Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PEMANFAATAN BIOCHAR DARI TONGKOL JAGUNG SEBAGAI PUPUK SLOW-RELEASE PADA LAHAN KEBUN KAKAO MILIK KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG DI KABUPATEN SOPPENG

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 9 No. 2 (2024) · pp. 331–338

DOI
10.20956/jdp.v9i2.24476
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2024-05-26
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kandungan bahan organik merupakan salah satu indikator kesuburan tanah. Biochar sebagai bahan organik mampu meningkatkan kandungan C-organik sekaligus meningkatkan retensi hara di dalam tanah. Pemanfaatan biochar sebagai pupuk slow-release merupakan strategi peningkatan bahan organik sekaligus meningkatkan retensi hara untuk efisiensi pemupukan. Kegiatan ini bertujuan melakukan demonstrasi penggunaan biochar sebagai pupuk slow-release mulai dari pembuatan hingga aplikasi pada tanaman kakao. Luaran dari kegiatan ini adalah 6 orang dosen dari Universitas Muhammadiyah Parepare melakukan kegiatan di luar kampus dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dan 9 orang mahasiswa agroteknologi berkegiatan di luar kampus yang dapat mengkonversi CPMK dua mata kuliah, Budidaya Tanaman Pangan dan Perkebunan serta Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Selain itu penerima manfaat yang lebih utama adalah Kelompok Tani Mamminasa Deceng sebanyak 25 orang. Dalam kegiatan ini diproduksi biochar sebanyak 3.780 liter yang dibuat pupuk slow-release dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak 252 g yang dapat digunakan untuk pemupukan sebanyak 420 pohon kakao. Kata kunci: Biochar, biopori, pupuk pelepasan lambat, perkebunan, tongkol jagung. ABSTRACT Organic matter content is an indicator of soil fertility. Biochar as an organic matter can increase the C-organic content while increasing nutrient retention in the soil. The use of biochar as a slow-release fertilizer is a strategy to increase organic matter while increasing nutrient retention for fertilization efficiency. This activity aims to demonstrate the use of biochar as a slow-release fertilizer starting from manufacture to application on cocoa plants. The output of this activity was 6 lecturers from Parepare Muhammadiyah University carrying out activities outside the campus in the form of community service and 9 agrotechnology students carrying out activities outside the campus who were able to convert CPMK to two courses in the cultivation of food crops and plantations as well as soil fertility and fertilization. In addition, the more important beneficiaries are the Mamminasa Deceng farmer group of 25 people. In this activity, 3,780 liters of biochar were produced, which was made into slow-release fertilizer using 252 g of NPK fertilizer to fertilize 420 cocoa trees. Keywords: Biochar, biopori, slow-release fertilizer, plantation, corn cob.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bahruddin BahruddinAffiliation unknown4
Aswar AswarAffiliation unknown4
Sukmawati SukmawatiAffiliation unknown4
Sukmawati SukmawatiAffiliation unknown4
Sri Nur QadriAffiliation unknown3
Syamsiar ZamzamAffiliation unknown3
Syamsia SyamsiaInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Rohana RohanaAffiliation unknown2
Andi Rahayu AnwarAffiliation unknown2
Fitriani FitrianiAffiliation unknown2
Nevyani AsikinAffiliation unknown2
Mayasari YaminAffiliation unknown2
Jumriani JumrianiAffiliation unknown1
Fajar LadungAffiliation unknown1
Haidir JibranAffiliation unknown1
Nur Hidayat NurdinAffiliation unknown1
William Desmond TonapaAffiliation unknown1
Ashar SaeAffiliation unknown1
Samsu ArifAffiliation unknown1
A. Muh. Imran IsmailAffiliation unknown1
Aza AzzahraAffiliation unknown1
Wikal WikalAffiliation unknown1
Fathurrahman ApriliansyahAffiliation unknown1
Muhammad Ulin NuhaAffiliation unknown1
Aulia Try AtmojoAffiliation unknown1
Kuncoro Teguh SetiawanAffiliation unknown1
Irninthya Nanda Pratami IrwanAffiliation unknown1
Sukmawati SukmawatiAffiliation unknown1
Wahyu RasyidAffiliation unknown1
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Musran MunizuAffiliation unknown1
ST RohaniAffiliation unknown1
Muhammad DarwisAffiliation unknown1
Muh. Hatta JamilAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMANFAATAN BIOCHAR DARI TONGKOL JAGUNG SEBAGAI PUPUK SLOW-RELEASE PADA LAHAN KEBUN KAKAO  MILIK KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG  DI KABUPATEN SOPPENG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sukmawati, Sukmawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahim, Iradhatullah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Arodhiskara, Yadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Selao, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Harsani, Harsani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Syafnur, Aswar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Biochar</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Biopori</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pupuk pelepasan lambat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Perkebunan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tongkol jagung</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kandungan bahan organik merupakan salah satu indikator kesuburan tanah. Biochar sebagai bahan organik mampu meningkatkan kandungan C-organik sekaligus meningkatkan retensi hara di dalam tanah. Pemanfaatan biochar sebagai pupuk slow-release merupakan strategi peningkatan bahan organik sekaligus meningkatkan retensi hara untuk efisiensi pemupukan.   Kegiatan ini bertujuan melakukan demonstrasi penggunaan biochar sebagai pupuk slow-release mulai dari pembuatan hingga aplikasi pada tanaman kakao. Luaran dari kegiatan ini adalah 6 orang dosen dari Universitas Muhammadiyah Parepare melakukan kegiatan di luar kampus dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dan  9 orang mahasiswa agroteknologi berkegiatan di luar kampus yang dapat mengkonversi CPMK dua mata kuliah, Budidaya Tanaman Pangan dan Perkebunan serta Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Selain itu penerima manfaat yang lebih utama adalah Kelompok Tani Mamminasa Deceng sebanyak 25 orang. Dalam kegiatan ini diproduksi biochar sebanyak 3.780 liter yang dibuat pupuk slow-release dengan menggunakan pupuk NPK sebanyak 252 g yang dapat digunakan untuk pemupukan sebanyak 420 pohon kakao.
Kata kunci: Biochar, biopori, pupuk pelepasan lambat, perkebunan,  tongkol jagung.
ABSTRACT
Organic matter content is an indicator of soil fertility. Biochar as an organic matter can increase the C-organic content while increasing nutrient retention in the soil. The use of biochar as a slow-release fertilizer is a strategy to increase organic matter while increasing nutrient retention for fertilization efficiency. This activity aims to demonstrate the use of biochar as a slow-release fertilizer starting from manufacture to application on cocoa plants. The output of this activity was 6 lecturers from Parepare Muhammadiyah University carrying out activities outside the campus in the form of community service and 9 agrotechnology students carrying out activities outside the campus who were able to convert CPMK to two courses in the cultivation of food crops and plantations as well as soil fertility and fertilization. In addition, the more important beneficiaries are the Mamminasa Deceng farmer group of 25 people. In this activity, 3,780 liters of biochar were produced, which was made into slow-release fertilizer using 252 g of NPK fertilizer to fertilize 420 cocoa trees.
Keywords: Biochar, biopori, slow-release fertilizer, plantation, corn cob.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2024-05-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/24476</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v9i2.24476</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024; 331-338</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/24476/11537</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Dinamika Pengabdian</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>