Penyebaran penyakit COVID-19 dari satu daerah menuju daerah lain menyebabkan travelling wave dapat terjadi. Penelitian ini akan menyelidiki eksistensi travelling wave pada penyebaran penyakit COVID-19 menggunakan model epidemi sederhana dengan 3 (tiga) variabel, dimana Susceptible ( ), Infected ( ), dan Recovery ( ). Analisis eksistensi travelling wave dilakukan dengan cara linierisasi model pada persekitaran dua titik tetap model SIR untuk mendapatkan kecepatan minimal penyebaran penyakit. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa penyebaran penyakit COVID-19 antar daerah cukup cepat terjadi pada titik tetap bebas penyakit jika terdapat infeksi dari luar dengan kecepatan minimal penyebaran penyakit sekitar km/hari, sehingga travelling wave dapat terjadi.
Collaboration network of the authors
13 authors ·
27 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.