrudinAffiliation unknown1
Dhea Sashinta AshariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Viabilitas dan Vigor Benih Padi yang Ditanam  secara Transisi Organik dan Konvensional : Viability and Vigor of Rice Seeds Planted in Organic and Conventional Transitions</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Malpila, Mara</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurdiana, Dadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tustiyani, Isna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">viabilitas</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">vigor</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">perkecambahan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">rojolele</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">ciherang</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah padi yang ditanam secara transisi organik dan konvensional berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan vigor benih padi varietas Rojolele dan Ciherang setelah disimpan selama tiga bulan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Garut pada bulan September sampai Oktober 2018. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor (varietas dan sistem tanam) dan 6 kali ulangan.  Faktor varietas yaitu Rojolele dan Ciherang. Faktor sistem tanam yaitu transisi organik dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan varietas dan sistem tanam terhadap kecepatan perkecambahan benih padi. Perlakuan terbaik adalah varietas ciherang yang ditanam secaraa transisi organik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2026-07-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/52248</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v17i1.52248</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026; 18-26</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/52248/14730</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>