Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN KONSELING KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PASCA SALIN PADA KONSELOR DI RSKDIA FATIMAH: IMPROVEMENT OF LONG-TERM POST DELIVERY CONTRACEPTION COUNSELING KNOWLEDGE AND ABILITY COUNSELOR AT FATIMAH MOTHER AND CHILDREN HOSPITAL

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 8 No. 1 (2022) · pp. 51–61

DOI
10.20956/jdp.v8i1.20110
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2022-10-18
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Angka kematian ibu dan anak di Indonesia terutama di Sulawesi Selatan masih tinggi. Salah satu cara menurunkan angka kematian ibu adalah menjarangkan kehamilan dengan penggunaan kontrasepsi. Ibu pasca salin yang tidak menggunakan kontrasepsi berpotensi mengalami kehamilan dengan jarak sangat dekat, berkaitan dengan kehamilan berisiko dan kehamilan yang tidak diinginkan yang akan berkontribusi terhadap kematian ibu. Namun, sampai saat ini penggunaan kontrasepsi pasca salin masih rendah terutama untuk metode kontrasepsi jangka panjang. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018, cakupan pemakaian IUD sebesar 6,6% dan susuk sebesar 4,7%. Faktor yang menurunkan minat untuk memakai kontrasepsi adalah kurangnya pengetahuan akseptor mengenai kelebihan, efek samping, efektivitas dan efisiensi. Pelaksanaan konseling yang baik dengan penjelasan yang optimal dari konselor dapat mempengaruhi keputusan klien dalam menggunakan kontrasepsi. Tujuan dalam intervensi kegiatan in-house training ini adalah untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan dan kemampuan konselor mengenai konseling kontrasepsi jangka panjang pasca salin sebelum dan setelah dilakukannya in-house training. Tahapan berupa pretest, dilanjutkan dengan pemberian materi kemudian sesi tanya jawab, demonstrasi dan praktik pada model dan diakhir dengan posttest. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan tentang konseling kontrasepsi jangka panjang pasca salin adalah 3,51(0,51) dan tingkat kemampuan adalah 3,41(0,57) sebelum diberikan in-house training dan meningkat signifikan menjadi tingkat pengetahuan peserta adalah 4,70(0,47) dan untuk tingkat kemampuan adalah 4,59(0,50).setelah diberikan in-house training (p<0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan secara signifikan sebelum dan setelah dilakukan in-house training. Dampak dari kegiatan ini diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan kemampuan tenaga kesehatan sebagai konselor maka akan meningkatkan minat penggunaan kontrasepsi pasca salin. Kata kunci: Pengetahuan, Konseling, Kontrasepsi. ABSTRACT Maternal and child mortality rates in Indonesia, particularly in South Sulawesi, still high. Using contraception to space out pregnancies is one method of lowering maternal mortality. Post delivery mothers who do not use contraception are at risk of having very close pregnancies, which can lead to risky pregnancies and unwanted pregnancies, both of which contribute to maternal mortality. However, the use of postpartum contraception is still low, particularly for long-term contraceptive methods. According to Riskesdas 2018, IUD usage is covered at 6.6 percent and implants at 4.7 percent. Acceptors’s lack of knowledge about the benefits, side effects, effectiveness, and efficiency of contraception is one factor that reduces their interest in using it. A good counseling implementation with optimal explanation from the counselor can influence the client's decision to use contraception. The goal of this intervention was to assess counselors' knowledge and ability regarding long-term post delivery contraception counseling before and after the in-house training. The stages consist of a pretest, material distribution, a question and answer session, demonstration and practice on the model, and a posttest. The results showed that the level of knowledge about long-term postpartum contraceptive counseling was 3.51(0.51) and the level of ability was 3.41(0.57) before being given in-house training and a significant increase to the level of knowledge of participants was 4.70(0.47) and the ability level is 4.59(0.50) after being given in-house training (p0.05). These findings indicate that there is a significant increase in knowledge and skills before and after in-house training. The impact of this activity is expected to increase health workers' knowledge and ability as counselors, as well as interest in the use of postpartum contraception. Keywords: Knowledge, Counseling, Contraception.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 177 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Raharja
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syahruni SyahrirAffiliation unknown7
Umar MalintaAffiliation unknown4
Rina Previana AmiruddinAffiliation unknown4
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo4
Johnsen MailoaAffiliation unknown3
Abadi AmanAffiliation unknown3
A. Mardiah TahirAffiliation unknown3
Nur RakhmahAffiliation unknown3
Nuraini AbidinAffiliation unknown3
Ajardiana IdrusAffiliation unknown2
Lenny Maria LisalAffiliation unknown2
Nasrudin Andi MappawareAffiliation unknown2
Susiawaty MustafaAffiliation unknown2
Dewi Zahara HasmuddinAffiliation unknown2
Fitria AriantyAffiliation unknown2
Rudy B. LeonardyAffiliation unknown1
Suzana S. PakasiAffiliation unknown1
Julius CalvinAffiliation unknown1
Najmiah DjakariaAffiliation unknown1
Gina Magda RianaAffiliation unknown1
Irnawaty BaharAffiliation unknown1
Nursanty A. PadjalangiAffiliation unknown1
Surya SetiawanAffiliation unknown1
Andi Sri RatnaningsihAffiliation unknown1
Nur AzizahUniversitas Raharja1
