Akses terbuka Jurnal
PENDAMPINGAN IDENTIFIKASI KAWASAN LAPANGAN JALAN KEBUMEN CIREBON UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA ARSITEKTUR KOTA CIREBON
Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 11 No. 2 (2026) · hlm. 138–162
- ISSN
- 2528-3219, 2460-8173
- Terbit
- 2026-01-09
- Penerbit
- Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
- Bahasa
- en
Abstrak
Kota Cirebon memiliki kekayaan peninggalan arsitektur masa lalu. Kawasan bersejarah yang belum banyak dikembangkan lebih lanjut adalah Cirebon 0 Km yakni Lapangan Kebumen dan juga sebagai bekas area Benteng VOC. Kawasan ini terlihat kehilangan identitas sebagai kawasan kota lama era Kolonial dan tidak tertata dengan baik serta terkesan mati. Oleh karena itu sesuai dengan visi-misi arsitektur Unpar untuk mengembangkan potensi lokal di Jawa Barat diangkat ke tataran global, maka tujuan kegiatan pengabdian ini adalah upaya pendampingan identifikasi bangunan kuno peninggalan Belanda awal untuk mendukung penghidupan kawasan ini menjadi tempat wisata kota yang berbasis pada nilai-nilai lokal sehingga dapat mendukung kemajuan pariwisata Kota Cirebon ke depan. Oleh karena itu diperlukan upaya ke arah revitalisasi yakni penghidupan sebuah area kota maupun kawasan yang telah menurun fungsinya dari kehidupan sosial dan budaya maupun dalam aspek ekonomi. Metode awal yang dilakukan adalah dengan identifikasi bangunan melalui pemetaan dan pendokumentasian bangunan yang diduga cagar budaya. Hasil yang dikerjakan pada tahap ini adalah berupa identifikasi dan kajian bangunan tua untuk dapat nantinya diangkat sebagai cagar budaya untuk era kolonial awal di Cirebon. Hasil pengadian kepada masyarakat ini dapat digunakan sebagai landasan untuk penetapan menuju kawasan cagar budaya dan kegiatan tahun berikutnya berupa pengembangan konsep revitalisasi arsitektural kawasan tua kolonial awal Cirebon dalam mendukung pariwisata kota. Kata kunci: Lapangan Kebumen, identifikasi, cagar budaya, kolonial, pemetaan. ABSTRACT The city of Cirebon has a wealth of architectural heritage from the past. An undeveloped historical area is Cirebon 0 Km, namely Kebumen Field, which was also the site of the former VOC Fort. This area seems to have lost its identity as an old colonial city and is poorly organized and appears lifeless. Therefore, in line with Unpar's architectural vision and mission to develop the local potential of West Java to a global level, the objective of this community service activity is to assist in the identification of ancient Dutch colonial buildings to support the revitalization of this area into a city tourist destination based on local values, thereby supporting the future development of tourism in the city of Cirebon. Therefore, efforts towards revitalization are needed, namely the revitalization of urban areas and regions that have declined in terms of social and cultural life as well as economic aspects. The initial method used is the identification of buildings through mapping and documentation of buildings suspected of being cultural heritage sites. The results of this stage are the identification and study of old buildings that can later be designated as cultural heritage sites for the early colonial era in Cirebon. The results of this community service can be used as a basis for establishing a cultural heritage area and next year's activities in the form of developing a concept for the architectural revitalization of Cirebon's early colonial old town to support city tourism. Keywords: Kebumen Square, identification, cultural-heritage, colonial, mapping.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 171 tautan kepenulisan bersama · 27 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Politeknik Negeri Ujung Pandang
- STIKOM Tunas Bangsa
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Labuhanbatu
- Universitas Muhammadiyah Metro
- Universitas DIPA Makassar
- State University of Makassar
- Organisasi lain
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Muhira Dzar Faraby | Politeknik Negeri Ujung Pandang | 1 |
| Nurhayati Nurhayati | Politeknik Negeri Ujung Pandang | 1 |
| Muh. Ahyar | Politeknik Negeri Ujung Pandang | 1 |
| Asriyadi Asriyadi | Politeknik Negeri Ujung Pandang | 1 |
| Yuniarti Yuniarti | Politeknik Negeri Ujung Pandang | 1 |
| Mustika Mustika | Universitas Muhammadiyah Metro | 1 |
| Asmah Akhriana | Universitas DIPA Makassar | 1 |
| Mukhlisin Mukhlisin | State University of Makassar | 1 |
| Agus Perdana Windarto | STIKOM Tunas Bangsa | 1 |
| Solikhun Solikhun | STIKOM Tunas Bangsa | 1 |
| Osfar Sjofjan | University of Brawijaya | 1 |
| Achmad Bagus Adhiluhung Mardhotillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Usman Ali | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Irfan Djunaidi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| La Ode Afa | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Tresjia Corina Rakian | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Mohamad Haris Septian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yayan Triono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahma Wulan Idayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Hilmi Hatta | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elly Kismini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ninuk Sholikhah Akhiroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Antari Ayuning Arsi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rasyid Rarmizi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hardiyansyah Masya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.