Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KADER POSYANDU HARI INI: URGENSI PENYEGARAN KADER DI DESA POPO KABUPATEN TAKALAR

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 4 No. VEMBER (2018) · pp. 148–154

DOI
10.20956/jdp.v4iK.5423
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2018-11-20
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en

Abstract

Kader merupakan pilar utama penggerak pembangunan kesehatan ibu dan anak di suatu wilayah. Salah satu perannya adalah menyediakan data faktual kondisi sasaran melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat kemampuan kader Posyandu di Desa Popo dalam menggunakan SIP dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Kegiatan ini difasilitasi oleh Mahasiswa KKN – PPM gelombang 99 Universitas Hasanuddin pada bulan Juli 2018. Jumlah kader Posyandu yang hadir mencapai 17 orang dari lima dusun yang ada di Desa Popo. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pemaparan materi mengenai SIP dan KIA, simulasi pengisian SIP dan grafik pertumbuhan anak, dan diskusi kelompok terarah. Bidan desa hadir di kegiatan ini sebagai informan kunci. Terdapat 11,8% yang telah bekerja selama lebih dari 20 tahun, 70,6% dengan masa tugas lebih dari 10 tahun, dan hanya 17,6% yang baru 10 tahun terakhir menjadi kader. Hasil dari kegiatan ini adalah hanya 6% kader Posyandu yang pernah mengisi SIP, dan hanya 47,1% kader yang tahu menentukan usia anak pada KMS. Selain itu, hanya 11,8% yang dapat menentikan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan. Setelah pelaksanaan kegiatan, 100% kader dapat mengisi SIP, 94% kader dapat menentukan usia dan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan anak. Baik kader maupun Bidan Desa menganggap bahwa pelatihan ataupun penyegaran kader Posyandu sangat penting terutama dalam meningkatkan keterampilan pencatatan dan pelaporan di Desa. Lama kerja kader tidak menentukan keterampilan kader dalam mengisi SIP dan buku KIA. Pemerintah daerah Kabupaten Takalar perlu melakukan penyegaran kader sebagai upaya untuk meningkatkan performa kader dalam bekerja. Kata kunci: kader, Posyandu, bidan desa, Puskesmas, kesehatan ibu dan anak

Collaboration network of the authors

40 authors · 131 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Healthy HidayantyAffiliation unknown2
Aminuddin SyamAffiliation unknown2
Abdul SalamInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown1
Yahya ThamrinAffiliation unknown1
Muhammad Rum RahimAffiliation unknown1
Nurul Mawaddah SyafitriAffiliation unknown1
Jumriani AnsarAffiliation unknown1
Lalu MuhammadAffiliation unknown1
Jumriani JumrianiAffiliation unknown1
Suriah SuriahAffiliation unknown1
Syamsiar S. RussengAffiliation unknown1
Masyitha MuisAffiliation unknown1
Lalu Muhammad SalehAffiliation unknown1
Alfiah Ashila AchmadAffiliation unknown1
Devintha ViraniAffiliation unknown1
Nur Aizah GianAffiliation unknown1
Nurzakiah HasanAffiliation unknown1
Alifah Tasya KhaerunnisaAffiliation unknown1
Nurhaedar JafarAffiliation unknown1
Rahayu IndriasariAffiliation unknown1
Yessy KurniatiAffiliation unknown1
Hasrullah HasrullahAffiliation unknown1
Ashifa CahyaniAffiliation unknown1
Muh. Ichsan PutrayaniAffiliation unknown1
Muh. ErsyanAffiliation unknown1
Tita Aulia S.Affiliation unknown1
SyarifuddinAffiliation unknown1
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown1
NurfaidaAffiliation unknown1
Cri Wahyuni Brahmi YantiAffiliation unknown1
Tigin DariatiAffiliation unknown1
Abdul Razak ThahaAffiliation unknown1
Dodik BriawanAffiliation unknown1
Drajat MartiantoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KADER POSYANDU HARI INI: URGENSI PENYEGARAN KADER DI DESA POPO KABUPATEN TAKALAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Arundhana, Andi Imam</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jaya, Abdul Mollah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rachmat, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Ulfa, Nadia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Turisno, Natasha Tessalonica</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kader merupakan pilar utama penggerak pembangunan kesehatan ibu dan anak di suatu wilayah. Salah satu perannya adalah menyediakan data faktual kondisi sasaran melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat kemampuan kader Posyandu di Desa Popo dalam menggunakan SIP dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA). Kegiatan ini difasilitasi oleh Mahasiswa KKN – PPM gelombang 99 Universitas Hasanuddin pada bulan Juli 2018. Jumlah kader Posyandu yang hadir mencapai 17 orang dari lima dusun yang ada di Desa Popo. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pemaparan materi mengenai SIP dan KIA, simulasi pengisian SIP dan grafik pertumbuhan anak, dan diskusi kelompok terarah. Bidan desa hadir di kegiatan ini sebagai informan kunci. Terdapat 11,8% yang telah bekerja selama lebih dari 20 tahun, 70,6% dengan masa tugas lebih dari 10 tahun, dan hanya 17,6% yang baru 10 tahun terakhir menjadi kader. Hasil dari kegiatan ini adalah hanya 6% kader Posyandu yang pernah mengisi SIP, dan hanya 47,1% kader yang tahu menentukan usia anak pada KMS. Selain itu, hanya 11,8% yang dapat menentikan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan. Setelah pelaksanaan kegiatan, 100% kader dapat mengisi SIP, 94% kader dapat menentukan usia dan status gizi berdasarkan grafik pertumbuhan anak. Baik kader maupun Bidan Desa menganggap bahwa pelatihan ataupun penyegaran kader Posyandu sangat penting terutama dalam meningkatkan keterampilan pencatatan dan pelaporan di Desa. Lama kerja kader tidak menentukan keterampilan kader dalam mengisi SIP dan buku KIA. Pemerintah daerah Kabupaten Takalar perlu melakukan penyegaran kader sebagai upaya untuk meningkatkan performa kader dalam bekerja. Kata kunci: kader, Posyandu, bidan desa, Puskesmas, kesehatan ibu dan anak</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2018-11-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/5423</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v4iK.5423</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018; 148-154</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/5423/2944</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2018 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
</oai_dc:dc>