Akses terbuka Jurnal
REVITALISASI PENANGANAN SAMPAH DI DESA SANUR KAJA, DENPASAR, BALI
Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 8 No. 1 (2022) · hlm. 19–28
- ISSN
- 2528-3219, 2460-8173
- Terbit
- 2022-10-17
- Penerbit
- Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
- Bahasa
- en
Abstrak
Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan memiliki permasalahan dalam kebersihan lingkungan terutama pengelolaan sampah yang kurang efektif karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan sampah. Padahal sampah-sampah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjadi produk yang bermanfaat seperti pupuk kompos. Disamping itu, Desa Sanur Kaja memiliki tempat pengolahan sampah bernama Depo Cemara namun pelaksanaannya kurang optimal karena pengelolaan sampah pada sumbernya belum terlaksana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat melakukan pemilahan sampah, mensosialisasikan peran bank sampah, dan mengoptimalkan peran bank sampah. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan ini adalah observasi, penyebaran kuesioner, sosialisasi, edukasi, dan praktik. Mitra kegiatan abdimas ini adalah pengelola Depo Cemara – pusat pengolahan sampah dan para stakeholder desa. Dengan dilaksanakannya kegiatan abdimas ini, pemahaman masyarakat akan manfaat pemilahan sampah meningkat; masyarakat dapat mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan menjual sampah anorganik melalui bank sampah. Dengan demikian, peran bank sampah menjadi lebih optimal. Kegiatan abdimas ini juga mampu meningkatkan pengetahuan dalam pengelolaan dan pengolahan sampah sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman. Program abdimas sejenis diharapkan dapat dilakukan pula pada lokasi berbeda untuk menunjang kelestarian lingkungan, disamping dapat membantu perekonomian masyarakat. Kata kunci: Pemilahan sampah, Pupuk kompos, Revitalisasi, Bank sampah. ABSTRACT Sanur Kaja Village, South Denpasar District has waste management issue which is less effective due to lack of public awareness in waste sorting. The waste in fact can be used to become useful products such as compost. Sanur Kaja Village has a waste processing site called Depo Cemara. However, its operation is not optimal due to lack of waste management at the source. This community service activity was carried out with the aim of increasing public awareness of the benefits of sorting waste, socializing the role of waste banks, and optimizing the role of waste banks. The methods used to achieve the objectives of this activity were observation, questionnaire distribution, sharing information, education, and practice. The partners of this ommunity service activity are the managers of the Cemara Depo – the waste management center - and village stakeholders. With the implementation of this community service activity, the public's understanding of the benefits of waste sorting increases; people can process organic waste into compost and sell inorganic waste through waste banks. Thus, the role of the waste bank becomes more optimal. This community service activity is also able to increase knowledge in waste management and processing so that the environment becomes cleaner and more comfortable. It is expected that a similar service program can be carried out in different locations to support environmental sustainability, as well as to help the community's economy. Keywords: Waste sorting, Composting, Revitalization, Waste bank.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
30 penulis · 57 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ni Made Sepiyentia Angdwia Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni Wayan Eka Puspitaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni Made Prilia Suyatmini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni Putu Ayu Wulan Purnama Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni Luh Yogiswari Ananda Laksmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| A.A.Ngr.Eddy Supriyadinata Gorda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ida Ayu Oka Martini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I Made Bagus Lawa Pradnyanthya Wartika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anak Agung Putu Putra Mahendra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I Putu Andi Wirawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I Nengah Wirsa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Komang Adi Tresna Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I Kadek Agus Windu Adi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ida Bagus Teja Pramana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Made Mulyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Charles Triyono Mula | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| A.A.A. Ngr. Sri Rahayu Gorda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ketut Elly Sutrisni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dewa Ayu Made Sinyoritha Anantha Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kenny Adinata Gumi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardell Hugo Gunawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bella Aulia Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Santi Setiari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Billy Sarchan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yulia Rosita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| I Made Chandra Mandira | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ni Putu Budiadnyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Octavia Nur A’isyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.