Jurnal
IMPLEMENTASI AGROTECHNOPRENEURSHIP DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN MAROS
Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 2 No. 1 (2017) · pp. 16–25
- ISSN
- 2528-3219, 2460-8173
- Published
- 2017-08-02
- Publisher
- Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
- Language
- en
Abstract
Kemandirian sosial dari suatu tatanan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah pedesaan merupakan hal yang penting dalam era globalisasi seperti saat ini. Membangun kemandirian ini haruslah dilaksanakan bersama-sama antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder termasuk perguruan tinggi setempat. Gerakan agrotechnopreneurship yang ditawarkan melalui pelaksanaan program KKN-PPM diharapkan mampu menggugah kesadaran masyarakat untuk dapat menerapkan prinsip keseimbangan ekonomi, lingkungan dan sosial berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Prinsip ini mencakup pembinaan hubungan dengan pemangku kepentingan dan selalu melibatkan kemitraan tiga pemangku kepentingan, yaitu pihak Universitas Hasanuddin, masyarakat, dan pemerintah. Berdasarkan uraian permasalahan yang telah disepakati kegiatan KKN-PPM dilaksanakan dengan merancang beberapa program diantaranya sosialisasi pemanfaatan dan perakitan instalasi biogas dari kotoran ternak sapi sebagai sumber biogas, pelatihan pengembangan budidaya cacing dengan luaran produk pupuk kotoran cacing (kascing), penyuluhan dan pelatihan pertanian organik, pelatihan dan pembuatan demplot untuk pengembangan budidaya ikan lele, kewirausahaan produk lokal berupa nugget ikan lele dan keripik bonggol pisang, dan pendampingan pengelolaan agroforestri dan penataan/perancangan kawasan agrowisata. Animo masyarakat di lokasi KKN-PPM cukup besar dalam mengikuti rangkaian kegiatan program kerja yang dilaksanakan walaupun sebagian kegiatan terkendala dengan padatnya aktivitas masyarakat dan waktu yang cukup terbatas. Produk luaran selain artikel ilmiah terkait kegiatan KKN-PPM Agrotechnopreneurship adalah POC bioslurry, pupuk organik kascing dan beberapa leaflet yang memuat informasi teknologi yang ditransferkan kepada masyarakat. Kata kunci: agrotechnopreneurship, kemandirian sosial, masyarakat, ekonomi kerakyatan
Collaboration network of the authors
35 authors · 156 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Islam Malang
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Katriani Mantja | Affiliation unknown | 3 |
| Cri Wahyuni Brahmi Yanti | Affiliation unknown | 3 |
| Tigin Dariati | Affiliation unknown | 3 |
| Ifayanti Ridwan | Affiliation unknown | 2 |
| Alifyah Nahdah Sasmitha | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Mollah Jaya | Affiliation unknown | 1 |
| Cri Wahyuni Brahmi Yanti | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Yunus | Universitas Islam Malang | 1 |
| Muh. Farid BDR | Affiliation unknown | 1 |
| Amir Yassi | Affiliation unknown | 1 |
| Nurfaida | Affiliation unknown | 1 |
| Hari Iswoyo | Affiliation unknown | 1 |
| Nuniek Widiayani | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmansyah Dermawan | Affiliation unknown | 1 |
| . Trimurtini | Affiliation unknown | 1 |
| Kurniana Bektiningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Sri Susilaningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Florentina Widihastrini | Affiliation unknown | 1 |
| Nasaruddin . | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Farid BDR | Affiliation unknown | 1 |
| Nandi K. Sukendar | Affiliation unknown | 1 |
| Asman Asman | Affiliation unknown | 1 |
| Adiansyah Syarifuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Burhanuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Baharuddin Patandjengi | Affiliation unknown | 1 |
| Novaty Eny Dungga | Affiliation unknown | 1 |
| Miftahul Nur | Affiliation unknown | 1 |
| Elkawakib Syam'un | Affiliation unknown | 1 |
| Fachira Ulfa | Affiliation unknown | 1 |
| Vien Sartika Dewi | Affiliation unknown | 1 |
| Heliawaty Heliawaty | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.