Jurnal
PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENINGKATAN AKSES PEMASARAN DAN PROMOSI TREND BISNIS KOPI SPESIALTI BAWAKARAENG
Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 4 No. VEMBER (2018) · pp. 174–182
- ISSN
- 2528-3219, 2460-8173
- Published
- 2018-11-20
- Publisher
- Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
- Language
- en
Abstract
Kopi spesialti (specialty coffee) adalah kopi yang memiliki citarasa enak, berciri rasa khas dan unik yang biasanya diberi nama sesuai daerah asal kopi tersebut diproduksi Kopi spesialti biasanya dihasilkan dari varietas tertentu dan berasal dari kawasan geografis tertentu Contoh Popayan coffee (Colombia), Blue Mountain Coffee (Jamaica), Toraja coffee, Mandheling coffee, Bali Kintamani coffee, Gayo Mountain coffee, Java coffee, dll. Sulawesi Selatan merupakan sentra pertanaman kopi terutama di Kabupaten Tana Toraja dan kawasan Bawakaraeng, yakni Kabupaten Gowa, Sinjai, Jeneponto, Bulukumba, dan Bantaeng. Perkembangan kopi spesialti yang trend saat ini perlu didukung teknologi dan sarana pascapanen yang sesuai serta promosi dan pemasaran yang jelas. Dengan demikian petani mendapatkan manfaat lebih serta jaminan pasar untuk membangun industri agribisnis kopi speasialti yang berkelanjutan. Pengembangan kopi spesialti ini dirancang dalam bentuk kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) pembelajaran pemberdayaan masyarakat dengan pola pendekatan berbasis teknologi budidaya berkelanjutan, serta industri pengolahan pascapanen yang memamai secara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Program dilaksanakan dalam bentuk festival aneka produk kopi spesialti dari on farm dan off farm dengan melibatkan kelompok tani dan pelaku industri olahan kopi yang berasal dari masyarakat Kawasan Gunung Bawakaraeng. Kegiatan berlangsung di sentra bisnis Pasar Wisata Malino Kabupaten Gowa, Propinsi Sulawesi Selatan. Festival ini memperluas akses pasar dan promosi kopi spesialti Bawakaraeng. Melalui KKN PPM ini diharapkan masyarakat kawasan pegunungan Bawakaraeng mampu mengembangkan agroindustri kopi specialti bawakaraeng sebagai Brand kopi selanjutnya yang terkenal di mata dunia dan menjadi sumber perekonomian bagi masyarakat di pedesaan. Kata kunci: Kopi spesialti, bawakaraeng, cita rasa, festival, agribisnis, pemberdayaan.
Collaboration network of the authors
25 authors · 64 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Tigin Dariati | Affiliation unknown | 3 |
| Hari Iswoyo | Affiliation unknown | 2 |
| Abdul Mollah Jaya | Affiliation unknown | 2 |
| Gagaring Pagalung | Affiliation unknown | 1 |
| Anniza Lahar | Affiliation unknown | 1 |
| Amiruddin - | Affiliation unknown | 1 |
| Alimuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Ashary | Affiliation unknown | 1 |
| Hasrullah Hasrullah | Affiliation unknown | 1 |
| Ashifa Cahyani | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Ichsan Putrayani | Affiliation unknown | 1 |
| Muh. Ersyan | Affiliation unknown | 1 |
| Tita Aulia S. | Affiliation unknown | 1 |
| Ifayanti Ridwan | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmansyah Dermawan | Affiliation unknown | 1 |
| . Fahrul | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Rachmat | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Imam Arundhana | Affiliation unknown | 1 |
| Nadia Ulfa | Affiliation unknown | 1 |
| Natasha Tessalonica Turisno | Affiliation unknown | 1 |
| Nurfaida | Affiliation unknown | 1 |
| Cri Wahyuni Brahmi Yanti | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.