Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PEMANFAATAN LIMBAH HASIL PENEBANGAN POHON KARET MENJADI CUKA KAYU

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 6 No. 2 (2021) · pp. 317–324

DOI
10.20956/jdp.v6i2.13502
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2021-08-22
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

tujui tanggal 25 Mei 2021 ABSTRAK Salah satu hutan tanaman yang dikembangkan di Sulawesi Selatan adalah di perkebunan karet PT. LONSUM di Kabupaten Bulukumba seluas 5.782 ha. Perusahaan perkebunan karet ini, selain menjadi produsen getah kayu juga memasok kayu bahan baku industri perkayuan sebagai kayu pertukangan (construction wood) dan kayu pulp (pulpwood). Tingginya limbah penebangan kayu karet yang terbuang percuma merupakan kendala dalam peningkatan produktivitas lahan. Pengembangan teknologi biopestisida merupakan solusi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi permasalahan masyarakat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat petani hutan juga meningkatkan pengetahuan dan keahlian masyarakat dalam pengendalian hama dan penyakit kayu karet melalui pengembangan biopestisida (cuka kayu) dari limbah-limbah perkebunan karet. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya alih teknologi sederhana pada masyarakat dalam pembuatan cuka kayu (biopestisida) dan timbulnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah kayu. Kata kunci: Limbah, cuka karet, petani hutan. ABSTRACT One of the plantations developed in South Sulawesi is the rubber plantation of PT LONSUM in Bulukumba Regency, covering an area of 5,782 ha. This rubber plantation company, apart from being a wood sap producer, also supplies woods as raw material for the timber industry as cost-construction wood and pulpwood. The high waste of rubber logging that is wasted is an obstacle to increasing land productivity. The development of biopesticide technology is a solution that can be developed to overcome community problems. This community service aimed to empowering forest farming communities, also to increase community knowledge and expertise in controlling pests and diseases of rubber wood through the development of biopesticides (wood vinegar) from rubber plantation wastes. The results of this activity indicate the existence of simple technology transfer to the community in making wood vinegar (biopesticide) and the emergence of public understanding and awareness of the importance of wood waste management. Keywords: Waste, rubber vinegar, forest farmers.

Keywords

Collaboration network of the authors

24 authors · 63 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Aman YamanAffiliation unknown1
Fajar GunawanAffiliation unknown1
Harmonis RanteAffiliation unknown1
MujiatiAffiliation unknown1
Muh. TaufikAffiliation unknown1
Hariashari RahimAffiliation unknown1
Putu WijanggaAffiliation unknown1
Hasbi MarissanganAffiliation unknown1
SuryantoAffiliation unknown1
Hardiyanti HardiyantiAffiliation unknown1
Emban Ibnurusyd Mas'udAffiliation unknown1
Muh. Ichwan KadirAffiliation unknown1
Muh. TahnurAffiliation unknown1
Selamet RiyadiAffiliation unknown1
Irma SribiantiAffiliation unknown1
MuthaminnahAffiliation unknown1
M DaudAffiliation unknown1
NirwanaAffiliation unknown1
Andi Aziz AbdullahAffiliation unknown1
Ashar SardiawanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMANFAATAN LIMBAH HASIL PENEBANGAN POHON KARET MENJADI CUKA KAYU</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Latifah, Husnah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Daud, Muhammad </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Molo, Hasanuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sultan, .</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Limbah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Cuka karet</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Petani Hutan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">tujui tanggal 25 Mei 2021
 
ABSTRAK
Salah satu hutan tanaman yang dikembangkan di Sulawesi Selatan adalah di perkebunan karet PT. LONSUM di Kabupaten Bulukumba seluas 5.782 ha. Perusahaan perkebunan karet ini, selain menjadi produsen getah kayu juga memasok kayu bahan baku industri perkayuan sebagai kayu pertukangan (construction wood) dan kayu pulp (pulpwood). Tingginya limbah penebangan kayu karet yang terbuang percuma merupakan kendala dalam peningkatan produktivitas lahan. Pengembangan teknologi biopestisida merupakan solusi yang dapat dikembangkan untuk mengatasi permasalahan masyarakat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat petani hutan juga meningkatkan pengetahuan dan keahlian masyarakat dalam pengendalian hama dan penyakit kayu karet melalui pengembangan biopestisida (cuka kayu) dari limbah-limbah perkebunan karet. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya alih teknologi sederhana pada masyarakat dalam pembuatan cuka kayu (biopestisida) dan timbulnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah kayu.
Kata kunci: Limbah, cuka karet, petani hutan.
ABSTRACT
One of the plantations developed in South Sulawesi is the rubber plantation of PT LONSUM in Bulukumba Regency, covering an area of 5,782 ha. This rubber plantation company, apart from being a wood sap producer, also supplies woods as raw material for the timber industry as cost-construction wood and pulpwood. The high waste of rubber logging that is wasted is an obstacle to increasing land productivity. The development of biopesticide technology is a solution that can be developed to overcome community problems. This community service aimed to empowering forest farming communities, also to increase community knowledge and expertise in controlling pests and diseases of rubber wood through the development of biopesticides (wood vinegar) from rubber plantation wastes. The results of this activity indicate the existence of simple technology transfer to the community in making wood vinegar (biopesticide) and the emergence of public understanding and awareness of the importance of wood waste management.
Keywords: Waste, rubber vinegar, forest farmers.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2021-08-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/13502</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v6i2.13502</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021; 317-324</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/13502/6826</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2021 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>