Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

PEMANFAATAN IKAN TERI (Stolephorus sp.) DALAM PEMBUATAN JAJANAN RINGAN TINGGI KALSIUM: UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN TULANG DAN GIGI BAGI CIVITAS AKADEMIK UNIVERSITAS HASANUDIN

Jurnal Dinamika Pengabdian · Vol. 11 No. 2 (2026) · hlm. 226–232

DOI
10.20956/jdp.v11i2.47108
ISSN
2528-3219, 2460-8173
Terbit
2026-01-12
Penerbit
Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Jajanan ringan merupakan makanan pendamping yang sangat digemari semua umur terutama kaum remaja dan mahasiswa. Namun jajanan ringan umumnya tidak memperhatikan pemenuhan gizi berupa karbohidrat, lemak dan protein apalagi mikromineral seperti Kalsium. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memanfaatkan ikan teri (Stolephorus sp.) dalam pembuatan jajanan ringan tinggi kalsium sebagai upaya peningkatan kesehatan tulang dan gigi bagi civitas akademika Universitas Hasanuddin. Kegiatan didahului dengan pelatihan kewirausahaan dan pembuatan prototipe jajanan ringan tinggi kalsium berupa kerupuk tahu dan kentang dengan penambahan ikan teri 20% yang merupakan konsentrasi yang paling diterima pada uji hedonic. Pengabdian ini berhasil membuat kerupuk tahu tinggi Kalsium (T-Kal) dan kerupuk kentang tinggi Kalsium (K-Kal) yang telah mendapatkan legalitas P-IRT untuk dihilirisasi di lingkungan kampus Universitas Hasanuddin. Kata kunci: Ikan teri, jajanan ringan,tinggi kalsium, kesehatan, tulang, gigi. ABSTRACT Snacks are a very popular side dish for all ages, especially teenagers and students. However, snacks generally do not pay attention to nutritional requirements in the form of carbohydrates, fat and protein, let alone microminerals such as calcium. This community service aims to utilize anchovies (Stolephorus sp) in making light snacks high in calcium as an effort to improve bone and teeth health for the Hasanuddin University academic community. Following entrepreneurship training and research, a prototype of a high-calcium snack was developed in the form of tofu and potato crackers, with the addition of 20% anchovies, which proved to be the most accepted concentration in the hedonic test. This dedication succeeded in making tofu crackers high in Calcium (T-Kal) and potato crackers high in Calcium (K-Kal), which have obtained P-IRT legality to be distributed in the Hasanuddin University campus environment. Keywords: Anchovies, snacks, high calcium, health, bones, teeth.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

34 penulis · 169 tautan kepenulisan bersama · 5 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Teknologi dan Sains Mandala
  • Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
  • Universitas Balikpapan
  • Diponegoro University
  • Sumatera Institute of Technology
  • Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Abdul WahidInstitut Teknologi dan Sains Mandala4
Andi Adri AriefAfiliasi tidak diketahui4
Sitti FakhriyyahAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Dalvi MustafaAfiliasi tidak diketahui2
Abd. WahidAfiliasi tidak diketahui2
Andi AmriUniversitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka2
Arie Syahruni CangaraAfiliasi tidak diketahui2
Aris BasoAfiliasi tidak diketahui2
Benny Audy Jaya GosariAfiliasi tidak diketahui2
Firman FirmanUniversitas Balikpapan2
M. Irham IlyasAfiliasi tidak diketahui2
Alpiani AlpianiAfiliasi tidak diketahui2
Aida Juliaty BasoAfiliasi tidak diketahui2
Yasmin YasminDiponegoro University1
Sri Suro AdhawatiAfiliasi tidak diketahui1
Indrya SariAfiliasi tidak diketahui1
Paramitha Sari KasdirAfiliasi tidak diketahui1
Irwansyah IrwansyahAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Fajar FirmansyahAfiliasi tidak diketahui1
Faisal AmirSumatera Institute of Technology1
Didi AryadiAfiliasi tidak diketahui1
M. Chasyim HasaniAfiliasi tidak diketahui1
Shofi DzakwaniAfiliasi tidak diketahui1
FirmanUniversitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong1
Chasyim HasaniAfiliasi tidak diketahui1
Sri SuroAfiliasi tidak diketahui1
Hamzah AmiluddinAfiliasi tidak diketahui1
A. Adri AriefAfiliasi tidak diketahui1
. AmiluddinAfiliasi tidak diketahui1
Iman SudrajatAfiliasi tidak diketahui1
Muh. Chasyim HasaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PEMANFAATAN IKAN TERI (Stolephorus sp.) DALAM PEMBUATAN JAJANAN RINGAN TINGGI KALSIUM: UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN TULANG DAN GIGI BAGI CIVITAS AKADEMIK UNIVERSITAS HASANUDIN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Kadir, Syahrijuita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fachry, Mardiana E.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Baso, Aidah Juliaty Alimuddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Ikan Teri</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Jajanan ringan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tinggi kalsium</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Tulang dan gigi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Jajanan ringan merupakan makanan pendamping yang sangat digemari semua umur terutama kaum remaja dan mahasiswa. Namun jajanan ringan umumnya tidak memperhatikan pemenuhan gizi berupa karbohidrat, lemak dan protein apalagi mikromineral seperti Kalsium. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memanfaatkan ikan teri (Stolephorus sp.) dalam pembuatan jajanan ringan tinggi kalsium sebagai upaya peningkatan kesehatan tulang dan gigi bagi civitas akademika Universitas Hasanuddin. Kegiatan didahului dengan pelatihan kewirausahaan dan pembuatan prototipe jajanan ringan tinggi kalsium berupa kerupuk tahu dan kentang dengan penambahan ikan teri 20% yang merupakan konsentrasi yang paling diterima pada uji hedonic. Pengabdian ini berhasil membuat kerupuk tahu tinggi Kalsium (T-Kal) dan kerupuk kentang tinggi Kalsium (K-Kal) yang telah mendapatkan legalitas P-IRT untuk dihilirisasi di lingkungan kampus Universitas Hasanuddin.
Kata kunci: Ikan teri, jajanan ringan,tinggi kalsium, kesehatan, tulang, gigi.
 
ABSTRACT
Snacks are a very popular side dish for all ages, especially teenagers and students. However, snacks generally do not pay attention to nutritional requirements in the form of carbohydrates, fat and protein, let alone microminerals such as calcium. This community service aims to utilize anchovies (Stolephorus sp) in making light snacks high in calcium as an effort to improve bone and teeth health for the Hasanuddin University academic community. Following entrepreneurship training and research, a prototype of a high-calcium snack was developed in the form of tofu and potato crackers, with the addition of 20% anchovies, which proved to be the most accepted concentration in the hedonic test. This dedication succeeded in making tofu crackers high in Calcium (T-Kal) and potato crackers high in Calcium (K-Kal), which have obtained P-IRT legality to be distributed in the Hasanuddin University campus environment.
Keywords: Anchovies, snacks, high calcium, health, bones, teeth.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/47108</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/jdp.v11i2.47108</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Dinamika Pengabdian; Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026; 226-232</dc:source>
	<dc:source>2528-3219</dc:source>
	<dc:source>2460-8173</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jdp/article/view/47108/14026</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Jurnal Dinamika Pengabdian</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>