Jurnal
POTENSI ANGKAK SEBAGAI PEWARNA ALAMI TERHADAP KARAKTERISTIK KORNET DAGING AYAM
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi · Vol. 1 No. 2 (2017) · pp. 154–161
- ISSN
- 2580-2259, 2580-2240
- Published
- 2017-12-14
- Publisher
- LPPM Universitas Jambi
- Language
- en
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi angkak sebagai pewarna alami serta untuk mengetahui level yang paling optimal terhadap karakteristik kornet daging ayam. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai informasi tentang manfaat angkak sebagai pewarna alami terhadap karakteristik kornet daging ayam. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 (lima) perlakuan dan 5 (lima) kelompok sebagai ulangan. Perlakuan yang dilakukan pada penelitian ini adalah: P – Ni: kornet daging ayam dengan penambahan Na. Nitrit 150 ppm; P – 0: kornet daging ayam tanpa penambahan angkak (0%); P – 0,5: kornet dengan penambahan angkak 0,5%; P – 1: kornet dengan penambahan angkak 1%; P – 1,5: kornet dengan penambahan angkak 1,5%. Peubah yang diamati pH adonan, rendemen kornet (yield), susut masak kornet (Cooking loss), Daya Ikat Air kornet (Water Holding Capacity/WHC), Aktifitas Air kornet (Water Activity), uji eber (uji kebusukan) dan karakteristik organoleptik, yang meliputi warna, teksture, bau, rasa dan kekenyalan kornet. Data dianalisis dengan sidik ragam, bila diperoleh perbedaan yang nyata/sangat nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian angkak pada pembuatan kornet daging ayam berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap nilai pH adonan, Daya Ikat Air (DIA), Aktifitas Air (Aw), Kadar Air dan Uji Eber produk. Akan tetapi perlakuan berpengaruh (P < 0,05) terhadap rendemen dan susut masak. Pemberian angkak mampu memperbaiki kesukaan terhadap karakteristik warna dan aroma kornet. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan, bahwa pemberian angkak mampu memperbaiki rendemen dan susut masak dan pemberian angkak denagn konsentrasi 1,5 % diperoleh karakteristik kornet yang paling baik.
Collaboration network of the authors
16 authors · 26 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Mursyid Mursyid | Affiliation unknown | 1 |
| Ono Herlanda | Affiliation unknown | 1 |
| Puryantoro Puryantoro | Affiliation unknown | 1 |
| Iqlima Liyusak Al Islami | Affiliation unknown | 1 |
| Mohammad Rizal Hidayat | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Barry Nur Anhar | Affiliation unknown | 1 |
| Ade Yulia | Affiliation unknown | 1 |
| Silvi Leila Rahmi | Affiliation unknown | 1 |
| Irma Rahmayani | Affiliation unknown | 1 |
| Dian Wulansari | Affiliation unknown | 1 |
| Gusriani Gusriani | Affiliation unknown | 1 |
| Mursyd Mursyd | Affiliation unknown | 1 |
| Djoko Dwi Kusumojanto | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.