Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PRODUK INOVASI KEPITING “KAMBU” PULAU SALEMO-SPERMONDE, PANGKAJENE KEPULAUAN

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 8 No. 2 (2023) · pp. 209–219

DOI
10.20956/jdp.v8i2.22708
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2023-05-31
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Pulau Salemo merupakan daerah penghasil rajungan yang berada di Kabupaten Pangkep. Potensi rajungan yang melimpah dimanfaatkan oleh pengumpul untuk dijual ke unit pengolahan rajungan dan diambil daging rajungannya sedangkan cangkang rajungan terbuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Oleh sebab itu perlu upaya untuk mengatasi penumpukan cangkang rajungan menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya diolah menjadi Kepiting Kambu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendifusikan teknologi surimi sebagai pengganti daging rajungan dalam pembuatan Kepiting Kambu dan teknik pemasaran yang tepat pada kelompok usaha bersama (KUB) pulau Salemo sehingga produk yang dihasilkan bisa dipasarkan. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu melakukan survey lokasi, persiapan teknologi yang akan didifusikan kepada masyarakat serta sosialisasi dan pelatihan pembuatan Kepiting Kambu hingga pendampingan dan evaluasi program. Hasil pengabdian dikatakan berhasil berdasarkan nilai pre-post test masyarakat karena ada peningkatan pengetahuan setelah sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan. Kata kunci: Pangkep, rajungan, kepiting kambu, surimi. ABSTRACT Salemo Island is a crab-producing region in Pangkep Regency, South Sulawesi Province. Collectors take the benefit of the abundance of crabs by selling them to a processing unit that processes the crab meat and leaving the crab shells to be wasted. Therefore, it is necessary to make efforts to prevent the accumulation of crab shells by processing them into products which have economic value. Crabs can be processed into Kambu Crab. The objective of this project is to disseminate surimi technology as a substitute for crab meat in the production of Kambu Crab at Kelompok Usaha Bersama (KUB) Salemo Island and to identify appropriate marketing strategies so that Kambu Crab may be commercialized. This activity is carried out in several stages, namely conducting site surveys, preparing technology to be fused to the community as well as socialization and training on making Kambu Crab to mentoring and program evaluation. Based on the value of the community's pre-posttest, the outcomes of the service are considered effective because there is an improvement in knowledge following socializing and training. Keywords: Pangkep, crab, kambu crab, surimi.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 170 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Lisa AngrianiAffiliation unknown8
Muhammad AsfarAffiliation unknown7
Azzahra NabilahAffiliation unknown6
Arfina Sukmawati ArifinAffiliation unknown5
Fadhil Rizki ClausthaldiAffiliation unknown5
Dwi Ghina NadhifaAffiliation unknown5
Andi RahmayantiAffiliation unknown4
Muhpidah MuhpidahAffiliation unknown4
Andi Nur Fajri SuloiAffiliation unknown4
Mulyati M TahirAffiliation unknown3
Irwan IrwanUniversitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar3
Ela SulkifliAffiliation unknown3
Pipi DiansariAffiliation unknown2
Andi Nur Faidah RahmanAffiliation unknown2
. SuryaniAffiliation unknown2
Andi DirpanAffiliation unknown2
Nurul WakiahAffiliation unknown2
. RiskawatiAffiliation unknown2
RahmaniarInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
. HariyatiAffiliation unknown2
IRWAN .Affiliation unknown2
Nurul Fathanah HasanuddinAffiliation unknown2
Suryani SuryaniUniversitas Halu Oleo1
Zainal ZainalAffiliation unknown1
Nandi Kusnandi SuhendarAffiliation unknown1
Meta MahendaradattaAffiliation unknown1
ZainalAffiliation unknown1
Rindam LatiefAffiliation unknown1
Andi Rahman MappangajaAffiliation unknown1
Jumriah LangkongAffiliation unknown1
Nandi Kuswandi SukendarAffiliation unknown1
Asmayana IwoAffiliation unknown1
Suryani TawaliAffiliation unknown1
Sunrixon Carmando YuansahAffiliation unknown1
Muh. Ridwan BAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PRODUK INOVASI KEPITING “KAMBU” PULAU SALEMO-SPERMONDE, PANGKAJENE KEPULAUAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Tawali, Abu Bakar </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Karim, Muhammad Yusri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mahendradatta, Meta </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fathanah, Nurul </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Riastutik, Desak Nyoman </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">pangkep</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">rajungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kepiting kambu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">surimi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Pulau Salemo merupakan daerah penghasil rajungan yang berada di Kabupaten Pangkep. Potensi rajungan yang melimpah dimanfaatkan oleh pengumpul untuk dijual ke unit pengolahan rajungan dan diambil daging rajungannya sedangkan cangkang rajungan terbuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Oleh sebab itu perlu upaya untuk mengatasi penumpukan cangkang rajungan menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya diolah menjadi Kepiting Kambu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendifusikan teknologi surimi sebagai pengganti daging rajungan dalam pembuatan Kepiting Kambu dan teknik pemasaran yang tepat pada kelompok usaha bersama (KUB) pulau Salemo sehingga produk yang dihasilkan bisa dipasarkan. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu melakukan survey lokasi, persiapan teknologi yang akan didifusikan kepada masyarakat serta sosialisasi dan pelatihan pembuatan Kepiting Kambu hingga pendampingan dan evaluasi program. Hasil pengabdian dikatakan berhasil berdasarkan nilai pre-post test masyarakat karena ada peningkatan pengetahuan setelah sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan.
Kata kunci: Pangkep, rajungan, kepiting kambu, surimi.
ABSTRACT
Salemo Island is a crab-producing region in Pangkep Regency, South Sulawesi Province. Collectors take the benefit of the abundance of crabs by selling them to a processing unit that processes the crab meat and leaving the crab shells to be wasted. Therefore, it is necessary to make efforts to prevent the accumulation of crab shells by processing them into products which have economic value. Crabs can be processed into Kambu Crab. The objective of this project is to disseminate surimi technology as a substitute for crab meat in the production of Kambu Crab at Kelompok Usaha Bersama (KUB) Salemo Island and to identify appropriate marketing strategies so that Kambu Crab may be commercialized. This activity is carried out in several stages, namely conducting site surveys, preparing technology to be fused to the community as well as socialization and training on making Kambu Crab to mentoring and program evaluation. Based on the value of the community's pre-posttest, the outcomes of the service are considered effective because there is an improvement in knowledge following socializing and training.
Keywords: Pangkep, crab, kambu crab, surimi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/22708</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v8i2.22708</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023; 209-219</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/22708/9780</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>