Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PEMBERDAYAAN KWT PUCAK DESA PUCAK KECAMATAN TOMPOBULU KABUPATEN MAROS DALAM MEMANFAATKAN DAUN GAMAL Gliricidia sepium (Jacq.) Steud. SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 8 No. 2 (2023)

DOI
10.20956/jdp.v8i2.26564
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2023-05-31
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Gamal merupakan kelompok tanaman Leguminosae yang mempunyai potensi besar dan bernilai gizi tinggi khususnya kandungan protein serta ketersediaannya kontinyu sepanjang tahun. Desa pucak merupakan salah satu Desa di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros yang memiliki potensi untuk memanfaatkan daun gamal sebagai basis hijauan untuk pakan ternak. Hal ini didukung dengan banyaknya gamal yang tumbuh di sekitar Desa Pucak baik yang tumbuh liar maupun yang sengaja ditanam oleh masyarakat setempat sebagai pagar pembatas. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Pucak menjadi salah satu kesibukan yang menghasilkan tambahan pemasukan bagi keluarga melalui pembuatan awetan hijauan kering maupun yang difermentasikan. Pengabdian ini melibatkan 32 anggota KWT Mawar Pucak, tokoh masyarakat desa dan juga mahasiswa. Kegiatan pengabdian diawali dengan pemaparan materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama. Adanya kegiatan ini memberikan pengetahuan dan wawasan bagi warga Desa Pucak khususnya KWT Mawar Pucak dalam memanfaatkan bahan pakan alternatif yaitu daun gamal sebagai pakan ternak yang dapat diolah, dikemas dan dipasarkan dalam bentuk hijauan kering dan pakan fermentasi. Kata kunci: Gamal, hijauan kering, fermentasi. ABSTRACT Gamal is a group of Leguminosae plants that have great potential and high nutritional value, especially protein content and continuous availability throughout the year. Pucak village is one of the villages in Tompobulu District, Maros Regency which has the potential to utilize gamal leaves as a forage base for animal feed. This is supported by the large number of gamals that grows around Pucak Village, both wild and intentionally planted by the local community as a guardrail. This can be used by the people of Pucak Village to become one of the activities that generate additional income for their family through the manufacture of dried and fermented forage preserves. This service involved 32 members of the KWT Mawar Pucak, village community leaders and students. The service activity begins with the presentation of the material then continues with a joint discussion. The existence of this activity provides knowledge and insight for the residents of Pucak Village, especially KWT Mawar Pucak in utilizing alternative feed ingredients, namely gamal leaves as animal feed that can be processed, packaged and marketed in the form of dry forage and fermented feed. Keywords: Gamal, dry forage, fermentation.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 103 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Yarsi University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Andi MasniawatiAffiliation unknown3
Rosmawaty RosmawatyAffiliation unknown2
Anas NikoyanUniversitas Halu Oleo2
Fahria Nadiryati SadimantaraUniversitas Halu Oleo2
Adrayanti SabarAffiliation unknown2
Eddy SoekendarsiAffiliation unknown2
As'adi AbdullahAffiliation unknown2
Sri YulistikaAffiliation unknown1
La Ode Agus Salim MandoAffiliation unknown1
Agus SetiawanUniversitas Halu Oleo1
Muh. DassirAffiliation unknown1
Muhammad Aswan TahyatAffiliation unknown1
Ilma Sarimustaqiyma RianseAffiliation unknown1
Wa Kuasa BakaAffiliation unknown1
Usman RianseAffiliation unknown1
Pertiwi SyarniAffiliation unknown1
Muhammad Aswar LimiUniversitas Halu Oleo1
Hulul AbdiantoAffiliation unknown1
Abdi AbdiUniversitas Halu Oleo1
Dempu SalniAffiliation unknown1
Ulfah Nur AmaliahAffiliation unknown1
Eva JohannesAffiliation unknown1
Munif S HasanAffiliation unknown1
Awaluddin AwaluddinAffiliation unknown1
Arsy Aysyah AnasUniversitas Halu Oleo1
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo1
Siska EfendiAffiliation unknown1
Ine FausayanaUniversitas Halu Oleo1
Novianty DemasAffiliation unknown1
Yusna IndarsyihUniversitas Halu Oleo1
Ndaru LarasatiAffiliation unknown1
Muhammad FaisalYarsi University1
Abdul GafaruddinUniversitas Halu Oleo1
Andi BatariAffiliation unknown1
Muhammad Alif K SahideAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMBERDAYAAN KWT PUCAK DESA PUCAK KECAMATAN TOMPOBULU KABUPATEN MAROS DALAM MEMANFAATKAN DAUN GAMAL Gliricidia sepium  (Jacq.) Steud. SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en"> Masniawati, A.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tambaru, Elis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hasyim, Zohra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Umar, Muh. Ruslan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yusran, Yusran</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Gamal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Hijauan Kering</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Fermentasi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Gamal merupakan kelompok tanaman Leguminosae yang mempunyai potensi besar dan bernilai gizi tinggi khususnya kandungan protein serta ketersediaannya kontinyu sepanjang tahun. Desa pucak merupakan salah satu Desa di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros yang memiliki potensi untuk memanfaatkan daun gamal sebagai basis hijauan untuk pakan ternak. Hal ini didukung dengan banyaknya gamal yang tumbuh di sekitar Desa Pucak baik yang tumbuh liar maupun yang sengaja ditanam oleh masyarakat setempat sebagai pagar pembatas. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Pucak menjadi salah satu kesibukan yang menghasilkan tambahan pemasukan bagi keluarga melalui pembuatan awetan hijauan kering maupun yang difermentasikan. Pengabdian ini melibatkan 32 anggota KWT Mawar Pucak, tokoh masyarakat desa dan juga mahasiswa. Kegiatan pengabdian diawali dengan pemaparan materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama. Adanya kegiatan ini memberikan  pengetahuan dan wawasan bagi warga Desa Pucak khususnya KWT Mawar Pucak dalam memanfaatkan bahan pakan alternatif yaitu daun gamal sebagai pakan ternak yang dapat diolah, dikemas dan dipasarkan dalam bentuk hijauan kering dan pakan fermentasi.
Kata kunci: Gamal, hijauan kering, fermentasi.
ABSTRACT
Gamal is a group of Leguminosae plants that have great potential and high nutritional value, especially protein content and continuous availability throughout the year. Pucak village is one of the villages in Tompobulu District, Maros Regency which has the potential to utilize gamal leaves as a forage base for animal feed. This is supported by the large number of gamals that grows around Pucak Village, both wild and intentionally planted by the local community as a guardrail. This can be used by the people of Pucak Village to become one of the activities that generate additional income for their family through the manufacture of dried and fermented forage preserves. This service involved 32 members of the KWT Mawar Pucak, village community leaders and students. The service activity begins with the presentation of the material then continues with a joint discussion. The existence of this activity provides knowledge and insight for the residents of Pucak Village, especially KWT Mawar Pucak in utilizing alternative feed ingredients, namely gamal leaves as animal feed that can be processed, packaged and marketed in the form of dry forage and fermented feed.
Keywords: Gamal, dry forage, fermentation.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/26564</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v8i2.26564</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/26564/9815</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2023 Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>