Nasrudin A. MappawareAffiliation unknown1
Maisuri T. ChalidAffiliation unknown1
Asmuliadi AsmuliadiAffiliation unknown1
Waode RadmilaAffiliation unknown1
Andi Nursanty PadjalangiAffiliation unknown1
Dwicky Limbersia AriesAffiliation unknown1
Prilly AstariAffiliation unknown1
Rudy Butje LeonardyAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN KONSELING KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PASCA SALIN  PADA KONSELOR DI RSKDIA FATIMAH: IMPROVEMENT OF LONG-TERM POST DELIVERY CONTRACEPTION COUNSELING KNOWLEDGE  AND ABILITY COUNSELOR AT FATIMAH MOTHER AND CHILDREN HOSPITAL</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Bahar, Irnawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Bangsawan, Nurbani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hartono, Eddy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tiro, Eddy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Jusuf, Elizabet Catherine </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lieswan, Livy Leonard </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mamangkey, Gressella K.</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">knowledge</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">counseling</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">contraception</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Angka kematian ibu dan anak di Indonesia terutama di Sulawesi Selatan masih tinggi. Salah satu cara menurunkan angka kematian ibu adalah menjarangkan kehamilan dengan penggunaan kontrasepsi. Ibu pasca salin yang tidak menggunakan kontrasepsi berpotensi mengalami kehamilan dengan jarak sangat dekat, berkaitan dengan kehamilan berisiko dan kehamilan yang tidak diinginkan yang akan berkontribusi terhadap kematian ibu. Namun, sampai saat ini penggunaan kontrasepsi pasca salin masih rendah terutama untuk metode kontrasepsi jangka panjang. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018, cakupan pemakaian IUD sebesar 6,6% dan susuk sebesar 4,7%. Faktor yang menurunkan minat untuk memakai kontrasepsi adalah kurangnya pengetahuan akseptor mengenai kelebihan, efek samping, efektivitas dan efisiensi. Pelaksanaan konseling yang baik dengan penjelasan yang optimal dari konselor dapat mempengaruhi keputusan klien dalam menggunakan kontrasepsi. Tujuan dalam intervensi kegiatan in-house training ini adalah untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan dan kemampuan konselor mengenai konseling kontrasepsi jangka panjang pasca salin sebelum dan setelah dilakukannya in-house training. Tahapan berupa pretest, dilanjutkan dengan pemberian materi kemudian sesi tanya jawab, demonstrasi dan praktik pada model dan diakhir dengan posttest. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan tentang konseling kontrasepsi jangka panjang pasca salin adalah 3,51(0,51)  dan tingkat kemampuan adalah 3,41(0,57) sebelum diberikan in-house training dan meningkat signifikan menjadi tingkat pengetahuan peserta adalah 4,70(0,47) dan untuk tingkat kemampuan adalah 4,59(0,50).setelah diberikan in-house training (p&amp;lt;0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan secara signifikan sebelum dan setelah dilakukan in-house training. Dampak dari kegiatan ini diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan kemampuan tenaga kesehatan sebagai konselor maka akan meningkatkan minat penggunaan kontrasepsi pasca salin.
Kata kunci: Pengetahuan, Konseling, Kontrasepsi.
ABSTRACT
Maternal and child mortality rates in Indonesia, particularly in South Sulawesi, still high. Using contraception to space out pregnancies is one method of lowering maternal mortality. Post delivery mothers who do not use contraception are at risk of having very close pregnancies, which can lead to risky pregnancies and unwanted pregnancies, both of which contribute to maternal mortality. However, the use of postpartum contraception is still low, particularly for long-term contraceptive methods. According to Riskesdas 2018, IUD usage is covered at 6.6 percent and implants at 4.7 percent. Acceptors’s lack of knowledge about the benefits, side effects, effectiveness, and efficiency of contraception is one factor that reduces their interest in using it. A good counseling implementation with optimal explanation from the counselor can influence the client's decision to use contraception. The goal of this intervention was to assess counselors' knowledge and ability regarding long-term post delivery contraception counseling before and after the in-house training. The stages consist of a pretest, material distribution, a question and answer session, demonstration and practice on the model, and a posttest. The results showed that the level of knowledge about long-term postpartum contraceptive counseling was 3.51(0.51) and the level of ability was 3.41(0.57) before being given in-house training and a significant increase to the level of knowledge of participants was 4.70(0.47) and the ability level is 4.59(0.50) after being given in-house training (p0.05). These findings indicate that there is a significant increase in knowledge and skills before and after in-house training. The impact of this activity is expected to increase health workers' knowledge and ability as counselors, as well as interest in the use of postpartum contraception.
Keywords: Knowledge, Counseling, Contraception.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/20110</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v8i1.20110</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022; 51-61</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/20110/8756</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>