Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LAMPERANGAN KABUPATEN PANGKEP

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 8 No. 2 (2023) · pp. 201–208

DOI
10.20956/jdp.v8i2.23240
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2023-05-31
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Limbah pertanian seperti sekam, jerami dan pupuk kandang di lokasi mitra Kelompok Tani Hutan (KTH) Lamperangan tersedia dalam jumlah banyak dan belum dimanfaatkan. Seksi pupuk organik salah satu divisi dari KTH Lamperangan berkeinginan untuk mengembangkan usaha pupuk organik, namun belum mengetahui teknik pembuatan pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada anggota KTH Lamperangan dalam memanfaatkan limbah pertanian yang ada di lokasi KTH menjadi pupuk organik yang dapat digunakan sendiri dan untuk kegiatan usaha anggota KTH. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi dalam 4 tahapan yaitu: 1) Penyiapan bahan dan alat; 2) Penyuluhan tentang pupuk organik; 3) Pelatihan/praktek pembuatan pupuk organik; dan 4) Pendampingan pembuatan pupuk organik. Hasil kegiatan ini adalah anggota KTH Lamperangan mendapatkan pengetahuan tentang bahan dan peralatan untuk pembuatan pupuk organik dan anggota KTH Lamperangan mampu membuat pupuk organik menggunakan bahan dan peralatan yang dimiliki oleh KTH. Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini adalah anggota KTH mampu mengolah limbah menjadi pupuk organik dan menjadi salah satu unit usaha dari KTH Lamperangan serta lingkungan menjadi bersih dari tumpukan limbah pertanian. Kata kunci: Jerami, sekam, unit usaha. ABSTRACT Agricultural waste such as husks, straw and mature at the location the KTH Lamperangan is available in large quantities and has not been utilized. The organic fertilizer Section, one of the divisions of KTH Lamperangan wants to develop an organic fertilizer business, but does not yet know the technique of making organic fertilizer. This activity aims to provide knowledge and skills to members of KTH Lamperangan in utilizing agricultural waste ant the KTH location into organic fertilizer that can be used alone and for the business activities of KTH members. The method of implementing the activities is divided into 4 stages; 1) preparation of materials and tools; 2) counseling on organic fertilizers; 3) training/practice for making organic fertilizers; 4) Assistance in the manufacture of organic fertilizers. The results of this activity are members of KTH Lamperangan gain knowledge about materials and equipment for making organic fertilizers and members of KTH Lamperangan are able to make organic fertilizer using materials dan equipment owned by KTH. The expected impact of this activity is that KTH members are able to process waste into organic fertilizer and become one of the business units of the KTH Lamperangan and the environment becomes clean from piles of waste. Keywords: Straw, husk, business unit.

Keywords

Collaboration network of the authors

27 authors · 79 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi Rahayu AnwarAffiliation unknown6
Iradhatullah RahimAffiliation unknown4
KasifahAffiliation unknown3
Abubakar IdhanAffiliation unknown2
Burhanuddin BurhanuddinAffiliation unknown2
Husna LatifahAffiliation unknown2
Nanda SafiraAffiliation unknown2
Muhammad SyahrirAffiliation unknown2
Selfi AmandiraAffiliation unknown2
Ilhamsyah AidinAffiliation unknown2
Sukma SyafarAffiliation unknown2
Aris Nur Qadar Ar RazakInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ahmadi AhmadiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Marhamah NadirAffiliation unknown1
Sartika LabanAffiliation unknown1
Dewi SartikaSunan Gunung Djati State Islamic University Bandung1
Amanda FirmansyahAffiliation unknown1
Sitti ArwatiAffiliation unknown1
Reni FatmasariAffiliation unknown1
Aidil AkbarAffiliation unknown1
Juliani IbrahimAffiliation unknown1
Akbar AkbarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
JumiatiAffiliation unknown1
Muh.Ikmal SalehAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADA  KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LAMPERANGAN  KABUPATEN PANGKEP</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syamsia, Syamsia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syarif, Asriyanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rohana, Rohana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Jerami</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Sekam</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Unit Usaha</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Limbah pertanian seperti sekam, jerami dan pupuk kandang di lokasi mitra Kelompok Tani Hutan (KTH) Lamperangan tersedia dalam jumlah banyak dan belum dimanfaatkan. Seksi pupuk organik salah satu divisi dari KTH Lamperangan berkeinginan untuk mengembangkan usaha pupuk organik, namun belum mengetahui teknik pembuatan pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada anggota KTH Lamperangan dalam memanfaatkan limbah pertanian yang ada di lokasi KTH menjadi pupuk organik yang dapat digunakan sendiri dan untuk kegiatan usaha anggota KTH. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi dalam 4 tahapan yaitu: 1) Penyiapan bahan dan alat; 2) Penyuluhan tentang pupuk organik; 3) Pelatihan/praktek pembuatan pupuk organik; dan 4) Pendampingan pembuatan pupuk organik. Hasil kegiatan ini adalah anggota KTH Lamperangan mendapatkan pengetahuan tentang bahan dan peralatan untuk pembuatan pupuk organik dan anggota KTH Lamperangan mampu membuat pupuk organik menggunakan bahan dan peralatan yang dimiliki oleh KTH. Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini adalah anggota KTH mampu mengolah limbah menjadi pupuk organik dan menjadi salah satu unit usaha dari KTH Lamperangan serta lingkungan menjadi bersih dari tumpukan limbah pertanian.
Kata kunci: Jerami, sekam, unit usaha.
 
ABSTRACT
Agricultural waste such as husks, straw and mature at the location the KTH Lamperangan is available in large quantities and has not been utilized. The organic fertilizer Section, one of the divisions of KTH Lamperangan wants to develop an organic fertilizer business, but does not yet know the technique of making organic fertilizer. This activity aims to provide knowledge and skills to members of KTH Lamperangan in utilizing agricultural waste ant the KTH location into organic fertilizer that can be used alone and for the business activities of KTH members. The method of implementing the activities is divided into 4 stages; 1) preparation of materials and tools; 2) counseling on organic fertilizers; 3) training/practice for making organic fertilizers; 4) Assistance in the manufacture of organic fertilizers. The results of this activity are members of KTH Lamperangan gain knowledge about materials and equipment for making organic fertilizers and members of KTH Lamperangan are able to make organic fertilizer using materials dan equipment owned by KTH. The expected impact of this activity is that KTH members are able to process waste into organic fertilizer and become one of the business units of the KTH Lamperangan and the environment becomes clean from piles of waste.
Keywords: Straw, husk, business unit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/23240</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v8i2.23240</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023; 201-208</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/23240/9779</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>