Jurnal
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI SIPATUO SIPATOKKONG DAN MEKAR DALAM PENINGKATAN KETERSEDIAAN BENIH DAN PRODUKTIVITAS PADI DI KECAMATAN SIBULUE KABUPATEN BONE
Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 4 No. VEMBER (2018) · pp. 161–173
- ISSN
- 2528-3219, 2460-8173
- Published
- 2018-11-20
- Publisher
- Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
- Language
- en
Abstract
Perbenihan padi merupakan salah satu usaha agribisnis yang dapat dikelola oleh kelompok tani untuk memenuhi kebutuhan benih padi secara mandiri. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra kelompok tani adalah terbatasnya benih unggul dan pupuk pada saat tanam, maka petani lebih dominan menggunakan benih yang diproduksi sendiri dengan pemupukan yang terlambat dan dosis rendah. Hal tersebut menyebabkan produktivitas yang diperoleh hanya 50% dari potensi yang seharusnya diperoleh (7-8 ton/ha). Kegiatan ini membina kelompok tani menjadi penangkar benih sehingga mampu memproduksi benih unggul secara mandiri, sekaligus mendorong menjadi calon wirausaha baru, melatih petani mengolah limbah organik yang tersedia secar lokal (jerami, limbah ternak, limbah buah-buahan) menjadi pupuk kompos, pupuk cair/ biopestisida, memperbaiki sistem tanam dari hambur menjadi jajar legowo melalui demplot perbenihan untuk mengefisienkan penggunaan benih dan menghindari serangan hama tikus, serta melakukan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Kegiatan berlangsung selama 5 bulan sejak Juli sampai November 2018 di Desa Mabbiring, Kecamatan SibuluE, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan produksi pupuk kompos, produksi pupuk cair dan biopestisida dari limbah tanaman dan ternak, pelatihan perbenihan padi (teknik pengujian daya kecambah), serta demplot perbenihan Jagung hibrida melalui produksi benih dari penanaman, pemeliharaan, panen, dan pasca panen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kelompok tani yang dibina sudah mampu memproduksi Mikroorganisme lokal (MOL) yang dapat digunakan sebagai decomposer dalam memproduksi pupuk kompos. Kelompok tani yang dibina sudah mampu memproduksi Mikroorganisme lokal sebagai pupuk cair dan biopestida. Minat kelompok tani dalam berusaha tani padi semakin meningkat dengan kemampuan memproduksi benih padi sebagai usaha komersial. Kemampuan UMKM memproduksi kompos, pupuk cair, biopestida dan benih padi, keuntungan petani melalui perbenihan padi meningkat dua kali lipat (Rp.27.000.000ha) dibandingkan dengan produksi jagung pakan (Rp.16.000.000/ha), serta tambahan pendapatan melalui penjualan kompos Rp.750/kg dan pupuk cair/biopestisida Rp.8000/liter. Kata Kunci: Perbenihan padi, kompos, pupuk cair dan biopestisida.
Collaboration network of the authors
40 authors · 170 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Hasanuddin University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Ifayanti Ridwan | Affiliation unknown | 8 |
| Muhammad Fuad Anshori | Affiliation unknown | 6 |
| Muh. Farid BDR | Affiliation unknown | 5 |
| Muh. Farid BDR | Affiliation unknown | 4 |
| Hari Iswoyo | Affiliation unknown | 3 |
| Hatta Jamil | Affiliation unknown | 3 |
| Abd. Haris Bahrun | Affiliation unknown | 2 |
| Katriani Mantja | Affiliation unknown | 2 |
| Achmad Kautsar Baharuddin | Affiliation unknown | 2 |
| Kaimuddin | Affiliation unknown | 2 |
| Rafiuddin | Affiliation unknown | 2 |
| Tigin Dariati | Affiliation unknown | 2 |
| Amir Yassi | Affiliation unknown | 2 |
| Ade Rosmana | Affiliation unknown | 2 |
| Ismail Mustafa | Affiliation unknown | 2 |
| Sakka Pati | Hasanuddin University | 2 |
| Nursini | Affiliation unknown | 2 |
| Amin Nur | Affiliation unknown | 2 |
| La Masi | Affiliation unknown | 1 |
| Saleh & | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmaniah HM | Affiliation unknown | 1 |
| Rahim Darma | Affiliation unknown | 1 |
| Peni Agustiyanto | Affiliation unknown | 1 |
| Marwan Yani Kamsurya | Affiliation unknown | 1 |
| Eymal B Demmallino | Affiliation unknown | 1 |
| Baharuddin Patandjengi | Affiliation unknown | 1 |
| Khoirurrosi | Affiliation unknown | 1 |
| Chita Vionanda | Affiliation unknown | 1 |
| Rizza Nurul Aprilia | Affiliation unknown | 1 |
| Faradillah Yakub | Affiliation unknown | 1 |
| Rusnadi Padjung | Affiliation unknown | 1 |
| Arfina Shalsabila | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Mollah Jaya | Affiliation unknown | 1 |
| Nurfaida | Affiliation unknown | 1 |
| Cri Wahyuni Brahmi Yanti | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Mollah | Affiliation unknown | 1 |
| Nandi K. Sukendar | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.