Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI PRODUK BERDAYA GUNA

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 1 No. 2 (2017) · pp. 123–133

DOI
10.20956/jdp.v1i2.2196
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2017-08-02
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en

Abstract

Sampah anorganik lebih sulit ditangani dibandingkan sampah organik karena sampah anorganik terutama kaleng dan plastik sulit terurai secara biologis oleh alam. Sampah anorganik dapat dimanfaatkan menjadi produk berdaya guna. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk berdaya guna. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pembelajaran partisipatif dengan kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, dan kunjungan studi banding. Mitra kegiatan ini adalah kelompok rumah tangga binaan Yayasan Aminuddin Salle dan kelompok guru SDI Al-Azhar 34 yang keduanya berlokasi di Kota Makassar. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi mengenai sampah anorganik mencakup jenis, lama penguraian, cara pengelolaan, contoh produk, dan cara pembuatan. Kegiatan pelatihan dilakukan berupa praktek pembuatan produk berdaya guna yang dibuat dari kertas koran, botol minuman, kemasan sabun, dan kain bekas. Produk yang dipraktekkan adalah tempat pensil, tempat peralatan makan, tas dari gelas minuman, dan perhiasan bros-bros cantik. Kunjungan studi banding dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai peluang kewirausahaan produk dari sampah anorganik. Dari kegiatan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kelompok mitra telah berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk berdaya guna karena dari sampah dapat dibuat produk yang menarik dan layak dijual. Kata kunci: pemanfaatan, produk berdaya guna, sampah anorganik

Collaboration network of the authors

40 authors · 280 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hari IswoyoAffiliation unknown26
Tigin DariatiAffiliation unknown25
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown22
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown21
Nurfaida NurfaidaAffiliation unknown12
Muhammad FariedAffiliation unknown9
Nuniek WidiayaniAffiliation unknown9
Elkawakib Syam'unAffiliation unknown7
Nasaruddin .Affiliation unknown7
Astina TambungAffiliation unknown6
Muhammad Fuad AnshoriAffiliation unknown5
Muh. Farid BDRAffiliation unknown5
Feranita HaringAffiliation unknown5
Amir YassiAffiliation unknown5
Muh. FariedAffiliation unknown4
Abdul MollahAffiliation unknown4
Hatta JamilAffiliation unknown4
Nurlina KasimAffiliation unknown3
Rizza Nurul ApriliaAffiliation unknown3
Abdul Mollah JayaAffiliation unknown3
Muh RiadiAffiliation unknown3
Amirullah DachlanAffiliation unknown3
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown2
Sakka PatiHasanuddin University2
Yunus MusaAffiliation unknown2
Muh. FaridAffiliation unknown2
Ahmad Fauzan AdzimaAffiliation unknown2
Amin NurAffiliation unknown2
Rafiuddin RafiuddinAffiliation unknown2
Pipi DiansariAffiliation unknown2
Muh. JayadiAffiliation unknown2
Sylvia SjamAffiliation unknown2
Ari Nur Muhammad QadriAffiliation unknown2
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown2
KaimuddinAffiliation unknown2
Muh. Farid BDRAffiliation unknown2
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI  PRODUK BERDAYA GUNA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ridwan, Ifayanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurfaida, .</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mantja, Katriani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sampah anorganik lebih sulit ditangani dibandingkan sampah organik karena sampah anorganik terutama kaleng dan plastik sulit terurai secara biologis oleh alam. Sampah anorganik dapat dimanfaatkan menjadi produk berdaya guna. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk berdaya guna. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pembelajaran partisipatif dengan kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan, dan kunjungan studi banding. Mitra kegiatan ini adalah kelompok rumah tangga binaan Yayasan Aminuddin Salle dan kelompok guru SDI Al-Azhar 34 yang keduanya berlokasi di Kota Makassar. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan penyampaian materi mengenai sampah anorganik mencakup jenis, lama penguraian, cara pengelolaan, contoh produk, dan cara pembuatan. Kegiatan pelatihan dilakukan berupa praktek pembuatan produk berdaya guna yang dibuat dari kertas koran, botol minuman, kemasan sabun, dan kain bekas. Produk yang dipraktekkan adalah tempat pensil, tempat peralatan makan, tas dari gelas minuman, dan perhiasan bros-bros cantik. Kunjungan studi banding dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai peluang kewirausahaan produk dari sampah anorganik. Dari kegiatan yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kelompok mitra telah berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk berdaya guna karena dari sampah dapat dibuat produk yang menarik dan layak dijual. Kata kunci: pemanfaatan, produk berdaya guna, sampah anorganik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2017-08-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/2196</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v1i2.2196</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016; 123-133</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/2196/1216</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
</oai_dc:dc>