Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGEMBANGAN USAHA KUE KHAS BUGIS ‘BARUASA’ DI KABUPATEN SINJAI

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 4 No. 2 (2019) · pp. 192–197

DOI
10.20956/jdp.v4i2.7421
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2019-08-27
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en

Abstract

Salah satu jenis pangan tradisional khas bugis Sulawesi Selatan yang di Produksi di Kabupaten Sinjai adalah “Kue Baruasa” dengan dua pilihan rasa yaitu rasa Gula pasir dan Gula merah (Aren). Adapun kelemahan tidak mengandung gluten, rasa yang tidak konsisten dan kemasan yang tidak aseptabel yaitu menggunakan kemasan plastik bening dengan tebal 0,3 -0,5 mm atau plastik mika tanpa lebel dan Identitas dari badan kompoten seperti dari Dinas Kesehatan membuat kue ini menjadi kurang diminati konsumen. Sehingga, tujuan program IbM ini yaitu 1) meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat untuk pegembangkan kualitas produk kue khas baruasa dengan penambahan tepung rumput laut melalui edukasi dan pelatihan, 2) Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan tepung rumput laut, 3) menentukan masa kardaluarsa kue khas baruasa, dan 4) memberikan informasi tentang strategi pemasan kue khas baruasa. Program IbM yang telah dilaksanakan menghasilkan luaran dari kedua Mitra, berupa tekstur dari Kue Khas Bugis “Baruasa” yang dihasilkan tidak mudah hancur, karena tepung rumput laut mengandung karaginofit yang mengikat bahan lainnya, penggunaan kemasan primer yaitu jenis plastik PP dengan ketebalan 0,75 -0,10 mm, yang dilengkapi kemasan sekunder dari karton yang dimodifikasi dengan plastik bening agar produk dapat terlihat dari luar dan masa kardaluarsa kue khas baruasa yaitu 6 bulan setelah produksi. Adapun produk kue baruasa ini telah dilengkapi dengan izin dari Dinas Kesehatan (PIRT) yaitu P-IRT. No. 2067307060211-22.Kata Kunci: Euchema cotoni, makanan tradisional, tepung rumput laut

Collaboration network of the authors

12 authors · 25 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mita Gebriella IntheAffiliation unknown1
Mursida MursidaAffiliation unknown1
Andi SantiAffiliation unknown1
Fifi ArfiniAffiliation unknown1
Adilham AdilhamAffiliation unknown1
. ZaimarAffiliation unknown1
Alima B. AbdullahAffiliation unknown1
RusliAffiliation unknown1
Muh Kasim KasimAffiliation unknown1
Sri Wahyuni FirmanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGEMBANGAN USAHA KUE KHAS BUGIS ‘BARUASA’ DI KABUPATEN SINJAI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fattah, Nurlaeli</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saleh, Rahmawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Salah satu jenis pangan tradisional khas bugis Sulawesi Selatan yang di Produksi di Kabupaten Sinjai adalah “Kue Baruasa” dengan dua pilihan rasa yaitu rasa Gula pasir dan Gula merah (Aren). Adapun kelemahan tidak mengandung gluten, rasa yang tidak konsisten dan kemasan yang tidak aseptabel yaitu menggunakan kemasan plastik bening dengan tebal 0,3 -0,5 mm atau plastik mika tanpa lebel dan Identitas dari badan kompoten seperti dari Dinas Kesehatan membuat kue ini menjadi kurang diminati konsumen. Sehingga, tujuan program IbM ini yaitu 1) meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat untuk pegembangkan kualitas produk kue khas baruasa dengan penambahan tepung rumput laut melalui edukasi dan pelatihan, 2) Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan tepung rumput laut, 3) menentukan masa kardaluarsa kue khas baruasa, dan 4) memberikan informasi tentang strategi pemasan kue khas baruasa. Program IbM yang telah dilaksanakan menghasilkan luaran dari kedua Mitra, berupa tekstur dari Kue Khas Bugis “Baruasa” yang dihasilkan tidak mudah hancur, karena tepung rumput laut mengandung karaginofit yang mengikat bahan lainnya, penggunaan kemasan primer yaitu jenis plastik PP dengan ketebalan 0,75 -0,10 mm, yang dilengkapi kemasan sekunder dari karton yang dimodifikasi dengan plastik bening agar produk dapat terlihat dari luar dan masa kardaluarsa kue khas baruasa yaitu 6 bulan setelah produksi. Adapun produk kue baruasa ini telah dilengkapi dengan izin dari Dinas Kesehatan (PIRT) yaitu P-IRT. No. 2067307060211-22.Kata Kunci : Euchema cotoni, makanan tradisional, tepung rumput laut</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2019-08-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/7421</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v4i2.7421</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019; 192-197</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/7421/4049</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
</oai_dc:dc>