Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PEMBUATAN SERUM DENGAN MEMANFAATKAN EKSTRAK KULIT GAMAL (Gliricidia sepium) DAN GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN LUKA RINGAN

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 9 No. 2 (2024) · pp. 383–389

DOI
10.20956/jdp.v9i2.26957
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Published
2024-07-20
Publisher
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kulit sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Namun, kulit seringkali menjadi permasalahan utama ketika terjadi kecelakaan, yang mana akibat dari kecelakaan tersebut dapat menimbulkan luka. Luka adalah suatu kondisi rusaknya kontinuitas jaringan, struktur dan fungsi anatomis kulit normal akibat adanya proses patologis. Luka saat ini menjadi masalah penting bagi setiap orang dikarenakan dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri, sehingga perawatan dan pengelolaan terhadap luka perlu dilakukan secara baik dan teratur. Obat luka yang yang berbahan dasar alami sangat amat sulit buat didapatkan. Kini telah hadir obat luka yang berasal dari 100% bahan alami yaitu obat luka yang berasal dai kulit gamal dan lidah buaya. Kegiatan ini bertujuan untuk pemanfaatan gamal yang hanya diketahui sebagai pakan ternak, dan pemanfaatan lidah buaya yang masih sangat minim dan menciptakan sebuah inovasi baru serum luka dari bahan alami ekstrak kulit gamal dan juga lidah buaya untuk menyembuhkan luka ringan. Dari kegiatan ini diperoleh sebuah produk serum luka berbahan dasar alami dari ekstrak kulit gamal dan lidah buaya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kata kunci: Gamal, lidah buaya, luka. ABSTRACT Skin plays a very important role in human life. However, skin is often becoming a major problem when an accident occurs, which can result in injuries. of the accident can cause wounds. Wound is a condition of damage to the continuity of tissue, structure, and anatomical function of normal skin as a result of a pathological process. Wounds are currently an important issue for everyone because they can reduce the level of self-confidence so the care and management of wounds need to be done properly and regularly. Wound medications that are made from natural ingredients are very difficult to obtain. Now there is wound medicine that comes from 100% natural ingredients, namely wound medicine from gamal skin and aloe vera. This activity aims to utilize gamal, which is only known as animal feed, and the utilization of aloe vera, which is still very minimal and creates a new innovation. Utilization is still very minimal and creates a new innovation of wound serum from natural ingredients of Gamal skin extract and aloe vera to heal minor wounds. From this activity, a natural-based wound serum product was obtained from gamal skin extract and aloe vera that can be utilized by the community.

Keywords

Collaboration network of the authors

32 authors · 90 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Islamic University of Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Feranita HaringAffiliation unknown4
Syatrianty A. SyaifulAffiliation unknown3
Nahdah Ghina HandayaniIslamic University of Indonesia1
Ifayanti RidwanAffiliation unknown1
Valensia Dwi PajongaAffiliation unknown1
Kamsinar NasirAffiliation unknown1
Hari IswoyoAffiliation unknown1
Amirullah DachlanAffiliation unknown1
. MufidahAffiliation unknown1
. JamilaAffiliation unknown1
RafiuddinAffiliation unknown1
Novaty Eny DunggaAffiliation unknown1
Muh RiadiAffiliation unknown1
Muhammad NasrunAffiliation unknown1
Rahmansyah DermawanAffiliation unknown1
Rusli M. RukkaAffiliation unknown1
Asmiaty SahurAffiliation unknown1
Nur FaizinAffiliation unknown1
Arum Handini PrimandariAffiliation unknown1
Muhammad BariklanaAffiliation unknown1
Octavia RahmawatiAffiliation unknown1
Nanda Lailatul HumairahAffiliation unknown1
Ashabul Akbar MaulanaAffiliation unknown1
Alfa YulianaAffiliation unknown1
Fitri AmaliaAffiliation unknown1
Nabila Dwi FaziraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMBUATAN SERUM DENGAN MEMANFAATKAN EKSTRAK KULIT GAMAL (Gliricidia sepium) DAN GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera) SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN LUKA RINGAN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Ahmad, A. Sri Sartika Sufiina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sjahril, Rinaldi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yanasari, Herlinda </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suria, Muh. Yunus</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fauzan, Achmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Febrianti, Nur Qadri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Gamal</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Lidah Buaya</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Luka</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Kulit sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Namun, kulit seringkali menjadi permasalahan utama ketika terjadi kecelakaan, yang mana akibat dari kecelakaan tersebut dapat menimbulkan luka. Luka adalah suatu kondisi rusaknya kontinuitas jaringan, struktur dan fungsi anatomis kulit normal akibat adanya proses patologis. Luka saat ini menjadi masalah penting bagi setiap orang dikarenakan dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri, sehingga perawatan dan pengelolaan terhadap luka perlu dilakukan secara baik dan teratur. Obat luka yang yang berbahan dasar alami sangat amat sulit buat didapatkan. Kini telah hadir obat luka yang berasal dari 100% bahan alami yaitu obat luka yang berasal dai kulit gamal dan lidah buaya. Kegiatan ini bertujuan untuk pemanfaatan gamal yang hanya diketahui sebagai pakan ternak, dan pemanfaatan lidah buaya yang masih sangat minim dan menciptakan sebuah inovasi baru serum luka dari bahan alami ekstrak kulit gamal dan juga lidah buaya untuk menyembuhkan luka ringan. Dari kegiatan ini diperoleh sebuah produk serum luka berbahan dasar alami dari ekstrak kulit gamal dan lidah buaya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kata kunci: Gamal, lidah buaya, luka.
ABSTRACT
Skin plays a very important role in human life. However, skin is often becoming a major problem when an accident occurs, which can result in injuries. of the accident can cause wounds. Wound is a condition of damage to the continuity of tissue, structure, and anatomical function of normal skin as a result of a pathological process. Wounds are currently an important issue for everyone because they can reduce the level of self-confidence so the care and management of wounds need to be done properly and regularly. Wound medications that are made from natural ingredients are very difficult to obtain. Now there is wound medicine that comes from 100% natural ingredients, namely wound medicine from gamal skin and aloe vera. This activity aims to utilize gamal, which is only known as animal feed, and the utilization of aloe vera, which is still very minimal and creates a new innovation. Utilization is still very minimal and creates a new innovation of wound serum from natural ingredients of Gamal skin extract and aloe vera to heal minor wounds. From this activity, a natural-based wound serum product was obtained from gamal skin extract and aloe vera that can be utilized by the community.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2024-07-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/26957</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v9i2.26957</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024; 383-389</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/26957/11792</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Dinamika Pengabdian</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>