Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PRODUKSI BENIH JAGUNG HIBRIDA MENGGUNAKAN SISTEM TANAM TANPA OLAH TANAH (TOT)

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 5 No. 1 (2019) · pp. 49–56

DOI
10.20956/jdp.v5i1.8122
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2019-10-31
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en

Abstract

ABSTRAKJagung merupakan komoditas kedua setelah padi dengan daya adaptasi yang cukup luas sehingga dapat ditanam di lahan lahan kering, sawah tadah hujan dan sawah irigasi. Kegiatan produksi benih jagung sebagai salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produksi jagung dapat dilakukan di sawah tadah hujan. Budidaya jagung untuk produksi benih di sawah tadah hujan dapat dilakukan dengan menerapkan sistem tanam tanpa olah tanah. Kegiatan produksi benih jagung hibrida dengan sistem tanam tanpa olah tanah (TOT) bertujuan untuk: mempercepat waktu tanam jagung setelah panen padi sehingga sisa air tanah dapat dimanfaatkan untuk pertumbuhan tanaman jagung dan mengurangi biaya pengolahan. Metode pelaksanaan meliputi: 1) persiapan benih induk; 2) Persiapan lahan; 3) Penanaman; 4) Pemeliharaan tanaman; 5) Roguing; 6) Detaselling; 7) Pengecekan black layer; 8) Panen dan pasca panen. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Penerapan sistem tanam tanpa olah tanah (TOT) dalam memproduksi benih jagung hibrida pada sawah tadah hujan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200, mempercepat waktu tanam serta dapat memanfaatkan sisa air tanah sehingga mengurangi biaya pengolahan lahan.Kata kunci: Black layer, detaselling, metalaxyl, roguing. ABSTRACTCorn is the second commodity after rice with sufficient adaptability so that it can be planted in dry land, rainfed and irrigated fields. Corn seed production activities as an effort to support increased corn production can be done in rainfed rice fields. Corn cultivation for seed production in rainfed rice fields can be done by implementing a no tillage planting system. Hybrid corn seed production activities with a no tillage planting system (TOT) aim to: speed up the time of planting corn after the rice harvest so that the remaining ground water can be utilized for the growth of corn plants and reduce processing costs. The method of implementation includes: 1) preparation of the parent seed; 2) Land preparation; 3) Planting; 4) Plant maintenance; 5) Roguing; 6) Detasseling; 7) Black layer checking; 8) Harvest and post-harvest. The results of this activity show that the adoption of a no tillage planting system in producing hybrid corn seeds in rainfed rice fields can increase the cropping index from IP 100 to IP 200, speed up planting time and be able to utilize the residual ground water thereby reducing land management costs.Keywords: Black layer, detaselling, metalaxyl, roguing.

Collaboration network of the authors

25 authors · 74 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rohana RohanaAffiliation unknown3
Andi Rahayu AnwarAffiliation unknown3
Asriyanti SyarifAffiliation unknown3
Iradhatullah RahimAffiliation unknown2
Aris Nur Qadar Ar RazakInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ahmadi AhmadiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Marhamah NadirAffiliation unknown1
Sartika LabanAffiliation unknown1
Dewi SartikaSunan Gunung Djati State Islamic University Bandung1
Amanda FirmansyahAffiliation unknown1
Sitti ArwatiAffiliation unknown1
Reni FatmasariAffiliation unknown1
. SyamsiahAffiliation unknown1
Aidil AkbarAffiliation unknown1
Juliani IbrahimAffiliation unknown1
Burhanuddin BurhanuddinAffiliation unknown1
Husna LatifahAffiliation unknown1
Nanda SafiraAffiliation unknown1
Muhammad SyahrirAffiliation unknown1
Selfi AmandiraAffiliation unknown1
Ilhamsyah AidinAffiliation unknown1
Sukma SyafarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PRODUKSI BENIH JAGUNG HIBRIDA MENGGUNAKAN SISTEM TANAM TANPA OLAH TANAH (TOT)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsia, Syamsia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Idhan, Abubakar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kasifah, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">ABSTRAKJagung merupakan komoditas kedua setelah padi dengan daya adaptasi yang cukup luas sehingga dapat ditanam di lahan lahan kering, sawah tadah hujan dan sawah irigasi. Kegiatan produksi benih jagung sebagai salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produksi jagung dapat dilakukan di sawah tadah hujan. Budidaya jagung untuk produksi benih di sawah tadah hujan dapat dilakukan dengan menerapkan sistem tanam tanpa olah tanah. Kegiatan produksi benih jagung hibrida dengan sistem tanam tanpa olah tanah (TOT) bertujuan untuk: mempercepat waktu tanam jagung setelah panen padi sehingga sisa air tanah dapat dimanfaatkan untuk pertumbuhan tanaman jagung dan mengurangi biaya pengolahan. Metode pelaksanaan meliputi: 1) persiapan benih induk; 2) Persiapan lahan; 3) Penanaman;  4) Pemeliharaan tanaman;                5) Roguing;  6) Detaselling; 7) Pengecekan black layer ; 8) Panen dan pasca panen. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Penerapan sistem tanam tanpa olah tanah (TOT) dalam memproduksi benih jagung hibrida pada sawah tadah hujan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200, mempercepat waktu tanam serta dapat memanfaatkan sisa air tanah sehingga mengurangi biaya pengolahan lahan.Kata kunci: Black layer, detaselling, metalaxyl, roguing. ABSTRACTCorn is the second commodity after rice with sufficient adaptability so that it can be planted in dry land, rainfed and irrigated fields. Corn seed production activities as an effort to support increased corn production can be done in rainfed rice fields. Corn cultivation for seed production in rainfed rice fields can be done by implementing a no tillage planting system. Hybrid corn seed production activities with a no tillage planting system (TOT) aim to: speed up the time of planting corn after the rice harvest so that the remaining ground water can be utilized for the growth of corn plants and reduce processing costs. The method of implementation includes: 1) preparation of the parent seed; 2) Land preparation; 3) Planting; 4) Plant maintenance; 5) Roguing; 6) Detasseling; 7) Black layer checking; 8) Harvest and post-harvest. The results of this activity show that the adoption of a no tillage planting system in producing hybrid corn seeds in rainfed rice fields can increase the cropping index from IP 100 to IP 200, speed up planting time and be able to utilize the residual ground water thereby reducing land management costs.Keywords: Black layer, detaselling, metalaxyl, roguing.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2019-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/8122</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v5i1.8122</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019; 49-56</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/8122/4328</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2019 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
</oai_dc:dc>