Jurnal SINTA 3
PEMILIHAN MODEL TERBAIK PADA ANALISIS REGRESI LINIER MULTIVARIAT DENGAN KRITERIA AIC
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan · Vol. 13 No. 1 (2019) · pp. 025–032
- ISSN
- 2615-3017, 1978-7227
- Published
- 2019-03-13
- Publisher
- PATTIMURA UNIVERSITY
- Language
- eng
Abstract
Kesejahteraan merupakan tujan utama pembangunan sebuah negara. Salah satu aspek penting yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan adalah kualitas fisik penduduk itu sendiri, dua diantaranya adalah angka kematian bayi dan status gizi buruk. Model regresi multivariat adalah model regresi dengan lebih dari satu variabel respon yang saling berkorelasi dan satu atau lebih variabel prediktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi angka kematian bayi dan status gizi buruk di Provinsi Maluku dengan menggunakan regresi linier multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase angka kematian bayi tertinggi yaitu di Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan persentase status gizi buruk tertinggi di Kabupaten Kepulauan Aru. Faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi angka kematian bayi dan status gizi buruk di Provinsi Maluku dengan menggunakan regresi linier multivariat yaitu persentase ASI Ekslusif (X1), persentase kunjungan ibu hamil ke Puskesmas untuk memeriksa kandungan (X3), persentase jumlah sarana kesehatan (X4) dan persentase penduduk miskin (X5). Model terbaik untuk Y1 dan Y2 diperoleh dengan nilai AIC sebesar 8,440420 dan 0,6999986.
Collaboration network of the authors
25 authors · 54 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Elvinus R. Persulessy | Affiliation unknown | 3 |
| Mozart W. Talakua | Affiliation unknown | 3 |
| Abraham Z. Wattimena | Affiliation unknown | 2 |
| Yopi Andry Lesnussa | Affiliation unknown | 2 |
| RUDY W. Matakupan | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul H. Mahmud | Affiliation unknown | 1 |
| Lidia Salaka | Affiliation unknown | 1 |
| Yohana Y. Bakarbessy | Affiliation unknown | 1 |
| Melky M. Romsery | Affiliation unknown | 1 |
| Salmon N. Aulele | Affiliation unknown | 1 |
| Trisnawaty Trisnawaty | Affiliation unknown | 1 |
| Chevano Bill Pattipeilohy | Affiliation unknown | 1 |
| Susantri Saputri | Affiliation unknown | 1 |
| Lexy J. Sinay | Affiliation unknown | 1 |
| Mirawati I. P. Hetharie | Affiliation unknown | 1 |
| Ferry Kondo Lembang | Affiliation unknown | 1 |
| Christof F. Romer | Affiliation unknown | 1 |
| Helda Y. Taihuttu | Affiliation unknown | 1 |
| Sasmita Hayoto | Affiliation unknown | 1 |
| Ronald John Djami | Affiliation unknown | 1 |
| Yunita Puspita Sari | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.