Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA AENG BATU-BATU KABUPATEN TAKALAR MELALUI PENGOLAHAN NUGGET DAN BAKSO BERBASIS IKAN TENGGIRI

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 7 No. 2 (2022) · pp. 349–360

DOI
10.20956/jdp.v7i2.17904
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2022-06-02
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kabupaten Takalar yang memiliki potensi sumber daya perikanan cukup besar dengan total pencapaian sebesar 35,931 ton berdasarkan hasil data BPS Kabupaten Takalar 2017. Adapun komoditi unggul yang ada di Kabupaten Takalar khususnya yang ada di Desa Aeng Batu- Batu yaitu ikan laut. Pada saat ini masyarakat yang ada di Desa Aeng Batu-Batu hanya melakukan proses jual beli ikan laut tanpa melakukan pengolahan yang dapat meningkatkan nilai jual ikan tersebut. Dengan demikian, latar belakang dari permasalahan yang ada di Desa Aeng Batu-Batu yaitu kurangnya pemahaman mengenai mengolah hasil laut menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis tinggi. Oleh karena itu tujuan adanya program ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah bahan mentah ikan laut seperti ikan tenggiri menjadi pangan olahan, seperti nugget ikan dan bakso ikan yang bernilai ekonomis serta meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam berbisnis di dunia digital. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu pendekatan sosial dengan beberapa tahap pelaksanaan, yaitu tahap pra-pelaksanan, lalu tahap pelaksanaan dengan sosialisasi program serta beberapa kegiatan lainnya, dan tahap pasca-pelaksanaan dengan memonitoring dan memberikan pengenalan izin edar. Berdasarkan pelaksanaan program yang dilaksanakan di Desa Aeng Batu-Batu Kabupaten Takalar, maka dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Aeng Batu-Batu Kabupaten Takalar melalui pengolahan nugget dan bakso berbasis ikan tenggiri dapat terselesaikan 100% target pencapaian kegiatan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat juga berhasil meningkatkan pemahaman dilihat dari peningkatan nilai post-test, serta keterampilan ibu-ibu PKK Desa Aeng Batu Batu dalam mengolah hasil laut menjadi produk yang bernilai ekonomi dilihat dari respon panelis. Kata kunci: Pengabdian, Wirausaha, Produk olahan. ABSTRACT Takalar Regency which has the potential for fishery resources is quite large with a total achievement of 35,931 tons based on the results of BPS data from Takalar Regency 2017. The superior commodity in Takalar Regency, especially in Aeng Batu-Batu Village, is sea fish. At this time the people in Aeng Batu-Batu Village only carry out the process of buying and selling marine fish without processing which can increase the selling value of the fish. So that the background of the problems that exist in Aeng Batu-Batu Village is the lack of understanding about processing marine products into processed products of high economic value. Therefore, the purpose of this program is to increase public knowledge in processing raw marine fish such as mackerel into processed food, such as fish nuggets and fish balls that have economic value and increase public knowledge in doing business in the digital world. The methods used in this program are a social approach with several stages of implementation, namely the pre-implementation stage, then the implementation stage with the socialization of the program and several other activities, and the post-implementation stage by monitoring and providing introductions. Based on the implementation of the program implemented in Aeng Batu-Batu Village, Takalar Regency, it can be said that the empowerment of PKK women through processing nuggets and mackerel-based meatballs can open 100% of the target activities. Community empowerment activities have also succeeded in increasing understanding seen from the increase in post-test scores and the skills of PKK women in Aeng Batu Batu Village in processing marine products into products that are worthy of being assessed by panelists. Keywords: Devotion, Entrepreneurship, Processed products.

