Provinsi Bengkulu terletak di pesisir barat Pulau Sumatera dan tepat berada di antara pertemuan dua lempeng dunia yang sangat aktif yaitu Lempeng Benua Eurasia dan Lempeng Samudra Indo-Australia. Hal ini menyebabkan Provinsi Bengkulu tergolong sebagai provinsi yang sangat rawan terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini mengkaji persoalan optimasi pencarian rute evakuasi tsunami. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rute evakuasi dari tiap-tiap cluster yang telah dibentuk menuju tempat berkumpul yang telah ditentukan. Tiap-tiap cluster, titik berkumpul dan ruas jalan yang menghubungkannya dibentuk menjadi suatu graph jaringan jalan dimana cluster dan titik berkumpul diwakili oleh vertex dan ruas jalan diwakili oleh edge. Graph jaringan jalan ini diberi bobot dimana dalam penentuan bobotnya menggunakan logika fuzzy dengan mempertimbangkan beberapa parameter yaitu panjang jalan, lebar jalan, dan jumlah penduduk yang berpengaruh pada tingkat keramaian dan tingkat kemacetan. Penentuan rute optimalnya dilakukan dengan menggunakan algoritma Dijkstra. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rute optimal dari tiap-tiap cluster menuju tempat berkumpul yang telah ditentukan
Collaboration network of the authors
15 authors ·
50 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Hasanuddin University
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.