Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENERAPAN TRASHPONIC DALAM PENGELOLAAN LORONG GARDEN (LONGGAR) DI KOTA MAKASSAR

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 1 No. 1 (2017) · pp. 1–12

DOI
10.20956/jdp.v1i1.2185
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2017-08-02
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en

Abstract

Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok mitra dalam pengelolaan lorong garden (LONGGAR) berbasis trashponic. Konsep trashponic sebagai alternatif untuk menjawab masalah penghijauan lorong yang memiliki lahan terbatas dimana penanaman dapat dilakukan dengan menggunakan kompos atau pupuk organik cair (POC) yang terbuat dari sampah organik. Selain itu, sampah anorganik dapat dimanfaatkan sebagai wadah penanaman. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan dengan materi konsep dasar trashponic, pembuatan kompos dan POC serta perakitan instalasi hidroponik sederhana berbahan dasar barang bekas. Metode yang diterapkan untuk mencapai luaran seperti meningkatnya pengetahuan kelompok mitra dalam penataan dan pengelolaan LONGGAR berbasis trashponic serta potensi pemanfaatan sampah organik sebagai media tanam dan pupuk dalam bentuk kompos dan POC. Selain itu diharapkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam membuat instalasi hidroponik sederhana berbahan dasar barang bekas dari sampah anorganik.Dari kegiatan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa konsep trashponic mendapat sambutan yang baik dari warga dalam pengelolaan dan penataan LONGGAR di lingkungan pemukiman warga. Bahan dasar yang digunakan dalam sistem trashponic merupakan bahan sisa yang mudah ditemukan dan sudah tidak lagi dipergunakan oleh warga. Dengan demikian selain dapat mewujudkan tujuan program LONGGAR dalam menciptakan lingkungan yang asri, indah, nyaman dan sehat, penerapan sistem trashponic pada pengelolaan LONGGAR ini juga dapat membantu mengurangi permasalahan sampah di perkotaan. Kata kunci: trashponic, hidroponik, lorong garden, sampah

Collaboration network of the authors

40 authors · 244 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tigin DariatiAffiliation unknown31
Katriani MantjaAffiliation unknown31
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown21
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown16
NurfaidaAffiliation unknown11
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown11
Muhammad FariedAffiliation unknown9
Feranita HaringAffiliation unknown7
Muhammad Fuad AnshoriAffiliation unknown6
Nurlina KasimAffiliation unknown6
Amir YassiAffiliation unknown6
Nasaruddin .Affiliation unknown5
Astina TambungAffiliation unknown5
KaimuddinAffiliation unknown5
Muh RiadiAffiliation unknown5
Muh. Farid BDRAffiliation unknown4
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown4
Abdul MollahAffiliation unknown4
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown4
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown3
Hatta JamilAffiliation unknown3
Yunus MusaAffiliation unknown3
Muh. FaridAffiliation unknown3
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown3
Rinaldi SjahrilAffiliation unknown3
Rizza Nurul ApriliaAffiliation unknown2
Sakka PatiHasanuddin University2
Ahmad Fauzan AdzimaAffiliation unknown2
Amin NurAffiliation unknown2
Amirullah DachlanAffiliation unknown2
Rusnadi PadjungAffiliation unknown2
Andry SAffiliation unknown1
Devi TrianaAffiliation unknown1
Rivananda RivanandaAffiliation unknown1
Ari Nur Muhammad QadriAffiliation unknown1
BidasariAffiliation unknown1
Muhammad SauqiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENERAPAN TRASHPONIC DALAM PENGELOLAAN LORONG GARDEN (LONGGAR) DI KOTA MAKASSAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Iswoyo, Hari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, Ifayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dermawan, Rahmansyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok mitra dalam pengelolaan lorong garden (LONGGAR) berbasis trashponic. Konsep trashponic sebagai alternatif untuk menjawab masalah penghijauan lorong yang memiliki lahan terbatas dimana penanaman dapat dilakukan dengan menggunakan kompos atau pupuk organik cair (POC) yang terbuat dari sampah organik. Selain itu, sampah anorganik dapat dimanfaatkan sebagai wadah penanaman. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan dengan materi konsep dasar trashponic, pembuatan kompos dan POC serta perakitan instalasi hidroponik sederhana berbahan dasar barang bekas. Metode yang diterapkan untuk mencapai luaran seperti meningkatnya pengetahuan kelompok mitra dalam penataan dan pengelolaan LONGGAR berbasis trashponic serta potensi pemanfaatan sampah organik sebagai media tanam dan pupuk dalam bentuk kompos dan POC. Selain itu diharapkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam membuat instalasi hidroponik sederhana berbahan dasar barang bekas dari sampah anorganik.Dari kegiatan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa konsep trashponic mendapat sambutan yang baik dari warga dalam pengelolaan dan penataan LONGGAR di lingkungan pemukiman warga. Bahan dasar yang digunakan dalam sistem trashponic merupakan bahan sisa yang mudah ditemukan dan sudah tidak lagi dipergunakan oleh warga. Dengan demikian selain dapat mewujudkan tujuan program LONGGAR dalam menciptakan lingkungan yang asri, indah, nyaman dan sehat, penerapan sistem trashponic pada pengelolaan LONGGAR ini juga dapat membantu mengurangi permasalahan sampah di perkotaan.  Kata kunci: trashponic, hidroponik, lorong garden, sampah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2017-08-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/2185</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v1i1.2185</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015; 1-12</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/2185/1205</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
</oai_dc:dc>