Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengaruh Pemberian Biochar dan Dosis Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): Effects of Biochar Application and Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) Doses on the Growth of Cocoa (Theobroma cacao L.) Seedlings

Jurnal Agrivigor · Vol. 17 No. 1 (2026) · pp. 46–64

DOI
10.20956/ja.v17i1.52749
ISSN
2798-5458, 1412-2286
Published
2026-07-17
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari penggunaan biochar dan dosis Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Plantation Nursery, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar pada Desember 2022-April 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama adalah jenis biochar terdiri dari 3 (tiga) jenis, yaitu = biochar kulit kakao, biochar tempurung kelapa, dan biochar sekam padi, sedangkan anak petak adalah dosis Mikoriza terdiri atas 4 (empat) taraf, yaitu: 0 g/polybag, 4 g/polybag, 8 g/polybag, dan 12 g/polybag. Berdasarkan kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 3 (tiga) tanaman sehingga jumlah keseluruhan adalah 108 tanaman percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara biochar sekam padi dengan 8 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik terhadap kadar klorofil a (283,51 mmol.m−2), kadar klorofil total (407,03 mmol.m−2), dan kerapatan stomata (886,62 mm2), interaksi antara biochar sekam padi dengan 12 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik untuk jumlah daun (13,19 helai). Biochar sekam padi memberikan hasil terbaik pada jumlah stomata (141,75 stomata) dan luas daun tanaman kakao (280,40 mm2). Dosis 8 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik pada klorofil b (112,76 mmol.m−2), volume akar (17,33 ml), panjang akar (39,62 cm), luas daun (280,40 mm2), dan intersepsi cahaya (144,37 lux).

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 165 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fachira UlfaAffiliation unknown3
Ifayanti RidwanAffiliation unknown3
Dahlan DahlanAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown2
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown2
Vien Sartika DewiAffiliation unknown2
Heliawaty HeliawatyAffiliation unknown2
Hari IswoyoAffiliation unknown2
Tigin DariatiAffiliation unknown2
Zainal AbidinAffiliation unknown1
Arniah DaliAffiliation unknown1
Desimah DesimahAffiliation unknown1
Misna MisnaAffiliation unknown1
Abraham AbrahamAffiliation unknown1
Ranti Sri Juniati ManginsiAffiliation unknown1
Gusni EpinoritaAffiliation unknown1
Rahmat Hidayat GazaliAffiliation unknown1
Yunita Eliza ArifinAffiliation unknown1
Amir YassiAffiliation unknown1
Jusril Mahendra J JuniAffiliation unknown1
Fadhilla Azzahra BadaruddinAffiliation unknown1
Nasaruddin .Affiliation unknown1
Arfina ShalsabilaAffiliation unknown1
Kahar MustariAffiliation unknown1
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown1
Yunus MusaAffiliation unknown1
Feranita HaringAffiliation unknown1
Asmiaty SahurAffiliation unknown1
Nurlina KasimAffiliation unknown1
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown1
Muh RiadiAffiliation unknown1
Sakka PatiHasanuddin University1
Amin NurAffiliation unknown1
Salengke SalengkeAffiliation unknown1
Muhammad Fuad AnshoriAffiliation unknown1
Muh. Farid BDRAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengaruh Pemberian Biochar dan Dosis Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.): Effects of Biochar Application and Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) Doses on the Growth of Cocoa (Theobroma cacao L.) Seedlings</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Padjung, Rusnadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rafiuddin, Rafiuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Anwar, Firda</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Biochar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kakao</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mikoriza</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari penggunaan biochar dan dosis Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) terhadap pertumbuhan bibit tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Plantation Nursery, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kota Makassar pada Desember 2022-April 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT). Petak utama adalah jenis biochar terdiri dari 3 (tiga) jenis, yaitu = biochar kulit kakao, biochar tempurung kelapa, dan biochar sekam padi, sedangkan anak petak adalah dosis Mikoriza terdiri atas 4 (empat) taraf, yaitu: 0 g/polybag, 4 g/polybag, 8 g/polybag, dan 12 g/polybag. Berdasarkan kedua faktor tersebut terdapat 12 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 3 (tiga) tanaman sehingga jumlah keseluruhan adalah 108 tanaman percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara biochar sekam padi dengan 8 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik terhadap kadar klorofil a (283,51 mmol.m−2), kadar klorofil total (407,03 mmol.m−2), dan kerapatan stomata (886,62 mm2), interaksi antara biochar sekam padi dengan 12 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik untuk jumlah daun (13,19 helai). Biochar sekam padi memberikan hasil terbaik pada jumlah stomata (141,75 stomata) dan luas daun tanaman kakao (280,40 mm2). Dosis 8 g mikoriza vesikular arbuskular memberikan hasil terbaik pada klorofil b (112,76 mmol.m−2), volume akar (17,33 ml), panjang akar (39,62 cm), luas daun (280,40 mm2), dan intersepsi cahaya (144,37 lux).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2026-07-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/52749</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/ja.v17i1.52749</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agrivigor; Vol. 17 No. 1 (2026): JURNAL AGRIVIGOR, VOL. 17 NO. 1, JUNI 2026; 46-64</dc:source>
	<dc:source>2798-5458</dc:source>
	<dc:source>1412-2286</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/agrivigor/article/view/52749/14728</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal Agrivigor</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>