Keywords

Collaboration network of the authors

28 authors · 76 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi dan Sains Mandala
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi DirpanAffiliation unknown2
Amran LagaAffiliation unknown1
Laras BudyghifariAffiliation unknown1
Nandi K. SukendarAffiliation unknown1
Abdul WahidInstitut Teknologi dan Sains Mandala1
M. Chasyim HasaniAffiliation unknown1
Hamzah TahangAffiliation unknown1
Sutinah MadeAffiliation unknown1
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Sartika LabanAffiliation unknown1
Nurlaila AbdullahAffiliation unknown1
Mariyati BilangAffiliation unknown1
Mulyati Muhammad TahirAffiliation unknown1
Andi Nur Faidah RahmanAffiliation unknown1
Rindam LatiefAffiliation unknown1
Rusli Muhammad RukkaAffiliation unknown1
Asman AsmanAffiliation unknown1
BurhanuddinAffiliation unknown1
Baharuddin PatandjengiAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Abdul Haris BahrunAffiliation unknown1
Miftahul NurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA AENG BATU-BATU KABUPATEN TAKALAR MELALUI PENGOLAHAN NUGGET DAN BAKSO BERBASIS IKAN TENGGIRI</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Batara, Annisa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muflih, Muhammad Hanif </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Murti, Husnul Khatimah </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muhtar, Dian Islamia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salsabilah, Devita Tasha </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syarifuddin, Adiansyah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Pengabdian</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Wirausaha</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Produk olahan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kabupaten Takalar yang memiliki potensi sumber daya perikanan cukup besar dengan total pencapaian sebesar 35,931 ton berdasarkan hasil data BPS Kabupaten Takalar 2017. Adapun komoditi unggul yang ada di Kabupaten Takalar khususnya yang ada di Desa Aeng Batu- Batu yaitu ikan laut. Pada saat ini masyarakat yang ada di Desa Aeng Batu-Batu hanya melakukan proses jual beli ikan laut tanpa melakukan pengolahan yang dapat meningkatkan nilai jual ikan tersebut.  Dengan demikian, latar belakang dari permasalahan yang ada di Desa Aeng Batu-Batu yaitu kurangnya pemahaman mengenai mengolah hasil laut menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis tinggi. Oleh karena itu tujuan adanya program ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah bahan mentah ikan laut seperti ikan tenggiri menjadi pangan olahan, seperti nugget ikan dan bakso ikan yang bernilai ekonomis serta meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam berbisnis di dunia digital. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu pendekatan sosial dengan beberapa tahap pelaksanaan, yaitu tahap pra-pelaksanan, lalu tahap pelaksanaan dengan sosialisasi program serta beberapa kegiatan lainnya, dan tahap pasca-pelaksanaan dengan memonitoring dan memberikan pengenalan izin edar. Berdasarkan pelaksanaan program yang dilaksanakan di Desa Aeng Batu-Batu Kabupaten Takalar, maka dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Aeng Batu-Batu Kabupaten Takalar melalui pengolahan nugget dan bakso berbasis ikan tenggiri dapat terselesaikan 100% target pencapaian kegiatan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat juga berhasil meningkatkan pemahaman dilihat dari peningkatan nilai post-test, serta keterampilan ibu-ibu PKK Desa Aeng Batu Batu dalam mengolah hasil laut menjadi produk yang bernilai ekonomi dilihat dari respon panelis.
Kata kunci: Pengabdian, Wirausaha, Produk olahan.
ABSTRACT
Takalar Regency which has the potential for fishery resources is quite large with a total achievement of 35,931 tons based on the results of BPS data from Takalar Regency 2017. The superior commodity in Takalar Regency, especially in Aeng Batu-Batu Village, is sea fish. At this time the people in Aeng Batu-Batu Village only carry out the process of buying and selling marine fish without processing which can increase the selling value of the fish. So that the background of the problems that exist in Aeng Batu-Batu Village is the lack of understanding about processing marine products into processed products of high economic value. Therefore, the purpose of this program is to increase public knowledge in processing raw marine fish such as mackerel into processed food, such as fish nuggets and fish balls that have economic value and increase public knowledge in doing business in the digital world. The methods used in this program are a social approach with several stages of implementation, namely the pre-implementation stage, then the implementation stage with the socialization of the program and several other activities, and the post-implementation stage by monitoring and providing introductions. Based on the implementation of the program implemented in Aeng Batu-Batu Village, Takalar Regency, it can be said that the empowerment of PKK women through processing nuggets and mackerel-based meatballs can open 100% of the target activities. Community empowerment activities have also succeeded in increasing understanding seen from the increase in post-test scores and the skills of PKK women in Aeng Batu Batu Village in processing marine products into products that are worthy of being assessed by panelists.
Keywords: Devotion, Entrepreneurship, Processed products.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/17904</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v7i2.17904</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022; 349-360</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/17904/8212</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>